Inilah 3 Hal yang Harus Kita Lakukan Agar Doa Segera Dikabulkan

agar doa dikabulkan

Pecihitam.org Berdoa merupkan ciri orang beriman. Karena orang beriman meyakini bahwa segala yang terjadi adalah atas kehendak, kuasa dan idzin-Nya. Agar apa yang kita ingin segera terkabul atau hal yang kita takutkan tidak terjadi, dalam tulisan ini akan diulas tentang 3 hal yang harus kita lakukan agar doa kita segera dikabulkan.

Pengertian Doa

Ditinjau dari aspek bahasa, kata “doa” itu bermakna seruan. Maka, berdoa itu artinya menyeru, menucap, memanggil. Adapun menurut istilah “doa” adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Allah SWT sebagai penguasa alam semesta.

Misalnya, meminta ampunan, pertolongan dari hal-hal yang ditakutkan, keselamatan hidup, minta diberikan rizki yang halal dan ketetapan iman dan Islam, dan lain sebagainya.

Lebih lanjut, pakar Tafsir Indonesia, Profesor Quraish Shihab menjelaskan bahwa doa ialah suatu permohonan hamba kepada Tuhan-Nya agar memperoleh anugerah pemeliharaan dan pertolongan, baik buat si pemohon maupun pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati yang terdalam disertai dengan ketundukan dan pengagungan kepada-Nya.

Sebelum masuk pada inti tulisan ini yang akan menjelaskan tantang tiga ahal yang harus dialkukan agar doa segera dikabulkan, perlu pula kami terangkan tentang hal-hal lain yang berkaitan, seperti pengertian doa, perintah berdoa maupun macam bentuk pengabulan doa.

Perintah Berdoa

Doa merupakan sejata bagi orang mukmin. Ad-Du’au silahul mu’min. Begitulah sabda Nabi Muhammad Saw. Makanya, di dalam Al-Quran maupun hadis terdapat beberapa ayat bertemakan doa, termasuk perintah berdoa.

Baca Juga:  Inilah 5 Kriteria Jika Ingin Menilai Suatu Hadis Shahih atau Tidak

Dalam Al-Quran

Dan berikut beberapa ayat dalam kitab suci Al-Quran berkaitan dengan perintah berdoa.

Surat Al-Mu’min ayat 60

Pada yat ini, Allah memerintahkan segaligus berjanji untuk mengabulkan setiap orang yang berdoa. Ayat inilah yang sering dikutip da’i dan penceramah. Berikut bunyinya:


ﺃﺩﻋﻮﻧﻰ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ


Berdoalah kamu kepadaku,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu” (QS. Al-Mu’min ayat 60)

Surat Al-A’raf Ayat 55


ﺃﺩﻋﻮﺍ ﺭﺑﻜﻢ ﺗﻀﺮﻋﺎ ﻭﺧﻔﻴﺔ

Berdo’alah kepada Tuhan dengan merendahkan diri&dengan suara hati yg lembut tersembunyi” (Al-A’raf : 55)


Melalui ayat ini, Allah menyuruh sekalian manusia supaya berdo’a memohon dan meminta kepadanya dengan berendah diri dan dengan suara hati yang lemah lembut yang terbit dari lubuk hati yang dalam.

Dalam Hadis

Perintah berdoa, selain tercantum dalam Al-Quran, tentunya tidak sedikit pula yang bisa ditemukan dalam hadis, karena keberadaanya sebagai sumber hukum Islam kedua.

Riwayat Imam Muslim

Dalam riwayat yang bersumber dari Anas bin Malik ini, disebutkan doa sapu jagat atau rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar merupakan doa yang paling sering dipanjatkan Nabi Muhammad SAW

ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﺑﻦ ﻣﺎﻟﻚ ﺭﺿﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ: ﻛﺎﻥ ﺍﻛﺜﺮ ﺩﻋﺎﺀ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺭﺑﻨﺎ ﺍﺗﻨﺎ ﻓﻰ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺣﺴﻨﺔ ﻭ
ﻓﻰ ﺍﻻﺧﺮﺓ ﺣﺴﻨﺔ ﻭ ﻗﻨﺎ ﻋﺬﺍﺏ ﺍﻟﻨﺎﺭ


Dari Anas bin Malik Rda. beliau berkata: Do’a yang banyak dibäca oleh Nabi Muhammad Saw, adalah : Hai Tuhan ! Berilah kami kebaikan di dunia ini dan kebaikan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa neraka” (HR. Bukari)

Rwayat Imam Bukhari

Sementara dala riwayat ini, Nabi Muahmmad SAW mengajarkan untuk membaca doa sebelum tidur sebagai berikut:


