Berapa Kali Israfil Meniup Sangkakala hingga Terjadi Kiamat? Mari Kita Simak Jawabannya

Malaikat Israfil Meniup Terompet

Pecihitam.org,- Sudah menjadi kabar bagi seluruh umat muslim bahwa apabila telah datang perintah untuk terjadinya kiamat, maka itu artinya akan ada banyak tanda tanda kiamat yang bakal dinampakkan Allah kepada seluruh hambanya, termasuk ketika Allah memerintahkan malaikat Israfil untuk meniup sangkakala sebagai pertanda bahwa Kiamat tak lama lagi akan terjadi.

Sebagaimana yang termaktub dalam al Qur’an bahwasanya

“Dan ditiuplah sangkakala. Maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing masing)” (Az-Zumar/39: 68)

Dari konteks ayat di atas, tentulah bisa ditebak tentang betapa menegangkannya kehidupan saat itu nanti, bukankah menunggu keputusan terkait apakah kita layak menjadi penghuni Surga atau sebaliknya adalah sesuatu yang sangat menentukan kebahagiaan atau penderitaan kita?

Namun yang sering menjadi pertanyaan ialah berapa kali peniupan sangkakala yang ditugaskan kepada tugas Israfil hingga terjadi kiamat?

Seperti yang telah ditentukan Allah bahwa pemegang sangkakala dan peniupnya adalah malaikat Israfil dan inilah yang dikatakan oleh Ibnu Hajar al Asqalani,

“Telah diketahui bahwa pemilik sangkakala adalah Israfil. Al-Hulaimi meriwayatkan adanya Ijma’ dalam hal ini. Demikian juga dengan hadits Wahab bin Munabbih ada pengakuan tentang hal itu, juga dalam hadits Abu Said menurut Al-Baihaqi dan juga dalam hadits Abu Hurairah menurut ad Dailami”

Adapun berapa kali peniupan sangkakala itu ada dua jawaban

Baca Juga:  Hukum Mencium Kaki Orang Tua Menurut Para Ulama

Pertama, Sangkakala ditiup dua kali. Satu kali untuk terjadinya kiamat dan satu kali untuk bangunnya manusia dari kubur mereka (kebangkitan), sebagaimana firman Ailah

“Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi dan tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusa nnya masing-masing).” (Az-Zumar/39: 68).

Adapun hadits-hadits yang mulia secara jelas menunjukkan bahwa tiupan itu dua kali. Satu kali untuk kematian dan terjadinya kiamat, serta satu kali untuk kebangkitan (kebangkitan manusia dari kubur mereka). Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw., telah bersabda:

“Jarak antara dua tiupan itu empat puluh”

hanya saja kepastian mengenai empat puluh yang dimaksud hadis tidak disebutkan secara pasti, baik empat puluh hari, empat puluh bulan, ataupun empat puluh tahun. Sebagaimana ketika Abu Hurairah ditanya oleh para sahabat terkait maksud empat puluh itu, maka beliau menjawab “Saya enggan” maksudnya beliau enggan untuk menjelaskan atau memastikan.

Baca Juga:  Hukum Menonton Film Porno, Begini Penjelasan Para Ulama

 Adapun Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash mendengar Rasulullah saw., telah bersabda:

“… Kemudian sangkakala ditiup, maka tidak ada seorang pun mendengarnya melainkan ia memiringkan sisi leher yang satu dan mengangkat sisi leher yang lainnya. Sedangkan yang pertama kali mendengarnya adalah seorang laki-laki yang sedang memplester kolam untanya.

Maka matilah ia dan matilah seluruh manusia, kemudian Allah mengirimkan, Atau beliau bersabda, ‘Menurunkan hujan seperti hujan gerimis, maka tumbuhlah jasad-jasad manusia. Kemudian ditiupkan sekali lagi sangkakala maka tiba-tiba mereka pun berdiri sambil menunggu (putusannya masing- masing)” (HR. Muslim)

Kedua, Sebagian dari para ulama seperti Ibnu Taimiyah, Ibnu al-Arabi, dan Ibnu Katsir berpendapat bahwa Israfil meniup sangkakala sebanyak sebanyak tiga kali. Yaitu tiupan mengejutkan, tiupan kematian, dan tiupan kebangkitan. Mereka yang berkata bahwa tiupan itu ada tiga kali berlandaskan pada firman Allah.

“Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.” (QS. an-Naml/27: 87).

Sehingga dari pemaparan singkat diatas dapat kita simpulkan bahwa jumlah tentang berapa kali peniupan sangkakala sebagaimana yang akan dilakukan oleh malaikat Israfil kelak ialah ada dua anggapan,

Baca Juga:  Begini Tabarruk Para Sahabat dari Peninggalan dan Tempat Shalat Nabi

Pertama hanya dua kali yakni peniupan pertama (Kematian) dan peniupan kedua (kebangkitan), dan pendapat yang percaya akan sebanyak tiga kali ialah karena dipercaya bahwa peniupan pertama adalah peniupan yang membuat manusia terkejut kemudian berlanjut pada peniupan kematian dan kebangkitan.

Sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa hanya dua kali peniupan, yang mana peniupan pertama ialah tiupan yang membuat manusia terkajut dan mati kemudian tiupan kedua adalah tiupan kebangkitan.

Wallahu a’lam Bissawab

Rosmawati
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG