Bertemu Dubes AS, Ketum PBNU: Saya Harap Masyarakat Amerika Tahu Mana Islam yang Radikal

Kiai Said

Pecihitam.org – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kedatangan tamu istimewa dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr, di gedung PBNU lantai 3, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut saling tukar-menukar pandangan terkait berbagai persoalan yang melanda akhir-akhir ini.

Pada kesempatan itu, Kiai Said menyampaikan kepada Donovan bahwa NU mewarisi Islam moderat, Islam yang betul-betul Islam yang juga diajarkan oleh Gus Dur. Sementara di Timur Tengah, kondisinya sangat jauh dari Islam.

 “Saya harap masyarakat Amerika juga tahu. Masyarakat bisa membedakan yang benar dan mana Islam yang radikal, yang menyimpang. Di Indonesia ada Islam yang moderat yakni Nahdlatul Ulama, antiradikalisme, antiekstremisme,” kata Kiai Said, dikutip dari situs resmi NU, Senin, 21 Oktober 2019.

Baca Juga:  Lagi, Habib Luthfi dan Kiai Said Masuk Daftar 50 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

Pada pertemuan tersebut, Donovan menyatakan bahwa ia menghormati NU sebagai contoh Islam moderat dan toleran bagi masyarakat Indonesia dan dunia.

“Saya selalu menghormati NU karena merupakan contoh Islam moderat dan Islam yang toleran. Tidak hanya contoh di Indonesia, tetapi juga contoh di dunia,” kata Donovan.

Banyak hal yang didiskusikan keduanya dalam pertemuan tersebut, seperti program kerjasama pemerintah Amerika dengan PBNU yakni program kesehatan dan program untuk memerangi ekstremisme.

Selain itu, Kiai Said dan Donovan juga membahas persoalan ekstremisme internasional seperti yang terjadi di Afghanistan, Palestina, dan Xinjiang.

“Saya juga mengundang Ketua PBNU untuk melihat lebih jauh lagi situasi yang terjadi di Xinjiang,” ujarnya.

Baca Juga:  Habib Jafar Shodiq, Penghina Wapres Kiai Ma'ruf Amin Ditangkap Polisi
Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published.