Pemimpin Tertinggi Kedua ISIS yang Cetuskan Fatwa Bunuh Ulama Ditangkap

Pecihitam.org – Kabar penangkapan terkait mufti teroris ISIS bernama Shifa’a Al-Ni’mah alias Abu Abdel-Bari diumumkan pasukan keamanan Irak pada hari Rabu, waktu setempat. Abu Abdel ditangkap dalam operasi khusus pasukan keamanan Irak di Provinsi Nineveh.

Pasukan keamanan Irak menemukan Abu Abdel saat sedang bersembunyi di pedesaan Nineveh, tidak jauh dari perbatasan Suriah, seperti dilansir Al-MasdarNews.com.

Ni’mah, menurut laporan otoritas Irak, adalah tokoh peringkat kedua tertinggi dalam organisasi teroris ISIS. Seperti yang ditunjukkan dalam foto yang beredar, mufti ISIS dalam kondisi kesehatan yang buruk selama penangkapannya pada minggu ini.

Dalam foto itu terlihat pria Abu Abdel harus dibawa menggunakan pikap karena beratnya itu. Dilansir dari laman FNA Jumat, 17 Januari 2020, pemilik nama lengkap Shifa’a Al-Ni’mah ini dikenal sebagai mufti (ulama) yang suka menghasut dan menyebarkan ekstremisme atas nama ISIS.

Baca Juga:  Jenderal Iran Desak Negara Muslim di Dunia Bebaskan Palestina

Namun, dalam laporan otoritas setempat, tidak dijelaskan bagaimana mereka bisa mengeluarkan teroris berbobot 136 kg itu dari rumah, dan menempatkannya dalam pikap.

“Dia merupakan salah satu pemimpin teroris ISIS yang bertanggung jawab merilis fatwa berujung pembunuhan ulama dan kalangan terpelajar,” ujar sumber polisi Baghdad.

Sementara itu, Imam of Peace lewat akun Twitter-nya menyebutkan Shifa al-Ni’mah memerintahkan eksekusi, perbudakan, pemerkosaan, hingga penculikan terhadap muslim dan non-muslim yang menentang mereka.

Diketahui, salah satu dari fatwa yang dikeluarkannya adalah perintah untuk menghancurkan makam Nabi Yunus as. dan situs budaya lainnya.

Berbagai jejak pengalaman buruk dirasakan oleh warga di Mosul terhadap si “Mufti”. Sebab, dia selalu menginstruksikan agar warisan budaya kota mereka dihancurkan.

Baca Juga:  40 Hari Wafatnya Mbah Moen, Ribuan Warga Demak Gelar Doa Bersama
Muhammad Fahri