18 Dosa Besar yang Tidak Diampuni Allah, Hingga Pelakunya Taubat Nasuha

Dosa Besar yang Tidak Diampuni Allah, Hingga Pelakunya Taubat Nasuha

Pecihitam.org – Dosa besar adalah dosa yang tidak diampuni oleh Allah, baik dosa zahir atau dosa batin, baik secara terang-terangan atau tersembunyi, kecuali dengan cara taubat nasuha. Dalam kitab Muhimmah (kitab pendamping kitab al-Yawaqib wa al-Jawahir), hal. 28-30 dijelaskan ada 18 dosa besar yang tidak diampuni selain hanya dengan jalan bertaubat nasuha segera.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebagian manusia di dalam dunia ini begitu mudahnya membuat suatu kesalahan atau dosa besar. Mereka tidak takut kepada azab dan siksa Allah yang dapat menempatkannya di dalam neraka Jahannam.

Mereka merasa dunia ini hanya milik mereka sehingga bebas berbuat apa saja sesuka hatinya. Mereka lupa bahwa Allah swt maha melihat dan maha mendengar dari segala perbuatannya.

Dalam sebahagian riwayat dikatakan, banyak sekali dosa manusia yang tidak dapat diampuni oleh Allah kecuali dengan taubat nasuha, sekalipun pada malam nisyfu Sya’ban yang banyak kebaikan, ampunan dan rahmatNya.

 18 dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah tersebut adalah:

  1. Pembunuh orang dengan tidak ada sebab yang halal.
  2. Peramal
  3. Orang yang membuat sesuatu dalam bentuk binatang, seperti kuda yang bersayap.
  4. Orang yang tetap minum arak dan menyediakan tempatnya.
  5. Orang yang tetap dalam perbuatan zina.
  6. Orang yang durhaka kepada kedua ibu bapaknya atau salah satu dari pada keduanya.
  7. Penyihir.
  8. Orang yang memberitahukan perkara yang akan datang atau yang ghaib-ghaib, dengan cara berpegang pada bekas suatu tanda alam. Seperti katanya, apabila naik bintang maka ini hasilnya, dan apabila jatuh bintang maka begini hasilnya,.
  9. Ahli ilmu nujum yaitu orang yang menceritakan hal-hal yang akan datang dengan tertib dan dengan jalan pengetahuannya. Maka yang demikian itu haram karena tidak ada seorang pun yang mengetahui sesuatu yang ghaib kecuali hanya Allah swt. Semua ulama berkata haram memegang perkataannya, haram pergi kerumahnya, haram membenarkan perkataannya, dan haram juga memberi upah kepadanya. Barang siapa yang jatuh ke dalam pekerjaan tersebut maka wajib segera bertaubat.
  10. Orang yang dengki sesama Islam. Arti dengki adalah merencanakan sesuatu yang dapat menghilangkan kenikmatan orang lain dan suka ketika orang lain mendapat bala dan kemudharatan.
  11. Orang yang membawa fitnah yaitu mengadu domba antara manusia supaya berkelahi dan terjadi kericuhan. Maka hukumnya haram dan dosa besar.
  12. Orang yang menuduh orang lain yang buruk-buruk dengan tanpa bukti, seperti menuduh orang lain penyihir.
  13. Orang yang mengumpat-ngumpat orang alim dan orang yang mengamalkan Al-Quran. Para ulama berpendapat itu dosa besar dan menjadi fasiq serta tidak bisa menjadi saksi selama belum bertaubat nasuha.
  14. Orang yang mengambil pajak dari harta manusia, hukumnya haram dan dosa besar.
  15.  Orang yang bersumpah dusta, menipu dalam sukatan dan timbangan pada jual beli dan pemakan riba.
  16.  Orang yang benci kepada sahabat Rasulullah saw.
  17.  Orang yang memakai selendang atau serban untuk membanggakan dirinya.
  18. Orang yang bermain alat musik yang dilarang dalam agama Islam.
Baca Juga:  Hati-hati! Inilah Bahaya dari Kecintaan Terhadap Dunia

18 dosa besar di atas tidak diampuni apabila tidak bertaubat dengan taubat yang sahih (benar) serta dengan segala syaratnya. Apabila mereka bertaubat dari dosa-dosa tersebut maka Allah mengampuni mereka dan memberi kemenangan kepada mereka. Karena orang yang taubat dari pada dosanya itu sama seperti orang yang tidak berdosa.

Karena itu, wahai pembaca artikel ini bersegeralah taubat sebelum kedatangan ajal dan tinggalkanlah pekerjaan yang dapat melalaikan mengingat Allah dan taat kepada Allah. Tinggalkanlah pekerjaan yang dapat mendurhakakanmu dengan Allah.

Semoga Allah menganugerahi rahmat-Nya bagi saya dan semua pembaca artikel ini, rahmat yang dapat menggantikan semua amal buruk kita dengan amal yang baik, dan menggantikan semua dosa kita dengan ampunanNya.

Baca Juga:  Berkeluh Kesah di Media Sosial Menurut Pandangan Islam

Karena Allah berfirman dalam al-Quran surat Huud ayat 114:

Artinya: Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.

 Demikianlah uraian ringkas ini tentang dosa-dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah kecuali dengan taubat nasuha. Semoga bermanfaat dan semoga kita semua terpelihara dari dosa-dosa besar itu. Amiin.

Wallahu a’lam wa muwafiq ila aqwami al-thariq.