Menginspirasi, Sambil Menyusui Ibu Muda Ikut Pelatihan Banser Ogan Komering Ilir

Pecihitam.org – Diklat Terpadu Dasar (DTD) Banser yang di gelar di Pondok Pesantren Roudhotus Sakinah, Dusun Talang Sawo Kecamatan Padamara Timur, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan sangat menginspirasi, pasalnya dalam DTD ini di ikuti oleh seorang ibu muda yang memiliki 2 anak, bahkan anaknya tersebut masih menyususi sehingga dibawa ke lokasi DTD.

Demikian dikatakan ibu muda bernama Mardiya bahwa sengaja dibawa anaknya tersebut agar bisa mendengarkan materi materi dari instruktur.

“Kebetulan suami saya sendiri Muhammad Sholeh juga sebagai instruktur komando latihan di kegiatan DTD ini sehingga kedua anak juga saya bawa ke lokasi biar bisa mengikuti materi yang diberikan oleh instruktur sekaligus tetap bisa menyusui dan mengasuh kedua putri saya,” katanya. Dikutip dari media Nu Online, Selasa (7/1).

Mardiya menjelaskan dirinya sangat ingin mengikuti pelatihan tersebut, dengan tidak meninggalkan kewajibannya sebagai seorang ibu, maka, kata Mardiya, ketika dirinya ingin menyusui anaknya tersebut sesekali mememinta izin kepada instruktur.

“Sedangkan ketika mengikuti materi, maka suami saya yang mengasuh dibantu sahabat Banser dan Denwatser yang ada di lokasi,” imbuhnya.

Diwaktu yang sama, Muhammad Sholeh yang merulakan Suaminya mendukung penuh istrinya untuk mengikuti DTD sebagai syarat untuk menjadi banser.

“Istri saya sebenarnya sudah mau ikut di DTD angkatan sebelumnya, tapi saat itu masih hamil, sehingga tidak mungkin untuk mengikutinya karena berat dan resiko untuk janin,” ungkapnya.

Ia juga berharap dengan semangat sang istri begitu tinggi untuk bisa menjadi Denwatser sehingga bisa bersama dirinya berbakti dan mengabdi untuk Aswaja an-nahdhiyyah dan NKRI, sambunya.

Senada dengan itu, diungkapkan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ogan Komering Ilir (OKI) Gus Khoiri yang juga sebagai anggota DPRD, kegiatan pengkaderan Ansor Banser akan terus dilakukan dengan tertib. Kali ini dilaksanakan di Pimpinan Anak Cabang dan Satuan Koordinasi Rayon yang berada di Kabupaten OKI.  

“Luar biasa kegiatan DTD kali ini yang diikuti oleh 75 kader yang terdiri dari berbagai desa yang jaraknya cukup jauh untuk sampai ke lokasi kegiatan, salah satunya adalah keikut sertaan Mardiya yang masih memiliki bayi kecil yang masih harus disusui, hingga kami memberikan toleransi ketika dia harus menyusui dulu putrinya,” pungkasnya.

Baca Juga:  Demi Derajat Organisasi, Anggota Banser Diminta Tingkatkan Profesionalitas
Adi Riyadi