Ketemu Jokowi, Ini Harapan Kiai Said Untuk Presiden dan Wapres

Kiai Said

Pecihitam.org – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil. Namun, dalam pertemuan itu membahas soal menteri Kabinet Kerja jilid II.

“Ketemu kan biasa. Senin kemarin. Enggak bilang apa-apa tuh. Ketawa-ketawa aja,” kata Kiai Said usai menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Jawapos, Senin, 21 Oktober 2019.

Terkait kabar dirinya yang disebut-sebut menjadi menteri pada pemerintahan periode kedua, hal itu kata Kiai Said hanya isu yang berkembang.

Dia menampik dalam pertemuan itu memperbincangkan soal posisi menteri bersama mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca Juga:  Dipicu Bendera Tauhid, Pengajian Gus Miftah Digeruduk Massa Ormas

“Enggak ada bakat, enggak ada potongan saya,” ujarnya.

Pada pertemuannya dengan Jokowi, Kiai Said juga mengutarakan harapannya. Ia menginginkan agar Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin dapat memprioritaskan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Menurutnya, hal itu penting karena sebagai modal menghadapi era revolusi industri keempat dan persaingan global.

Pidato Jokowi usai dilantik menjadi Presiden, kata Kiai Said, juga sangat baik karena mengutarakan target yang tinggi. Namun, Jokowi juga harus mampu mengingatkan rakyatnya untuk mampu menghadapi tantangan yang akan dihadapi.

Oleh karenanya, pihaknya meminta Jokowi-Amin untuk dapat berkonsentrasi membangun mutu SDM.

“Hal itu merupakan faktor penting dalam menghadapi tantangan masa depan dan NU telah mempersiapkannya dengan program santri melek teknologi. Itu penting karena selain memahami ajaran agama, santri juga wajib paham teknologi,” ujarnya.

Baca Juga:  Jubir FPI Sebut Pemerintahan Jokowi Sebagai Rezim Zalim

“Ke depan, kita masuk era yang menantang, era revolusi industri 4.0, tentu SDM harus kita dorong, supaya tidak kalah dengan negara tetangga. Kita semuanya harus melek teknologi, terutama kami di NU yang sudah menggalakkan hal itu untuk para santri di pesantren,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.