Bacaan Dzikir Pagi untuk Memperoleh Keberkahan Sepanjang Hari

dzikir pagi

Pecihitam.org – Pagi hari adalah waktu untuk bersemangat melakukan aktifitas setelah malam hari istirahat dan tidur terlelap. Diawali dengan bangun pagi dan menunaikan shalat subuh, tak lupa pula bagi seorang muslim dianjurkan memperbanyak dzikir di waktu pagi.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terlebih di waktu pagi hari, selain menentramkan dan memberi energi positif, berzikir di waktu pagi juga merupakan doa yang dipanjatkan kepada Allah agar menjadikan hari itu hari yang diberkahi.

Imam an Nawawi mengatakan banyak sekali bacaan dzikir yang dapat diamalkan saat waktu subuh atau pagi hari. Beberapa dzikir tersebut bisa dijadikan bacaan harian yang berasal langsung dari Rasulullah SAW.

Disebutkan dalam kitab Al Adzkar bahwa salah satu dzikir utama yang dapat menjadi amalan di pagi hari adalah Tasbih. Sebagaimana hal tersebut berdasarkan perintah Allah SWT dalam Al-Quran surat Thaha ayat 130

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

Artinya; “Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum terbit dan sebelum terbenam matahari.”

Kalimat tasbih adalah termasuk kalimat toyibah (kalimat yang baik) yang ringan untuk diucapkan, namun berat dalam timbangan pahala. Kalimat Tasbih juga merupakan kalimat yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Dan barangsiapa banyak berzikir dengan kalimat kecintaan Allah, maka Allah akan mencintainya pula.

Baca Juga:  Amalkan Doa Ini Agar Selalu Diberi Keselamatan

Adapun redaksi kalimat Tasbih yang bersdasarkan hadits yang diriwayatkan dalam Shahih Muslim adalah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ.
Subhanallahi wa bi hamdih

Artinya; “Mahasuci Allah dengan segala puji bagi-Nya.”

Selain kalimat Tasbih, Imam an Nawawi juga mengatakan bahwa Sayyidul istighfar juga dapat dijadikan dzikir yang utama dibaca di waktu pagi. Sayyidul Istighfar yaitu rajanya istighfar, dan pokok dari semua macam doa dalam meminta ampun.

Adapun redaksi bacaan sayyidul istighfar adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Baca Juga:  Surat Yasin dan Tahlil; Dalil dan Doa Setelah Membacanya

Allahumma anta rabbi, la ilaha illa anta khalaqtani. Wa ana ‘abduka, wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘udzu bika min syarri ma shana‘tu. Abu’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abu’u bidzanbi. Faghfirli. Fa innahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.

Artinya; “Wahai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada Tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau.”

Dalam sebuah riwayat dari Imam Bukhari disebutkan bahwasanya barangsiapa yang membaca Sayyidul Istighfar di pagi hari dengan penuh keyakinan, kemudian orang itu meninggal pada hari itu sebelum waktu sore, maka ia akan diampuni dosa-dosanya dan termasuk penghuni surga.

Dan barangsiapa yang membaca Sayyidul Istighfar di waktu malam dengan penuh keyakinan, kemudian orang tersebut meninggal sebelum masuk waktu pagi, maka ia juga akan diampuni dosa-dosanya dan termasuk ahli surga.

Baca Juga:  Li Khomsatun, Syair Penolak Wabah Covid-19 dari KH. Hasyim Asy'ari

Selain dzikir dan doa di atas, boleh juga untuk membaca amalan seperti, tahmid, takbir, bacaan basmallah, dan kalimat-kalimat toyyibah yang lainnya. Dzkir tidak ada batasnya selama yang dijadikan amalan adalah kalimat toyyibah dan ditujuan untuk mengingat kepada Allah SWT.

Jika setiap langkah dan hembusan nafas kita gunakan untuk mengingat Allah niscaya keberkahan akan selalu menyertai kita. Demikian semoga bermanfaat, Wallahua’lam bisshowab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published.