Jangan Mengeluh! Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu

sabar dan shalat

Pecihitam.org – Di dalam Al-Quran terdapat suatu perintah agar kita senantiasa memohon pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. Antara sabar dan shalat, keduanya memiliki saling keterkaitan satu sama lain. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Setiap ayat-ayat di dalam Al-Qur’an memiliki keindahan dan keistimewaan, baik dari segi bahasa maupun tafsirnya. Semuanya tersusun dengan sangat rapi serta mengandung banyak makna-makna baik tersurat maupun tersirat. Sehingga menunjukkan bahwa Al-Qur’an sebagai firman Allah Swt yang Maha Kuasa.

Relasi antara sabar dan shalat ini telah di sebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 53, berikut :

كَمَا أَرْسَلْنَا فِيكُمْ رَسُولًا مِنْكُمْ يَتْلُو عَلَيْكُمْ آيَاتِنَا وَيُزَكِّيكُمْ وَيُعَلِّمُكُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُعَلِّمُكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُون َ,فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ ,يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat kami kepadamu) Kami telah mengutus kepadamu Rasul di antara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui. Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu mengingkari (nikmat) Ku. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 151-153)

Menurut Syaikh Wahbah Zuhaili yang menafsirkan ayat tersebut di dalam kitab Tafsir Al-Wajiz sebagai berikut :

Baca Juga:  Siapakah Ahli Bid'ah yang Sebenarnya? Berikut 4 Ciri-ciri Mereka

“Allah memerintahkan kaum mukminin untuk meminta pertolongan dalam segala urusan mereka, baik di dunia maupun di akhirat dengan sabar dan shalat. Kesabaran adalah pengendalian dan penjagaan diri terhadap hal yang di benci. Kesabaran adalah pertolongan yang besar terhadap segala sesuatu, karena sama sekali tidak ada jalan bagi orang yang tidak bersabar untuk mendapatkan apa yang di inginkannya, khususnya dalam hal ketaatan yang sangat sulit dan berkesinambungan. Dimana hal itu sangatlah membutuhkan kesabaran dan keberanian untuk merasakan kepahitan yang menyakitkan. Namun jika pelakunya itu konsekuen dengan kesabarannya niscaya dia akan memperoleh kemenangan….. ”. (Syaikh Wahbah Zuhaili, Tafsir Al-Wajiz)

Syaikh Wahbah Zuhaili juga membagi kesabaran menjadi tiga macam, yaitu:

  • Sabar dalam ketaatan kepada Allah Swt sehingga mampu melakukannya perintah-Nya
  • Sabar dalam kemaksiatan kepada Allah Swt sehingga menjauhi segala larangan-Nya.
  • Sabar atas takdir Allah Swt sehingga tidak mengeluhkannya.
Baca Juga:  Gus Baha: Ngaji Al Hikam, Penghilang Nafsu dan Syahwat

Penyebutan sabar dan shalat secara bersamaan memiliki makna tersirat bahwa keduanya sangat penting terutama dalam masalah keimanan. Karena ketika seseorang mendapatkan sebuah ujian kemudian ia bersabar, tetapi ia tidak berdo’a dan taat kepada Allah Swt maka hal itu akan berujung pada sebuah kekufuran. Dalam hal ini, sholat bisa di artikan secara umum sebagai sebuah berdo’a kepada Allah Swt.

Sholat merupakan suatu ibadah yang dapat memberikan ketenangan di dalam hati bagi siapapun yang melaksanakannya. Ketika melaksanakan sholat, kita tidak hanya sekedar melakukan setiap gerakan rukunnya saja, tetapi akal dan hati kita juga ikut di padukan secara bersamaan dan saling melengkapi.

Sehingga akan melatih kita dalam mengendalikan diri dengan baik, di mulai dari gerakan, indrawi, akal, dan pengelolaan nafsu. Maka akan menciptakansebuah ketenangan di dalam jiwayang di sebut dengan muthmainnah.

Baca Juga:  Salah Satu Keutamaan Orang Miskin adalah Didekatkan dengan Nabi

Ketenangan jiwa pada diri seseorang inilah yang akan menjadi dasar terbentukya sifat sabar. Sedangkan sebuah kesabaran akan mencerminkan sebuah akhlak yang mulia pada diri seseorang seperti, qanaah, tawakal, istiqomah, selalu bersyukur dan sifat terpuji lainnya. Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik