Jangan Pelit Berbagi, Ini Keutamaan Sifat Dermawan yang Harus Kamu Tahu!

Keutamaan Sifat Dermawan

Pecihitam.org – Tak bisa dipungkiri lagi jikalau saja semua orang kaya dan para pemimpin menjadikan kedermawanan sebagai salah satu sikap dalam bermasyarakat, baik orang kaya yang suka memberi sesuatu apapun itu kepada orang orang kecil, ataupun para pemimpin yang begitu peduli kepada rakyatnya dan selalu memberikan bantuan, tentulah gambaran kedermawanan seperti diatas akan membuat hidup kita dalam bernegara semakin sejahtera. Karena faktanya memang iya, jikalau sifat dermawan adalah sifat yang paling disenangi oleh semua orang.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Maka wajar jika mereka yang memiliki sifat dermawan akan selalu mendapatkan pujian, disegani dan mendapatkan nama baik. Sebaliknya mereka yang kaya ataupun mereka yang memiliki jabatan tinggi namun dikenal dengan kepelitannya pastilah akan selalu dicibir dan dicampakkan.

Dalam Islam sendiri, sifat dermawan adalah salah satu sifat yang memiliki beberapa keutamaan. Untuknya berikut penulis paparkan perihal keutamaan dari sifat kedermawanan tersebut sebagai berikit.

1. Salah satu sifat Nabi dan Rasul

Dalam Islam sendiri, sifat Dermawan merupakan salah satu sifat para Nabi dan Rasul yang patut kita teladani, mengapa? Karena kemurahan hati merekalah dalam memberi apapun itu kepada umatnya, adalah simbol bahwasanya Islam adalah Agama yang sangat menjujung tinggi sifat kedermawanan.

Memandang sifat kedermawanan para Nabi dan Rasul, Nabi Ibrahim-lah yang dikenal sebagai Nabi yang paling dermawan. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Ibnu Hibban dan Ath Thabrani dari Umar bin Khattab r.a., bahwasanya Rasulullah Saw., pernah bersabda

“Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta’ala mengirim kekasihku Jibril, kepada Nabi ibrahim a.s., Allah kemudian berfirman kepada Ibrahima (Melalui Jibril) ‘Ya Ibrahim aku tidak menjadikanmu sebagai  kekasih-Ku karena engkau hambaku yang paling banyak beribadah kepada-Ku. Akan tetapi, karena Aku telah memeriksa hati orang orang mukmin, namun aku tidak menemukan hati yang lebih dermawan dari pada hatimu”

2. Mengantarkan kita ke dalam Syurga

Tidak dipungkiri lagi akan kedermawanan seseorang pastinya akan mengantarkan dirinya ke dalam Surga, hal ini disebabkan karena dengan kedermawan seseorang maka terhapuslah dosa dosanya, dan hal ini berdasarkan riwayat Ibn Abi Al Dunya dan Al Ashbahani dari Abdullah bin Mas’ud r.a., bahwa Rasulullah Saw., pernah bersabda

Baca Juga:  Tazkiyatun Nafs; Salah Satu Tugas Diutusnya Para Rasul

“Maafkanlah kesalahan orang yang dermawan karena Allah akan menggapai tangannya setiap kali ia berbuat salah”

Sedangkan dalam hadis lain, dari Al Ashbahani meriwayatkan sebuah hadis dengan kualitas hasan Gharib, dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah Saw., bersabda

“Ketahuilah semua orang dermawan itu di Surga. Itu adalah kepastian dari Allah dan aku adalah penjaminnya. Ketahui pula bahwa semua orang pelit itu di Neraka. Dan juga itu kepastian dari Allah dan aku adalah penjaminnya.”

Lantas para sahabat pun bertanya “Wahai Rasulullah, siapakah orang dermawan dan siapa pula orang pelit?” Beliau bersabda “Orang dermawan adalah yang dengan senang hati menunaikan hak hak Allah pada hartanya. Sementara orang pelit adalah orang orang yang tidak menunaikan hak hak Allah dan pelit kepada Tuhannya. Namun orang dermawan bukanlah orang yang mendapatkan Hartanya dengan cara haram lalu menyedekahkannya secara berlebihan”

Sedangkan hadis lain yang diriwayatkan oleh Ath Thabrani dan Abu Syaikh Ibnu Hibban dalam Al Tsawab dari Aisyah r.a., bahwa Rasululah Saw., pernah bersabda

Baca Juga:  Pertemuan Jamaah Tabligh di Gowa Ketika Corona; Wujud Keimanan atau Kebodohan?

Di Surga terdapat rumah kedermawanan (bait al sakha’) dan Surga sendiri adalah rumah bagi orang orang dermawan”

3. Rezeki dilancarkan

Bersikap dermawan memang kadang menjadi kendala bagi kebanyakan orang orang kaya diluaran sana, mengapa? Karena sebagai manusia biasa memang malah merasa enggan untuk memberi, mengingat uang atau harta yang kita dapatkan selama ini perlu perjuangan.

Sehingga dari anggapan kita malah berpikir bahwa menyimpan harta itu lebih baik dari pada harus diberikan secara cuma cuma kepada para pengemis, atau memberi kepada yang berhak menerima sedekah yang hanya mengurangi harta yang selama ini kita kumpulkan.

Tentu anggapan seperti diatas sepatutnya kita benahi, sebab memberikan atau menyedekahkan harta kepada orang yang memberikan tentulah tidak mengurangi dari apa yang kita miliki, bahkan Islam sendiri memandang bahwa harta yang disedekahkan oleh orang orang dermawan akan diganti dengan sesuatu yang jauh lebih baik, tidak hanya itu Allah pun akan memudahkan rezeki bagi orang yang dermawan dengan begitu cepat.

Sebagaimana dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Syaikh Ibnu Hibban dan merupakan hadis yang serupa atas apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Ibnu Abbas r.a., dikatakan dari Jabir bin Abdullah r.a., bahwa Rasulullah Saw., pernah bersabda

“Rezeki bagi keluarga yang di dalamnya terdapat orang yang dermawan lebih cepat sampai dari pada sampainya pisau sembelih ke leher unta”

4. Salah satu penyebab kesejahteraan dalam bermasyarakat

Karena memiliki keutamaan keutamaan dan nama baik bagi mereka yang memiliki sifat kedermawanan, maka wajarlah jika dikatakan bahwa salah satu penyebab kehidupan bermasyarakat itu sejahtera ialah terletak pada orang orang kaya yang dermawan, dimana yang keduanya ialah kursi pemerintah yang di isi oleh orang orang saleh dan urusan kemaslahatan umum yang diputuskan melalui musyawarah.

Baca Juga:  Kenapa Akhirnya Aku Meninggalkan Salafi (Kisah Nyata)

Dan ini sesuai dengan hadis Nabi dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Iman At Tirmidzi dengan kualitas hadis Hasan Gharib, Rasulullah Saw., bersabda

“Apabila para pemimpin kalian adalah orang orang terbaik di antara kalian, orang orang kaya kalian adalah orang orang yang paling dermawan di antara kalian, dan urusan kalian diputuskan dengan musyawarah di antara kalian maka (Kehidupan di) permukaan bumi lebih baik bagi kalian daripada (Kehidupan di) perut bumi … “

Itulah sekilas beberapa keutamaan sifat dermawan dalam Islam, semoga kita semua termasuk orang orang yang dermawan, Aamiin..

Rosmawati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *