Keutamaan Sedekah di Hari Jumat, Inilah Penjelasannya

keutamaan sedekah di hari jumat

Pecihitam.org – Sedekah merupakan salah satu amal ibadah yang besar pahalanya, keberadaannya bukan hanya berkaitan dengan penghambaan kepada Sang Khaliq, namun juga merupakan sikap solidaritas kepada sesama manusia. Sedekah bisa dilakukan kapan saja dan di mana pun berada serta kepada siapapun. Akan tetapi bersedekah memiliki fadhilah pahala yang lebih besar jika dilakukan di waktu-waktu tertentu, di antaranya adalah keutamaan sedekah di hari Jumat.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dalam hadits Rasulullah SAW, disebutkan anjuran khusus tentang keutamaan sedekah di hari Jumat. Berikut haditsnya:

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ عَلَى مِنْبَرِهِ يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى رَبِّكُمْ قَبْلَ أَنْ تَمُوتُوا وَبَادِرُوا إِلَيْهِ بِالْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ وَصِلُوا الَّذِي بَيْنَهُ وَبَيْنكُمْ بِكَثْرَةِ ذِكْرِكُمْ وَبِكَثْرَةِ الصَّدَقَةِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَّةِ، تُؤْجَرُوا، وَتُنْصَرُوا، وَتُرْزَقُوا،

“Dari Jabir bin Abdillah berkata, Rasulullah SAW bersabda saat beliau berada di atas mimbarnya, wahai manusia bertobatlah kalian kepada Tuhan kalian sebelum kalian mati. Bersegeralah kembali pada-Nya dengan amal-amal saleh, sambunglah hubungan antara Tuhan dan kalian dengan memperbanyak dzikir dan sedekahlah di saat sepi dan ramai, maka kalian akan diganjar, ditolong dan diberi rizki.” (HR. al-Kassi dalam kitab al-Muntakhab min Musnad Abd bin Humaid).

Di dalam kitab al-Umm, Imam asy-Syafii pada bab “Hal-hal yang Diperintahkan di Hari dan Malam Jumat” meriwayatkan hadits berikut:

Baca Juga:  Tiga Derajat Orang yang Berinfaq, Ada di Tingkatan Berapakah Kita?

بَلَغَنَا عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى أَنَّ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَإِنِّي أُبَلَّغُ وَأَسْمَعُ قَالَ وَيُضَعَّفُ فِيهِ الصَّدَقَةُ

“Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar”. Nabi bersabda: “Dan di hari di Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan.” (Imam asy-Syafii, al-Umm, juz 1, halaman 239).

Di berbagai referensi dan literatur kitab fiqih, karena keutamaan sedekah di hari Jumat, oleh karenanya sangat dianjurkan bersedekah sebagaimana waktu-waktu utama yang lain yang memiliki nilai keutamaan lebih tinggi dari pada bersedekah di waktu lainnya. Hari Jumat merupakan salah satu waktu utama yang dianjurkan untuk bersedekah, karena hari tersebut merupakan hari rayanya orang Islam.

Anjuran bersedekah di hari Jumat dan waktu-waktu utama yang lain bukan berarti kita hanya memilih bersedekah di waktu-waktu itu saja. Yang dimaksud ialah bersedekah di waktu-waktu utama itu memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan waktu-waktu lainnya. Dan setiap orang tetap dianjurkan untuk bersedekah kapan saja dan dimana saja sehingga tidak ada batasan waktunya.

Baca Juga:  Bersedekah Dengan Uang Haram, Diterima Atau Tertolak?

Syekh Zakariyya al-Anshari mengatakan:

”Dan menjadi kukuh anjuran bersedekah di bulan Ramadhan. Bersedekah di dalamnya lebih baik dari pada waktu-waktu lain yang akan disebutkan, karena haditsnya al-Bukhari dan Muslim, bahwa kondisi Nabi yang paling dermawan adalah saat bulan Ramadlan, dan karena Ramadlan lebih utama-utamanya bulan, dan karena manusia disibukkan dengan ketaatan di dalamnya, mereka tidak sempat meluangkan waktu untuk bekerja sehingga tingkat kebutuhan di bulan Ramadhan lebih tinggi. Dan menjadi anjuran bersedekah di waktu-waktu utama yang lainnya, seperti pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah dan di hari raya karena hari-hari itu memiliki keutamaan.”

“Dan bukan berarti yang dikehendaki bahwa orang yang ingin bersedekah di bukan waktu-waktu utama dianjurkan menundanya di waktu-waktu itu saja, akan tetapi yang dimaksud ialah sedekah di waktu-waktu itu secara umum lebih besar pahalanya dari pada hari di selainnya. Hal ini seperti dikatakan Imam al-Adzra’i dan diikuti Imam al-Zarkasyi.”

Baca Juga:  Mau Pahala Sedekah Anda Melimpah? Berikanlah Kepada Orang Ini

“Imam al-Adzra’i mengatakan, dan di dalam perkataan Imam al-Halimi ada hal yang menyelisihi penjelasan di atas, al-Halimi berkata, jika bersedekah di satu waktu, tidak waktu yang lain, maka sebaiknya dianjurkan pada hari Jumat dan bulan Ramadlan.” (Syekh Zakariyya al-Anshari, Asna al-Mathalib, juz 1, hal. 406).

Demikian penjelasan mengenai keutamaan bersedekah di hari Jumat. Semoga kita dapat mengamalkannya dan Allah menjadikan kita sebagai umat yang ahli sedekah. Wallahu a’lam Bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *