Tahukah Kamu? Inilah 13 Pasar yang dalam Sejarah Pernah Disinggahi Nabi Saw

pasar yang pernah disinggahi nabi

Pecihitam.org – Di masa mudanya Nabi Muhammad Saw adalah seorang pedagang yang sangat masyhur hingga negeri-negeri jauh. Kemampuan dalam bisnisnya sudah terasah sejak usia beliu delapan tahun karena selalu ikut dengan Abu Thalib pamannya berdagang dimana-mana.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebelum masa kenabian, kurang lebih sampai usia 40 tahun sebelum, utusan Allah ini keliling ke berbagai negeri untuk melakukan bisnis dagang. Sehingga dalam perjalannya menjadi pedagang, Nabi Muhammad SAW banyak sekali mengunjungi pasar.

Ternyata, pasar-pasar yang pernah disinggahi Nabi Saw memiliki nilai tersendiri dalam perkembangan dakwah Islam di kemudian hari. Yang mana, pasar-pasar itu menjadi salah satu saksi, bagaimana kejujuran dan sikap amanah yang dimiliki Nabi Muhammad Saw.

Berikut adalah pasar-pasar yang dalam sejarah pernah disinggahi Nabi Muhammad Saw:

1. Dumatul Jandal atau Dumat Al-Jandal

Pasar ini terletak di kawasan Padang Pasir Syam di ujung utara Hijaz yang berdekatan dengan kota Damaskus. Dahulu pasar ini ditempuh dari Damaskus selama lima hari perjalanan. Sedangkan jika dari Madinah membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar dua minggu lebih.

Pasar ini sangat terkenal di kalangan bangsa Arab Jahiliyah kala itu. Adapun, pasar ini hanya buka pada bulan Rabi’ul Awwal saja dan para pedagang dari berbagai penjuru datang untuk jual beli di pasar Dumatul Jandal ini.

Baca Juga:  Penuh Makna! Inilah 4 Catatan Hikmah yang Terdapat pada Tongkat Nabi Musa

2. Pasar Mushaqqar

Pasar kedua yang pernah disinggahi Muhammad SAW yaitu Pasar Mushaqqar yang terletak di Kota Hijar, salah satu provinsi di negara Bahrain. Pasar Mushaqqar juga hanya buka satu bulan saja dalam setahun, yakni pada bulan Jumadi Al Awwal. Sebelum kedatangan Islam, tempat ini juga sangat terkenal sebagai pusat pemujaan berhala.

3. Pasar Suhar

Pasar Suhar terletak di wilayah kesultanan Oman, Muscat. Pasar juga pernah disinggahi Nabi dan hanya buka pada bulan Rajab saja yang berlangsung selama lima hari saja yakni 20-25 Rajab. Awalnya tempat ini terkenal sebagai pasar ikan, namun seiring waktu berkembang menjadi Pasar yang besar.

4. Pasar Daba

Pasar Daba atau Dibba juga pasar yang masih berada di wilayah Kesultanan Oman. Letaknya berada di timur laut semenanjung Uni Emirat Arab (saat ini). Biasanya, pasar ini buka mulai akhir bulan Rajab setelah pasar Suhar usai. Pasar ini juga didatangi oleh para pedagang dari India, Cina, serta orang dari Timur dan Barat.

Baca Juga:  Misteri dan Asal usul Nabi Khidir dalam Kitab az Zahru an Nadhir

5. Pasar Shihir

Pasar Shihir juga dikenal dengan sebutan pasar Maharah yang terletak di antara Mukala dan Qish wilayah Hadramaut. Pasar ini dibuka pada 1-15 pada bulan Syaban. Sebelum datangnya Islam di pasar ini banyak menjual kemenyan untuk berbagai ritual. Saat itu, harga kemenyan lebih mahal dibanding emas, sehingga suatu tempat yang banyak menjual kemenyan saat itu biasanya akan makmur.

6. Pasar Aden

Pasar Aden merupakan kota Pelabuhan yang berjarak sekitar 370 km disebelah selatan Yaman. Pasar ini buka pada tanggal 1-10 pada bulan Ramadhan dengan memperdagangkan komoditi dari wilayah timur dan selatan.

7. Pasar San’a

Pasar San’a terletak di jantung dataran tinggi Yaman. Kota ini menjadi pusat bisnis di wilayah Arab. Pasar San’a buka pada 10 hari sebelum Ramadhan usai. Umumnya setelah berdagang ke Pasar Aden, para pedagang akan berpindah ke pasar ini.

8. Pasar Rabiyah

Pasar ini buka pada pertengahan hingga akhir bulan Dzulqaidah dan terletak di sebuah daerah Hadhramaut, Yaman.

9. Pasar Ukaz

Bersamaan dengan pasar Rabiyah, pasar Ukaz yang terletak di daerah Nejaz bagian atas.

10. Pasar Dzul Majaz

Baca Juga:  Harkat dan Martabat Manusia Adalah Anugerah, Ini Dalil-Dalilnya

Pasar ini terletak di dekat pasar Ukaz dan buka dari tanggal 1-7 Dzulhijjah.

11. Pasar Mina

Setelah pasar Dzul Majaz selesai, maka pasar Mina dibuka, bertepatan dengan waktu penyelenggaraan ibadah Haji.

12. Pasar Nazat

Pasar ini terletak di daerah Khaibar dan dibuka pada sepuluh hari pertama hingga akhir bulan Muharram.

13. Pasar Hijr

Pasar ini sering juga disebut pasar Hajar atau Hadj dan terlatak di daerah Yamamah. Pasar ini diadakan bersamaan dengan pasar Nazat yakni pada tanggal 10 sampai akhir bulan Muharram

Demikianlah pasar-pasar yang dalam sejarah pernah disinggahi Nabi Muhammad Saw ketika beliau berbisnis dagang ke berbagai penjuru negeri. Semoga informasi ini bermanfaat.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik