Hubungan Suami Istri yang Dilarang Islam, Para Pasangan Wajib Tahu!

hubungan suami istri yang dilarang islam

Pecihitam.org Semua yang kita lakukan di dunia ini ada ilmu dan adabnya, baik mencari ilmu, bekerja, bahkan berhubungan suami istri. Sehingga dalam pelaksanaannya kita dapat melakukan dengan baik dan benar. Perlu kita ketahui bahwa ada hubungan suami istri yang dilarang dalam islam.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Nah berikut ini adalah rambu-rambu berupa larangan yang ada ketika hubungan suami istri, yaitu antara lain:  

1. Dilarang berhubungan tanpa membaca doa

Hampir diseluruh aktifitas dalam kehidupan ini ada tuntunan untuk berdoa terlebih dahulu mulai dari bangun tidur hingga akan tidur lagi, begitu juga dengan berhubungan suami istri ada tuntunannya, yaitu berdoa sebelum melakukannya, sesuai sabda Rasul:

)بسم الله اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان ما رزقتنا ) قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( فإن قضى الله بينهما ولدا ، لم يضره الشيطان أبدا ) رواه البخاري 9/187

Baca Juga:  Berjimak Dengan Dua Istri Bersamaan, Bagaimanakah Hukumnya?

“Dengan nama Allah, Ya Allah jauhkan syetan dari kami dan jauhkan syetan dari apa yang Engkau rezkikan kepada kami. Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kalau Allah mentakdirkan diantara keduanya anak, syetan tidak akan (dapat) mencelakainya selamanya.” HR. Bukhori, 9/187.

2. Dilarang berhubungan tanpa pendahuluan

Hati-hati jika anda melakukan hubungan tanpa pendahuluan, ada cerita dari sahabat saya, bahwa dia melakukan hubungan badan bersama istrinya tanpa pendahuluan namun karena kaget atau perangsangan yang hebat senggi gendang telinga sang istri pecah dan harus dilarikan ke dokter.

Mungkin itu salah satu dari adanya sabda Rasul tentang dianjurkannya pendahuluan sebelum melakukan hubungan badan, antara suami dan istri. Sabda Rasul Allâh SAW:

“Siapa pun di antara kamu, janganlah menyamai isterinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan.” Selanjutnya, ada yang bertanya: “Apakah perantaraan itu”? Rasul Allâh SAW bersabda, “Yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca Juga:  Bagaimanakah Hukum Tidur Telanjang Menurut Islam?

3. Dilarang berhubungan tanpa penutup/ selimut

“Dari ‘Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima’), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar.” (HR Ibnu Majah)

Manusia sangat jauh berbeda dengan hewan, jika hewan melakuan hubungan tanpa mengenal tempat dan waktu sedangkan manusia melakukan hubungan melihat tempat dan waktu, tak terlepas juga menggunakan selimut saat berhubungan.

4. Dilarang berhubungan melalui dubur/ anus

( ملعون من يأتي النساء في محاشِّهن : أي أدبارهن ) رواه ابن عدي 211/1 و صححه الألباني في آداب الزفاف ص105

“Dilaknat orang yang mendatangi istrinya di duburnya.” HR. Ibnu Ady 1/211. Dinyatakan shoheh oleh Albani di ‘Adab Zafaf, hal. 105.5. Dilarang berhubungan saat istri haid

5. Dilarang melakukan hubungan saat istri sedang haid

ويسألونك عن المحيض قل هو أذى فاعتزلوا النساء في المحيض ولا تقربوهن حتى يطهرن فإذا تطهرن فأتوهن من حيث أمركم الله إن الله يحب التوابين ويحب المتطهرين

Baca Juga:  Hukum Melihat Kemaluan Istri Ketika Berhubungan Intim

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” QS. Al-Baqarah: 222

6. Dilarang menyebarluaskan masalah hubungan

( إن من شر الناس منزلة عند الله يوم القيامة الرجل يفضي إلى امرأته وتفضي إليه ثم ينشر سرها ) رواه مسلم 4/157

“Sesungguhnya orang yang terjelek disisi Allah pada hari kiamat adalah suami mendatangi istrinya dan (istri) mendatangi suaminya kemudian menyebarkan rahasianya.” (HR. Muslim)

Itulah beberapa hubungan suami istri yang dilarang dalam islam, dan sebaiknya bagi yang sudah menikah wajib untuk mengindahkan rambu-rambu tersebut. Semoga bermanfaat. Wallahua’lam.

Lukman Hakim Hidayat