PBB Desak Kerajaan Arab Saudi Segera Bebaskan Tahanan Aktivis Perempuan

Pecihitam.org – Kerajaan Arab Saudi mendapat desakan dari Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, Michel Bachelet, untuk segera membebaskan aktivis perempuan Saudi yang ditahan karena menyerukan kebijakan diskriminatif di kerajaan itu.

Tak hanya itu, Bachelet juga meminta transparansi penuh kerajaan Arab Saudi atas kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khassogi oleh agen-agen Arab Saudi di konsulat kerajaan di Istambul pada Oktober 2018 lalu.

Dilansir dari Liputan Islam, Kamis, 27 Februari 2020, sebelumnya tuntutan serupa juga telah dilayangkan PBB untuk pembebasan tahanan perempuan, terutama untuk Lujain Al-Hathloul, yang disiksa di penjara Arab Saudi.

Diketahui, kerajaan Saudi sedang gencar menyuarakan program modernisasi termasuk pembebasan hak-hak perempuan di negara itu.

Baca Juga:  Minus Indonesia, Arab Saudi Resmi Terbitkan Visa Turis 49 Negara

Adapun salah satu program itu adalah mencabut larangan perempuan mengemudi, membentuk liga sepakbola untuk perempuan, menghadirkan bioskop, dan mencabut larangan pembatasan gender.

Program itu dinilai PBB berseberangan dengan kebijakan kerajaan terhadap para aktivis perempuan yang masih mendekam di penjara Arab Saudi.