Antisipasi Banjir, Banser dan Ratusan Pelajar NU Tanam Pohon

Pecihitam.org – Ratusan Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mengikuti kegiatan tanam pohon dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-342 Kabupaten Brebes 2020.

Kegiatan tersebut dilaksanaka antara lain di lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU 1 Ketanggungan di desa Sindangjaya, Ketanggungan, Rabu, 15 Januari 2020.

“Memeriahkan Hari Jadi Brebes dan peduli lingkungan, Banser kami kerahkan untuk menanam pohon bersama peserta gerak jalan dan masyarakat,” ungkap Komandan Satkorcam Banser Ketanggungan Ahmad Fauzan di sela kegiatan, dikutip dari situs resmi NU, Kamis, 16 Januari 2020.  

“Lomba gerak jalan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-342 Kabupaten Brebes 2020 ini berbeda dari biasanya. Karena peserta dipupuk kesadarannya untuk menanam pohon sebagai upaya pencegahan banjir dan reboisasi,” sambungnya.

Baca Juga:  Beredar Selebaran Bubarkan Banser, Aktivis Papua; Itu Bukan Kami, Waspada Provokasi

Kegiatan ini, kata Ahmad, sekaligus menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar pegunungan di wilayah Brebes kembali ditanami pohon akibat banyak yang gundul.  

“Sesuai instruksi Pak Gubernur saat berkunjung ke Brebes kemarin (14/1), hari ini kita langsung melakukan tanam pohon,” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti.  

Adapun langkah antisipasi terjadinya banjir, kata Idza, antara lain dengan melakukan penanaman pohon di wilayah hulu Kecamatan Ketanggungan.

“Maka kegiatan gerak jalan pun dipindahkan lokasinya, yang semula di Kecamatan Bulakamba pindah ke Kecamatan Ketanggungan, di daerah pegunungan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Idza mengungkapkan rasa prihatin melihat hutan diperbukitan banyak yang gundul sehingga menyebabkan bencana banjir, seperti yang terjadi di Ketanggungan, Rabu (8/1) lalu.

Baca Juga:  Menag: Ada Kelompok Radikal yang Sengaja Manfaatkan Situasi Pandemi Covid-19

“Untuk itu, seluruh peserta gerak jalan dan warga masyarakat menanam 15 ribu batang bibit pohon,” ujarnya.

“Mudah-mudahan, dengan makin banyaknya pohon yang tumbuh besar, air tidak langsung turun ke sungai tetapi diserap ke tanah sehingga tidak terjadi bencana banjir lagi dikemudian hari,” harapnya.

Pihaknya juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga alam antara lain dengan menanam Pohon.

“Masyarakat harus memanfaatkan lahan, dengan ditanami tumbuhan besar,” ujar Idza.