Pahala Umrah di Bulan Ramadhan, Benarkah Berlipat Ganda? Ini Dasar Hukumnya

Pahala Umrah di Bulan Ramadhan, Benarkah Berlipat Ganda? Ini Dasar Hukumnya

PeciHitam.org – Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini pintu surga dibuka selebar-lebarnya, sedangkan pintu neraka ditutup rapat-rapat.

Konon, setan dalam keadaan dibelenggu. Setiap amalan yang dilakukan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat.

Selain bulan Ramadhan, perbuatan baik ataupun buruk hanya diganjar dengan satu kali imbalan. Namun ketika masuk bulan Ramadhan, semuanya akan dilipatgandakan. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Nabi Saw bersabda:

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat.” (HR. Bukhari)

Tidak hanya itu, pada bulan ramadhan Allah juga memberikan keistimewaan, yaitu ibadah umrah diganjar pahala setara dengan ibadah haji. Adapun dalil yang menjelaskan keutamaan tersebut bersumper pada sabda Nabi Saw kepada wanita Anshar yang kala itu tidak bisa ikut serta dalam menunaikan ibadah haji karena ia tidak memiliki biaya yang cukup untuk melakukan perjalanan tersebut. Mendengar hal ini kemudian Nabi Saw bersabda:

Baca Juga:  Hukum Hutang Piutang Dalam Islam, Meski Boleh Lebih Baik Jangan!

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي

 “Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku.” [HR. Bukhari ].

Meskipun dalam hadis tersebut disebutkan bahwa pahala umrah bulan Ramadhan setara dengan ibadah haji, namun hal ini tetap tidak bisa menggugurkan kewajiban haji itu sendiri.

Menanggapi hadis di atas, sebagian ulama berpendapat bahwa hadis ini dikhususkan untuk wanita yang menjadi sebab datang hadis ini. Ketika Rasulullah bertanya kepadanya, “Mengapa engkau tidak menunaikan ibadah haji bersamaku?” kemudian wanita tersebut menjawab karena kurangnya biaya. Sehingga hanya suaminya saja yang bisa berhaji bersama Rasulullah, sedangkan wanita tersebut hanya tinggal di rumahnya.

Mendengar hal tersebut barulah kemudian Rasulullah bersabda, “Apabila nanti datang bulan Ramadhan, maka berumrahlah, karena umrah di bulan Ramadhan pahalanya sama seperti ibadah haji”.

Ada juga pendapat sebagian besar para ulama dan muhadditsin yang menyatakan bahwa keutamaan itu bukan hanya dikhususkan untuk wanita tersebut. Namun juga dapat berlaku untuk semua orang yang berumrah pada bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Apakah Wanita Haid Boleh Berwudhu? Ini Penjelasan Menurut Mazhab Syafii?

Namun hari ini sering kita jumpai orang-orang yang melaksanakan umrah berulang-ulang. Hal ini dikritik oleh beberapa ulama bahwa hal yang demikian tidak termasuk dalam sabda Nabi “pahalanya sama seperti ibadah haji”.

Terlepas dari itu, Nabi juga sering melaksanakan umrah selain bulan Ramadhan, yaitu bulan Dzulqaidah. Namun perlu dicatat bahwa tidak ada hadis khusus yang menjelaskan keutamaan umrah di bulan Dzulqaidah.

Bulan Dzulqaidah merupakan salah satu dari bulan-bulan haji (asyhrul hajj). Hal ini tertuang dalam firman Allah berikut:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ

“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklum”

Mengenai firman Allah di atas, dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan asyhur ma’lumat ialah bulan yang tidak sah ihram untuk menunaikan ibadah haji kecuali pada bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Ibnu Rajab dalam kitabnya yang berjudul Lathaaiful Ma’arif menjelaskan bahwa Rasulullah melaksanakan ibadah umrah sebanyak empat kali dalam bulan-bulan haji.

Baca Juga:  Wajib Tahu! Inilah Hukum Berdandan Bagi Wanita dalam Islam

Dengan demikian, dapat kita simpulkan bahwa umrah di bulan Ramadhan memang lebih utama dibandingkan umrah di bulan-bulan lainnya. Sebab pada bulan Ramadhan seluruh amalan dilipatgandakan mulai dari 10 hingga 700 ganjaran.

Selain itu juga ada hadis khusus yang menjelaskan keutamaan umrah di bulan Ramadhan, bahwa pahalanya seperti halnya berhaji bersama Rasulullah. Wallahu A’lam

Mohammad Mufid Muwaffaq
Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG