PMII Kubu Raya Ingatkan Tugas Utama Kepala Desa Terpilih Pasca Dilantik

PMII Kubu Raya Ingatkan Tugas Utama Kepala Desa Terpilih Pasca Dilantik

Pecihitam.org, KUBU RAYA – Sebanyak 60 kepala desa terpilih secara resmi telah dilantik oleh Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Selasa (17/12) di Hotel Gardenia Resort, Kubu Raya.

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesai (PC PMII) Kabupaten Kubu Raya mengingatkan kepada semua kepala desa terpilih yang baru saja selesai dilantik untuk fokus membangun desanya masing-masing yang akan dipimpinnya selama 6 tahun kedepan.

Ketua PC PMII Kubu Raya, Ismail menyampaikan bahwa tugas utama kepala desa adalah membangun desa menjadi desa berkembang, maju dan mandiri.

“Dari 117 desa yang ada di Kabupaten Kubu Raya, baru 14 desa yang masuk kategori desa Mandiri. Ini menjadi PR besar untuk kepala desa yang baru saja dilantik untuk membangun desanya masing-masing, mengingat dukungan dari pemerintah, baik pemerintah daerah, provinsi dan pusat untuk desa sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga:  Tempat Kelahiran KH. Ma'ruf Amin Mulai Ditata Jadi Kawasan Religi

Ia juga menyampaikan bahwa jangan sampai melupakan titipan amanah rakyat desa yang telah dititipkan kepada kades terpilih, janji-janji kampanye juga harus mampu direalisasikan dengan baik, mengingat perhatian pemerintah hari ini untuk desa sangatlah besar.

Ismail menambahkan bahwa setidaknya ada 52 indikator yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (PePergub) Kalimantan Barat yang harus dipenuhi oleh desa agar menjadi desa mandiri. Dari 52 minimal 17 indikator yang harus mampu direalisasikan dengan baik oleh desa, seperti PAUD, Posyandu, Lapangan Olahraga dan lain-lain.

“Ada Dana Desa (DD) yang bisa digunakan untuk memenuhi indikator tersebut, ini pesan pak Gubernur Kalbar,” ujarnya.

Terakhir Ismail, juga mengucapkan selamat kepada 60 kades se-Kubu Raya yang baru saja dilantik.

Baca Juga:  Kyai Marzuqi Mustamar: Alumni Luar Negeri Harus Nyantri Kembali di Indonesia

“Semoga amanah dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin desa, dan mampu membangun desa sesuai dengan nawacita presiden Republik Indonesia, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran,” tutupnya.

Faisol Abdurrahman