Istri Nabi Muhammad, Nama, Gelar Dan Urutannya

Istri Nabi Muhammad, Nama, Gelar Dan Urutannya

PeciHitam.org – Istri-istri Nabi Muhammad SAW merupakan para wanita yang mulia baik kehidupan di dunia maupun akhirat, dan mereka merupakan para wanita yang mendapatkan gelar ummul mukminin yaitu ibu dari orang-orang yang beriman.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Berikut ialah istri-istri Nabi Muhammad SAW ialah:

  • Khadijah bintu Khuwailid, istri yang tulus.

Khadijah bintu Khuwailid merupakan istri yang amat tulus dalam rumah tangganya bersama Rasulullah SAW, ia adalah istri yang ikhlas memberikan seluruh hartanya demi menyenangkan suaminya, dan ia adalah wanita yang tulus membantu Rasulullah SAW dalam segala perjalanannya.

  • Saudah bintu Zam’ah bin Qois, istri yang penuh canda.

Saudah bintu Zam’ah bin Qois ialah Istri Rasulullah yang terkenal penuh dengan canda, ia adalah istri yang menyenangkan bagi baginda Rasulullah SAW dan biasa membuat tertawa Rasulullah SAW dengan candanya.

  • A’isyah bintu Abi Bakr As-Shiddiq, wanita yang suci.

A’isyah binti Abu Bakr As-Shiddiq keistimewaannya ialah bahwa kesuciannya telah diakui Allah SWT dari atas langit ketujuh, dan Malaikat telah menampakkan A’isyah kepada Rasulullah SAW sebelum Beliau menikahi A’isyah

  • Hafshah bintu Umar bin Khatab, sang ahli ibadah.
Baca Juga:  Kehidupan Keagamaan Masyarakat Arab Sebelum Islam

Hafshah bintu Umar bin Khatab juga terkenal sebagai ahli ibadah, ia disebut sebagai “shawwamah” atau wanita rajin puasa dan “qawwamah” atau wanita rajin shalat malam, dan Beliau pernah mengemban amanah yang luar biasa yaitu menjaga mushaf yang telah ditulis di zaman Abu Bakr dan Umar, karena Hafshah terkenal dengan hafalan Qur’annya.

  • Zainab bintu Khuzaimah, wanita yang dermawan.

Zainab bintu Khuzaimah terkenal dengan kedermawanan yang dimiliki, sehingga mendapatkan gelar sebagai “Ummul Masakin” atau ibunya orang-orang miskin.

  • Ummu Salamah, Hindun bintu Abi Umayyah, wanita cerdas.

Ummu Salamah, Hindun bintu Abi Umayyah ialah wanita yang menawan dan juga cerdas, ia selalu memberikan dukungan dan saran kepada Rasulullah SAW ketika sedang berdakwah.

  • Zainab bintu Jahsy bin Rabab, dinikahkan allah di langit ketujuh.

Zainab bintu Jahsy ialah mantan istri Zahid, anak angkat Rasulullah SAW dan hal tersebut menunjukkan bahwa diperbolehkan menikahi mantan istri anak angkat, dan berbeda dengan istri yang menampakkan segala kelebihannya, Zainab menampakkan dirinya dengan mengatakan: “Kalian dinikahkan oleh orang tua kalian, sementara aku dinikahkan oleh Allah SWT dari atas langit ketujuh.” (HR. Bukhari), dan itulah yang amat Zainab banggakan di depan istri lainnya.

  • Juwairiyah bintu Al-Harits, wanita pembawa berkah.
Baca Juga:  Sejarah Beridirinya Kesultanan Kanoman Cirebon; Kasultanan Islam Ternama di Pesisir Pantai Utara

Juwairiyah bintu Al-Harits dianggap sebagai wanita yang paling berkah bagi kaumnya karena setelah pernikahannya dengan Rasulullah SAW banyak sahabat membebaskan budak mereka yang berasal dari Bani Musthaliq.

  • Ummu Habibah bintu Abi Sufyan, putri pemimpin kaum musyrik.

Ummu Habibah bintu Abi Sufyan ialah saudara sepupu dari Utsman bin Affan, dan ibunya yang bernama Shafiyah bintu Abil ‘Ash ialah saudara dari Affan yang merupakan ayah dari Utsman, Abu Sufyan terkenal sebagai pemimpin kaum Musyrik Quraisy.

  • Shafiyah bintu Huyai bin Akhtab, wanita jujur imannya.

Shafiyah bintu Huyai bin Akhtab disebut sebagai wanita “Shadiqah” oleh Rosulullah SAW yang artinya adalah wanita yang jujur imannya.

  • Maimunah bintu Al-Harits, Istri Terakhir Rasulullah
Baca Juga:  5 Periode Pemerintahan Khalifah Abbasiyah

Maimunah bintu Al-Harits ialah saudara dari ibu kandung Khalid bin Walid yang bernama Lubabah As-Shugra, dan juga merupakan saudara seibu dari istri Rasulullah SAW yang bernama Zainab bintu Khuzaimah.

Selain kesebelas istri Nabi Muhammad SAW tersebut, Beliau juga memiliki dua budak wanita yaitu:

  • Mariah Al-Qibthiyah, wanita mulia dari mesir.

Mariah Al-Qibthiyah, seorang wanita yang berasal dari Mesir yang dihadiahkan oleh Muqauqis pemimpin Mesir, dan setelah dimerdekakan kemudian dinikahi oleh Rasulullah SAW yang mana dapat diambil pelajaran bahwa Islam tidak membedakan status sosial, suku, warna kulit, dll.

  • Raihanah binti Zaid Al-Quradziyah.

Raihanah bintu Zaid Al-Quradziyah awalnya seorang tawanan dari Bani Quraidzah kemudian Rasulullah SAW menjadikannya sebagai budak, tetapi pendapat yang lain menyatakan bahwa Rasulullah SAW telah membebaskannya lalu menjadikannya istri.

Mochamad Ari Irawan

Leave a Reply

Your email address will not be published.