ﻋﻦ ﺍﻟﺒﺮﺍﺀ ﺍﺑﻦ ﻋﺎﺯﺏ ﺃﻥ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ﺃﻭﺻﻰ ﺭﺟﻼ ﻓﻘﺎﻝ : ﺇﺫﺍ ﺃﺭﺩﺕ ﻣﻀﺠﻌﻚ ﻓﻘﻞ : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺃﺳﻠﻤﺖ ﻧﻔﺴﻰ ﺇﻟﻴﻚ ﻭﻓﻮﺿﺖ ﺃﻣﺮﻯ ﺇﻟﻴﻚ ﻭ ﻭﺟﻬﺖ ﻭﺟﻬﻰ ﺇﻟﻴﻚ ﻭﺍﻟﺠﺄﺕ ﻇﻬﺮﻱ ﺇﻟﻴﻚ ﺭﻏﺒﺔ ﻭﺭﻫﺒﺔ ﺇﻟﻴﻚ ﻻ ﻣﻠﺠﺄ ﻭﻻ ﻣﻨﺠﺎ ﻣﻨﻚ ﺇﻻ ﺇﻟﻴﻚ

Baca Juga:  Imam Syafii Memuji Para Sufi, Wahabi Justru Mencaci Tasawwuf

“Dari bara’ bin ‘Azib, bahwasanya Nabi Muhammad menyuruh seorang laki-laki supaya berdo’a. Beliau berkata : Apabila engkau hendak tidur maka ucapkanlah do’a : Ya allah, aku serahkan diriku kepadamu, aku hadapkan tubuhku kepadamu, aku serahkan urusanku kepadamu, aku sandarkan punggungku kepdamu dengan keinginan dan ketakutan yang cukup kepadamu, tidak ada tempat berlindung melainkan kepada mu, aku percaya kepada kitab-kitab suci yang Engkau turunkan&kepada Nabi-Nabi yg engkau rasulkan” (H.R. Bukhari)

Janji Allah Bagi yang Berdoa

Allah telah berjanji, bagi orang yang berdoa pasti dikabulka. Dia Yang Mahatahu dan Pengasih menegaskan bahwa ia dekat dengan hamba-hamba-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam Surat Al-Baqarah berikut:

ﻭ ﺇﺫﺍ ﺳﺄﻟﻚ ﻋﺒﺎﺩﻯ ﻋﻨﻲ ﻓﺈﻧﻰ ﻗﺮﻳﺐ ﺃﺟﻴﺐ ﺩﻋﻮﺍﺓ ﺍﻟﺪﺍﻉ ﺇﺫﺍ ﺩﻋﺎﻥ

“Dan apabila hambaku bertanya kepadamu (Hai Muhammad) tntg aku maka katakanlah kpd mereka bahwa aku adlh dekat kepadanya&aku memperkenankan do’a orang yg berdo’a kepadaku(Surat Al-Baqarah ayat 186)

Macam Bentuk Pengabulan Doa

Sebagian kita mungkin telah berdoa tiap waktu, namun seertinya apa doa yang diminta belum dikabulkan oleh Allah. Bagimana hal ini kemudian bisa dijelaskan, bukankah Allah telah berjani akan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya.

Setiap doa hakikatnya memnag dikabulkan, tapi karena Allah Mahatahu tentang apa sebenarnya yang menjadi kebutuhan makhluk-Nya, maka inilah penejelasan hadis riwayat Imam Ahmad perihal tiga wujud pengabulan doa.

« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »

Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.(HR. Ahmad)

Baca Juga:  Hukum Perbudakan Menurut Islam, Masihkah Relevan di Zaman Sekarang?

Agar Doa Dikabulkan

Agar doa segera dikabulkan, inilah tiga hal yang harus kita perhatikan. Tiga hal agar doa segera dikabulkan ini, kami sarikan dari Surat Al-Anbiya’, ayat 89 dan 90, bagaimana Nabi Ismail, Nabi Idris, Nabi Yunus dan Nabi Zakariya doanya dikabulkan oleh Allah dengan dengan dianugerahi putra bernama Yahya, padahal waktu itu baik usia Nabi Zakariya maupun istrinya sudah tua.

1. Segera Melakukan Kebaikan

Hal pertama agar doa segera dikabulkan dalahkita harus menjadi orang yang, “kaanuu yusaari’uuna fil khaeraat”, selalu bersegera dalam melakukan kebaikan-kebaikan.

2. Harap-Harap Cemas

Kedua, agar doa segera dikabulkan, kita harus menjadi orang yang “wa yad’uunana raghaban wa rahaban”. Artinya bahwa dalam berdoa berada dalam keinginan yang sangat (arraghbu). Tapi di sisi lain juga ada rasa waswas untuk tertolak, pertanda ketawadhuan kepada Allah SWT.

3. Berdoa dengan Khusyu’

Hal ketiga agar doa segera dikabulkan adalah dengan, “wa kaanuu lanaa khasyi’iin”. Artinya bahwa doa harsu dipajantkan dengan kekhusyukan, kehadiran hati dari setiap ungkapan kalimat yang dimunajatkan melauli lisan.

Demikianlah tulisan ini. Semoga denga beberapa penjelasan tentang doa, termasuk yang paling penting mengenai agar doa segera dikabulakn bisa bermanfaat terutama bagi saya pribadi. Amin ya Rabbal ‘alamin.

Faisol Abdurrahman
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG