Amalan Agar Dikaruniai Anak Perempuan Cantik dan Salihah

amalan agar dikaruniai anak perempuan

Pecihitam.org – Sudah barang tentu bagi pasangan suami istri, maka kehadiran buah hati adalah salah satu anugerah yang sangat di dambakan setelah menikah. Jika dalam artikel sebelumnya kita membahas amalan agar dikaruniai anak laki-laki, kali ini sedikit tips bagi pasangan suami istri yang ingin memiliki anak perempuan.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Hakikatnya kita tahu bahwa semua sudah menjadi ketentuan Allah Swt mengenai bayi yang ada dalam rahim ibu akan lahir sebagai anak laki-laki atau perempuan. Adapun kita sebagai manusia tentunya hanya bisa ikhtiar, berharap dan berdo’a memohon kepada Allah Swt. Sebagaimana dengan firman Allah Swt dalam Surat Luqman ayat 34 berikut,

ويعلم ما في الارحام

“Dan Ia mengetahui apa yang ada di dalam rahim,” (QS. Luqman:34)

Meskipun begitu, Allah juga mempersilahkan hambanya untuk berikhtiar yang mana secara medis kita dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan menjani program supaya mendapatkan anak perempuan atau laki-laki.

Selain dengan konsultasi dengan dokter ahli, kita juga dapat berikhtiar menggunakan metode yang tradisional agar dapat di karuniai seorang anak perempuan, seperti amalan yang telah di jelaskan dalam kitab Qurratul ‘Uyun, karya dari Syekh Abi Muhammad Maulana At-Tihami, seperti berikut:

واذااراد تكوين الولد ذكر ا فليأ مر بالنوم علي شقها الايمن عند فراغه والانثى بالعكس

“Apabila anda menginginkan anak laki-laki, maka setelah selesai (dari jimak) hendaklah memerintahkan istrinya agar tidur bertumpu pada lambung kanannya, dan bila ingin anak perempuan, maka lakukan yang sebaliknya,” (Qurratul ‘Uyun ;82)

Di samping melakukan ikhtiar seperti diatas, kita juga dianjurkan untuk dzikir berupa istighfar seperti saran Hasan al Bashri, ulama besar di masa tabai‘in. Sebab, istighfar merupakan salah satu kunci yang dapat mengantarkan kita pada kebaikan seperti dikaruiani keturunan yang shaleh shalehah.

Baca Juga:  Robbisrohli Sodri ... Doa Nabi Musa Agar Diberi Kemudahan Urusan

وشكا رجل إلى الحسن البصري رضي الله عنه الجدب فقال: استغفر الله، وشكا إليه آخر الفقر فقال: استغفر الله، وشكا إليه آخر عدم الولد فقال: استغفر الله، وتلا عليهم جميعهم آيات الاستغفار

Artinya, “Seseorang menemui Hasan Basri ra. Ia mengadu masalah paceklik yang mendera. Hasan menganjurkan, ‘Mintalah ampun kepada Allah.’ Satu pergi, yang lain datang. Ia menceritakan kemiskinan yang tengah dialami. Hasan menyarankan, ‘Mintalah ampun kepada Allah.’ Datang lagi yang lain. Orang ini mengadu karena belum juga dikaruniai keturunan. Hasan berkata, ‘Mintalah ampun kepada Allah,’” (Lihat Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki, Ma Dza fi Sya‘ban, cetakan pertama, tahun 1424 H, halaman 60).

Berikut ini adalah kutipan Istighfar pada ayat Al Quran yang bisa dipahami dan sebagai amalan pembuka jalan buntu dan pembebas dari kesulitan, termasuk permohonan agar dikaruniai keturunan baik anak laki-laki maupun perempuan.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12

Baca Juga:  Bacaan Istighosah Lengkap Beserta Artinya

Artinya, “Lalu aku berkata, ‘Mintalah ampun kepada Tuhanmu–Sungguh, Dia maha pengampun–niscaya Dia akan mengirimkan hujan lebat kepadamu, menolong kamu dengan harta benda dan anak-anak, mengadakan kebun-kebun untukmu, dan menjadikan bebeapa sungai,’” (Surat Surat Nuh ayat 10-12).

Adapun pada ayat Al-Quran berikut ini, istighfar juga dapat menjadi semacam pembuka pintu anugerah dan karunia Ilahi.

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى

Artinya, “Mintalah ampun kepada Tuhanmu dan tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia memberikanmu kesenangan yang baik sampai batas tertentu,” (Surat Hud ayat 3).

Nah ada lagi tips bagi para suami yang istrinya sudah mengandung si buah hati. Yaitu pada usia kandungan 3-4 bulan dianjurkan mengkonsumsi buah sarfajal (jambu biji). Insya Allah dengan mengkonsumsi buah ini maka anak yang dilahirkan nanti akan berparas cantik dan berhati lembut.

Hikmah memakan buah sarfajal bagi wanita yang sedang hamil memang ada riwayat dari Nabi Saw sebagaimana yang diterangkan dalam kitab-kitab besar seperti Fathul Bari, Syarah Muslim dan Mu’jam kabir.

Diriwayatkan oleh Imam Yahya bin Yahya, dari Khalid bin Ma’dan: “Makanlah oleh kalian (wanita-wanita yang sedang hamil) jambu safarjal dapat mempercantik anak.” Hal ini sebagaimana sabda Nabi Saw tentang buah sarfajal berikut;

Baca Juga:  Hasbunallah Wanikmal Wakil; Pengertiannya Menurut Ulama dan Keutamaan Membacanya

عَنْ طَلْحَةَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- وَبِيَدِهِ سَفَرْجَلَةٌ فَقَالَ « دُونَكَهَا يَا طَلْحَةُ فَإِنَّهَا تُجِمُّ الْفُؤَادَ

Artinya: “Dari Thalhah ra, Beliau mengatakan: aku menemui Nabi saw. Ditangan beliau ada buah safarjal. Kemudian beliau bersabda: Makanlah ini, karena buah ini bisa melembutkan hati.” (HR. Ibnu Majah no.3494).‎

‎Adapula riwayat yang menyatakan, bahwa suatu kaum melapor kepada Nabi Saw. tentang kejelekan anak-anaknya. Maka Allah Swt. memberi wahyu kepada Nabi-Nya: “Perintahkanlah mereka agar memberi makan buah jambu safarjal kepada wanita-wanita yang hamil pada bulan ketiga dan keempat kehamilannya.”

Demikianlah, beberapa amalan yang bisa di lakukan agar dikaruniai anak perempuan yang cantik parasnya dan juga cantik hatinya. Pagi pasangan suami istri jangan pernah berhenti ikhtiar dan berdoa agar Allah memberikan ketururan yang baik bagi kita. Semoga bermanfaat. Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik