Pentingkah Mendatangi Pengajian Majlis Taklim? Berikut Manfaat Pengajian Majlis Taklim

Pentingkah Mendatangi Pengajian Majlis Taklim? Berikut Manfaat Pengajian Majlis Taklim

Pecihitam.org- Dalam konteks pembangunan nasional, manfaat kegiatan pengajian majlis taklim tentu memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Manfaat kegiatan pengajian majlis taklim disamping dapat berfungsi sebagai mediator pembangunan ia juga sesungguhnya dapat berfungsi sebagai wahana penyiapan kader-kader pembangunan.

Kader tersebut yakni manusia yang terlibat dalam proses pembangunan kelak. dan dengan ini diharapkan kader tersebut memiliki semangat, visi dan misi kemanusiaan yang tinggi serta memiliki petunjuk dan moralitas Islam yang baik.

Selain itu, secara fungsional, ia juga dapat mengokohkan landasan hidup manusia Indonesia, khususnya dalam bidang mental spiritual Islam dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya secara intergral, lahiriah dan batiniah, duniawi dan ukhrawi, sesuai dengan tuntunan ajaran Islam (Arifin, 1991: 120).

Di samping fungsi-fungsi di atas, masyarakat para pemeluk agama Islam juga memerlukan pembinaan secara intesif agar kualitas keimanan dan pemahaman ke-Islam-an mereka terus meningkat. Di sinilah kehadiran kegiatan pengajian di majelis taklim dapat berfungsi sebagai media pembinaan yang jenis-jenis tugasnya antara lain untuk:

  • menumbuhkan kesadaran beragama dengan keimanan,
  • mengisi kepribadian muslim dengan akhlaq Islam,
  • meningkatkan ilmu tulis baca Al-Qur’an serta pemahamannya, dan
  • membimbing ke arah pandangan hidup yang Islami (Siddiq, 1983: 29).
Baca Juga:  Keutamaan Ikhlas Dalam Islam yang Perlu Kita Ketahui

Karena fungsi-fungsi di atas itulah di antaranya, maka kehadiran pengajian di majelis taklim dipandang cukup memberi arti penting bagi penyebaran dan pembinaan ajaran Islam di kalangan masyarakat.

Sebab, sekalipun keberadaannya terbatas pada kelompokkelompok kecil, namun kegiatannya langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan pembinaan agama Islam.

Arti penting kehadiran pengajian di majelis taklim ini masih dirasakan masyarakat sampai sekarang, bahkan tingkat kepentingan masyarakat terhadap kehadiran pengajian di majelis taklim cenderung terus meningkat.

Oleh karena itu dapat dipahami bila sekarang ini kehadiran pengajian di majelis-majelis taklim semakin nyaring terdengar disebabkan karena kegiatan-kegiatannya, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif meningkat dengan pesat.

Kegiatan-kegiatan pengajian terus tumbuh dan berkembang dengan memanfaatkan bermacam sarana yang tidak hanya terbatas di majelis-majelis taklim, tapi juga tempat-tempat lain yang memungkinkan dapat dijadikan sebagai tempat pengajian, seperti: madrasah-madrasah dan rumah-rumah.

Baca Juga:  Dari Sumur, Punya Rekening dan Hotel Mewah, Inilah Wakaf Utsman bin Affan

Malah pada beberapa instansi tertentu kini muncul kelompok-kelompok pengajian Islam intensif yang bertempat di aula-aula kantor. Sehingga dari hari ke hari jumlah majelis taklim terus bertambah bahkan mencapai ribuan.

Jumlah itu baru di antara lembaga pengajian dengan kategori dan karakteristik kegiatan seperti telah disebutkan di muka, tanpa melihat pada pengertian yang terbatas hanya kepada kelompok pengajian kaum wanita, seperti yang dipahami sebagian masyarakat dalam memberi pengertian pada kegiatan pengajian di majelis taklim.

Sebab, kegiatan di majelis taklim tidak hanya terbatas pada kelompok pengajian kaum wanita. Malah mungkin di tempat yang berbeda ia dikenal dengan nama yang berbeda pula.

Seperti pernah disebutkan pada bagian muka, di desa-desa masyarakat menyebut-nya dengan “pengajian rutin” atau “rutinan”. Kelompok usia muda menyebutnya dengan remaja mesjid, atas dasar kegiatannya yang berpusat di mesjid-mesjid, dan lainlain.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Buang Air Kecil yang Benar dalam Islam?

Karena itu sangat wajar bila dikatakan bahwa kegiatan pengajian di majelis taklim dewasa ini tampak semakin semarak, khususnya di kalangan masyarakat Islam di tatar Sunda. Bahkan fenomena ini kemudian dijadikan sebagai salah satu ciri berkembangnya kegiatan pembinaan agama Islam di Jawa Barat (Sutaryan, 1993: 1-3).

Mochamad Ari Irawan