HIKADA Cabang Serang Gelar MUSCAB Ke-IV

Pecihitam.org, SERANG – Himpunan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Daarul Falah (HIKADA) Cabang Serang menggelar musyawarah cabang ke-IV, yang diselenggarakan di Pemandian Cikarelek, Ciomas, Kabupaten Serang, Sabtu (14/9/2019).

Forum tertinggi di HIKADA Cab. Serang ini memliki agenda pelaporan pertanggungjawaban kepengurusan dan pemilihan ketua untuk 2 tahun ke depan.

Ketua panitia, M Fakih menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada semua pihak, diantaranya Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Falah, Dewan Penasehat HIKADA, Panitia dan seluruh alumni yang telah mendukung acara tersebut.

“Kegiatan ini bertemakan, memperkuat komitmen dan semangat menuju alumni yang berbakti dan bersinergi,” ucap Fakih.

Ketua HIKADA Serang, Uwesy Faroqi mengungkapkan bahagianya karena bisa kembali berkumpul, sedangkan di sisi lain merasa sedih karena kepengurusannya akan berakhir.

Baca Juga:  Habib Luthfi Terima Penghargaan dari Ulama Timur Tengah, Syekh Adnan Al-Afyouni

“Saya senang karena bisa bertatap muka dengan penerus penggerak HIKADA, tetapi di satu sisi saya merasa sedih karena ini merupakan penghujung akhir kepengurusan,” tuturnya

Oki menambahkan, HIKADA merupakan media pengabdian untuk alumni, dan alumni yang selalu berkontribusi patut kita contoh.

“Saya berharap kedepan bisa lebih berkomitmen dan berinovasi lagi, dan terimaksih kepada rekan-rekan yang telah membantu semua kegiatan di HIKADA Serang,” imbuhnya.

Ketua Umum HIKADA Pusat, Humawardi mengatakan HIKADA merupakan amanat dari pimpinan pondok Pesantren Daarul Falah, Karena awal mulanya adanya HIKADA dari keinginan pimpinan, agar alumni dapat terakomodir.

“Proses kaderisasi di HIKADA berada di pondok, maka rasa kepemilikannya harus tinggi. Acara ini harapannya terpilih ketua yang bener-bener memliki rasa kepemilikan, mementingkan kepentingan organisasi ketimbang pribadi dan memiliki kapasitas kepemimpinan,” tungkasnya.

Baca Juga:  Peringati Kemenangan Revolusi Islam, Jutaan Rakyat Iran Tumpah Ruah di Teheran

Sambung Humawardi, program yang baik agar dipertahankan dan yang belum terlaksana supaya menjadi PR kepengurusan yang selanjutnya.

Sementara itu, Sumarlin Jaya selaku Wakil Ketua Umum HIKADA menyampaikan, keberadaan kita dilingkungan HIKADA tentu akan memberikan aplikasi secara sadar bahwa kita adalah santri.

“Ketika kita berada di setiap kegiatan HIKADA, kita ingat dan diingatkan bahwa kita dilahirkan dari rahim pondok pesantren, sehingga ketika kita melakukan sesuatu bisa terukur,” tutupnya.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum HIKADA Pusat, dan digelar selama dua hari. MUSCAB tersebut mengundang ikatan alumni pondok pesantren yang tersebar di wilayah Banten

Leave a Reply

Your email address will not be published.