Mau Hidangan Syurga Firdaus, Hormatilah Tamu dengan Menawarkan “Mau Minum Kopi atau Teh?”

Mau Hidangan Syurga Firdaus, Hormatilah Tamu dengan Menawarkan Mau Minum Kopi atau Teh

Pecihitam.org – Hidangan surga, semua orang pasti berkeinginan untuk menikmatinya. Sebenarnya ada satu amalan yang bisa mendapatkan tiga hidangan surga sekaligus, yakni Surga Firdaus, Surga ‘Adn dan Surga Khuld. Sangat sederhana. Hormatilah tamu yang berkunjung ke rumah Anda dan tawarilah mereka mau minum kopi atau teh.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sederhana bukan? Ya cukup dengan penghormatan dan keramahan sesederhana itu.

Islam mengajarkan kita untuk memuliakan, menghormati dan bersifat bersikap ramah terhadap tamu. Karena tamu memiliki kedudukan yang mulia lagi utama.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya,” (HR Bukhari)

Oleh karena itu, istilah hirmatilah tamu merupakan bagian dari syariat Islam. Imam Malik, Imam Syafii, dan Abu Hanifah, memandang bahwa memuliakan tamu sebagai sunah, sementara al-Laits dan Imam Ahmad melihatnya sebagai wajib.

Baca Juga:  Cara Mendidik Anak Secara Islami

Orang yang memuliakan tamu menjadi pertanda akan komitmennya terhadap syariat Islam, mengikuti akhlak nabi dan mempraktikkan tatakrama orang-orang yang mulia.

Demikian yang dikatakan oleh para pakar hadis, seperti Ibn Hajar al-Asqalani, Imam al-Nawawi, dan al-Manaw ketika mengomentari hadis di atas.

Dan salah satu tradisi orang Indonesia sebagai orang timur yang mengedepankan keramahan dan sudah terbiasa dengan memberikan jamuan setiap ada tamu yang datang.

Dalam hal seperti ini dianjurkan bagi orang yang menjadi tuan rumah untuk menanyakan atau menawarkan kepada tamu mau minum apa atau mau makan apa. Karena bisa jadi, tuan rumah memberikan teh, sementara tamu tidak biasa minum teh melainkan kopi, atau sebaliknya.

Sikap ramah seorang tuan rumah yang ingin menyuguhkan sesuai selera tamu seperti ini bisa mengantarkannya masuk surga dan mendapatkan hidangan dari Surga Firdaus, Surga ‘Adn dan Surga Khuld, sebagaimana sabda Nabi yang bersumber dari sahabat Jabir radhiallahu anhu.

مَنْ لذَّذَ أخاهُ بِما يَشتهي كتبَ اللهُ لهُ ألفَ ألفَ حسنةٍ ومحا عنهُ ألفَ ألفَ سيئةٍ ورفعَ لهُ ألفَ ألفَ درجةٍ وأطعمَهُ مِنْ ثلاثِ جناتٍ جنةِ الفردوسِ وجنةِ عدنٍ وجنةِ الخلدِ

Baca Juga:  Tahukah Kamu? Inilah Cara Menggandakan Uang yang Halal dalam Islam

Barangsiapa memberi kelezatan makanan kepada saudaranya dengan memberikan makanan yang disukainya, maka Allah menetapkan baginya sejuta kebaikan dan menghapuskan darinya sejuta kesalahan serta mengangkat sejuta derajat dan Allah memberinya makanan dari tiga surga, yakni Surga Firdaus, Surga ‘Adn dan Surga Khuld.

Selain itu, Ibnu Abas ra mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, “Jika ada tamu masuk ke dalam rumah seorang Mukmin, akan masuk bersama tamu itu seribu berkah dan seribu rahmat. Allah akan menulis untuk pemilik rumah itu pada setiap kali suap makanan yang dimakan tamu seperti pahala haji dan umrah.”

Bahkan didalam keterangan yang lain disebutkan tamu itu datang dengan membawa rahmat yang dikawal oleh malaikat dan mereka pulang dengan membawa dosa-dosa orang yang menjadi tuan rumah. Oleh karena itu, mari hormatilah tamu yang berkunjung ke rumah kita. Wallahu a’lam bishshawab!

Faisol Abdurrahman