5 Pencapaian Pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid

5 Pencapaian Pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid

PeciHitam.org – Dalam perkembangan Dinasti Abbasiyah banyak mengalami kemajuan yang pesat, dimulai pada masa Khalifah Manshur, Khalifah Mahdi, dan berada pada puncaknya masa Harun dan puteranya Al Makmun. Dalam mengembangkan Dinasti Abbasiyah khalifah Harun al-Rasyid memiliki peranan yang sangat penting dan tidak lepas dari pengaruh keluarga Barmak dari Persia yang banyak membantu menjadikan Baghdad sebagai pusat peradaban masa itu.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dalam buku Sejarah Daulat Abbasiyah I, Joesoef Sou’yb menyebutkan bahwa pada masa pemerintahan Khalifah Harun al-Rasyid, kejayaan kekuasan-kekuasaan kekhalifahan sebelumnya seolah telah suram.

Khalifah Harun Al-Rasyid telah meletakkan pondasi dan prinsip dengan kokoh seperti di bidang politik, ekonomi, sosial dan ilmu pengetahuan sehingga tercipta kerja sama yang baik antar komponen pemerintahan dan masyarakat. Semua ini akan mendukung dan menciptakan terobosan yang baru bagi kenyamanan serta mensejahterakan kehidupan umat Islam.

Hal ini bukan tanpa alasan, Khalifah Harun Al-Rasyid sering keluar meninggalkan istana menjelajahi sepanjang jalan Baghdad, hal ini Harun Al-Rasyid lakukan untuk memberikan keadilan dan meringankan penderitaan rakyatnya. Sering kali khalifah Harun Al-Rasyid mengunjungi wilayah jajahannya untuk melenyapkan hukum rimba dan untuk mengetahui keadaan rakyatnya (sekarang mungkin dikenal sebagai blusukan), meninjau langsung perbatasan dan tidak pernah menghindarkan diri dari kesukaran dan tugas-tugas pemerintahan.

Kemajuan pembangunan yang dilakukan oleh Khalifah Harun pada masa pemerintahannya meliputi:

Baca Juga:  Ringkasan Sejarah Nabi Isa yang Seyogianya Semua Muslim Tahu

1. Bidang Pembangunan

Pada masa Khalifah Harun al-Rasyid, ciri paling khas dari masjid adalah menara yang menjulang yang dihubungkan dengan masjid dan sebuah jembatan. Sebuah tangga spiral mengitarinya dari dasar sampai puncak dengan diselingi balkon atau galeri dan sebuah kerucut atau paviliun terbuka dipuncaknya. Menara-menara ini bertingkat-tingkat menuju langit, seperti zigurat bertingkat buatan bangsa kaldea dimasa lalu, menambah ketinggian masjid merupakan bangunan kerajaaan yang dihubungkan dengan tingginya kedudukan keagamaan sang khalifah yang ditetapkannya sendiri.

2. Bidang Kesehatan

Kaum muslim adalah kaum yang pertama kali membangun apotek di dunia dan mendirikan sekolah farmasi pertama, dengan pengetahuan mereka telah menyusun buku daftar obat-obatan. Semuanya tidak terlepas dari jasa Jabir bin Hayyan, Bapak Kimia Arab.

Khalifah Harun memerintahkan Sinan bin Tsabit bin Qurrah untuk mendirikan rumah sakit pertama di dunia Islam. Kemudian ia terkenal dengan tokoh yang berada dibalik kesuksesan standar profesi kedokteran. Rumah sakit yang dibangun pada awal abad ke 9 itu mengikuti model Persia. Lembaga pendidikan dokter dan farmasi, pada masa itu sudah terdapat paling tidak sekitar 800 orang dokter.

3. Bidang Militer

Pada masa ini, pasukan militer sudah menggunakan senjata “berat” untuk menembus dinding benteng (seperti Dababbah, Kabsi, atau sejenis meriam) dan pelontar misil (Manjanik, jenis senjata pembakar yang disebut sebagai Naft). Mereka yang ditugaskan khusus membawa Naft ini dinamai pasukan Naffatun.

Baca Juga:  Sejarah Masuknya Islam di Kerajaan Gowa Tallo Sulawesi Selatan

Mereka juga telah menguasai tekhnik destilasi minyak bumi. Zat pembakarnya dibuat dengan mencampurkan minyak bumi, produk-produk minyak (tir atau resin dengan belerang), atau campuran antara batu kapur dan belerang. “Proyektil” atau “zat pembakar” itu kemudian dilontarkan melalui sebuah pipa, semacam laras panjang pada zaman sekarang.

Salah satu kotribusinya dalam dunia militer adalah mendirikan “Kantor Suplai” (Diiwan Al ‘Ardhi) merupakan bagian dari (Diiwan Al Harbi) yaitu yang bertugas untuk menyiapkan para tentara dan meneliti tingkat kemampuan mereka, yang dilakukan oleh para pengawas khusus; menyusun tekhnik peperangan seperti mobilisasi; cara menguasai benteng musuh; memperkuat benteng pertahanan, mengendarai kuda perang; dan bagaimana mengepung musuh.

4. Bidang Administrasi

Peraturan juga diperkenalkan dalam wilayah peradilan dan keuangan. Pendapatan mengalir kedalam perbendaharaan kerajaan dari beragam pajak, termasuk pajak tanah; pajak hewan ternak, emas dan perak, barang komersial; pajak setiap kepala (dikenakan pada non-muslim, harus membayar jumlah yang ditentukan dari seluruh harta yang mereka miliki); dan bea cukai (ditetapkan sebesar 10% dari nilai barang impor.

Di samping itu, setiap ibukota provinsi juga diberi kantor pos sendiri dan ratusan rute dikembangkan untuk menghubungkan ibukota kerajaan dengan kota-kota besar maupun kota-kota kecil lain. Untuk pengiriman surat, sebuah sistem estafet menghubungkan berbagai wilayah. Kantor pos pusat di Baghdad dilengkapi dengan buku alamat dan peta yang menunjukan jarak antar masing-masing kota.

Baca Juga:  Perebutan Kekuasaan dan Periodesasi Dinasti Abbasiyah

5. Bidang Ekonomi

Dalam upaya memajukan perekonomian Khalifah Harun Al-Rasyid menjalin hubungan kerjasama antara Daulat Abbasiyah dan China, menggiatkan penerjemahan literatur-literatur asing yang berhubungan dengan pertanian, dan menetapkan adanya pembayaran pajak dan zakat. Hubungan kerjasama yang terjalin, menjadikan perdagangan Daulat Abbasiyah berkembang.

Hal ini terjadi dikarenakan pada saat itu China memang sudah menjadi negara perdagangan maju, yang mana dengan terjalinnya hubungan kerjasama dengan China tersebut kemudian Daulat Abbasiyah bisa mendapatkan barang-barang seperti sutera, porselen, kertas dan akhirnya dapat mendirikan juga pabrik kertas pertama yang memajukan perindustrian Daulat Abbasiyah.

Mohammad Mufid Muwaffaq

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *