PA 212 Bakal Gelar Reuni, GP Ansor: Jangan Dijadikan Ajang Provokasi

GP Ansor

Pecihitam.org – Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana menggelar reuni Alumni 212 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada 2 Desember 2019. Menurut PA 212 agenda tersebut merupakan agenda rutin tahunan.

Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan saat ini pihaknya masih mematangkan rencana reuni alumni 212.

“Masih dibahas,” kata Slamet, dikutip dari CNN Indonesia, Minggu, 3 November 2019.

Rencana reuni alumni 212 telah beredar di media sosial. Sejumlah poster acara reuni yang beredar di media sosial menyebutkan acara itu bertajuk “Munajat untuk Keselamatan Negeri: Maulid Agung dan Reuni Alumni 212”. Acara tersebut akan digelar di Monas.

Dalam poster juga tertulis: “Insya Allah akan dihadiri IB-HRS”. Kata IB- HRS merujuk pada Imam Besar Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga:  GP Ansor Banten : Teror Itu Bukan Islam, Tapi Tupoksi Setan

Menanggapi rencana tersebut, Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengimbau agar reuni itu tak dijadikan ajang provokasi.

“Ya penting begini. Namanya pengajian, namanya pengajian itu ajak lah kebaikan, tenang, damai, jangan memprovokasi. Jangan pengajian itu malah menjadi ajang provokasi, itu nggak baik, justru akan menghilangkan substansi pengajian itu sendiri,” kata Yaqut, dikutip dari Detik, Senin, 4 November 2019.

Kendati demikian, Yaqut tidak mempersoalkan jika PA 212 kembali menggelar reuni seperti tahun lalu. Dia mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menggelar suatu kegiatan.

“Ya kalau mau bikin acara pengajian atau ceramah, atau apa pun namanya, itu kan hak warga negara, dijamin oleh UU. Ya silakan saja, nggak ada masalah,” ujarnya.

Baca Juga:  China Klaim Laut Natuna, PBNU: Pemerintah Harus Protes ke PBB
Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published.