Salah Satu Pembuka Jalan Rezeki, Rajinlah Pergi Ketempat Ini!

pembuka jalan rezeki

Pecihitam.org – Dalam kehidupan setiap manusia pasti mengejar yang namanya rezeki. Perlu kita garis bawahi bahwa rezeki itu tidak semuanya tentang materi, uang atau penghasilan. Kita hidup sehat jasmani dan rohami saja itu termasuk rezeki. Begitupun kebahagiaan yang juga menjadi bagian dari rezeki.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Namun tak bisa dipungkiri apabila materi juga penting untuk menunjang kehidupan duniawi. Sehingga seperti sudah menjadi hal umum dimasyarakat dimana banyak orag yang pergi pagi pulang petang demi sesuap nasi. Bahkan kadang ada yang pergi pagi dan pulang pagi.

Dan tidak sedikit orang yang sudah bekerja keras banting tulang, namun kondisi ekonomi keluarganya masih sama atau masih datar-datar saja, bahkan cenderung kurang setiap bulannya.

Ternyata hal tersebut bisa dirubah dimulai dari kebiasaan melaksanakan kewajiban kita sehari-hari. Yang paling utama adalah mengunjungi satu tempat suci yang ditiap sudut kota maupun desa pasti ada, tempat tersebut ialah Masjid.

Tempat yang sering bahkan mungkin tidak pernah kita datang, padahal di zaman sekarang muadzin memanggil pasti terdengar dimana-mana, namun peminatnya tidak sebanyak orkes ataupun tontonan lain.

Peminatnya hanya orang-orang yang hatinya tergetar dan tergerak dengan panggilan muadzin. Padahal banyak kebaikan ketika mendatangi masjid untuk sholat berjamaah. Termasuk sebagai jalan pembuka rezeki yang selama ini mungkin menjauhi kita.

Baca Juga:  Tips Mendidik Anak di Bulan Ramadhan, Cara Kenalkan Puasa Sejak Dini

Akan ada begitu banyak kebaikan yang datang menghampiri apabila kita melangkahkan kaki kita ke tempat tersebut. Setiap satu langkah kaki kita mendatagi masjid akan dicatat oleh malaikat.

Tidak hanya satu malaikat, hingga para malaikat berebut mencatat amalan orang yang berjalan ke masjid. Tidak hanya dicatat disaat dia datang, namun juga kepulangannya semuanya tercatat dengan sangat rapi tanpa ada satu pun yang terlewatkan.

Dalam sebuah hadits riwayat Imam at Tirmidzi diterangkan,

“Tadi malam Rabb-ku tabararakta wata’ala, mendatangiku dalam rupa yang paling indah.” (Perawi mengatakan, ‘Aku menduganya mengatakan, ‘dalam mimpi.’) lalu Dia berfirman, “Wahai Muhammad! Tahukah engkau, untuk apa para malaikat yang mulia saling berebut?” Rasulullah SAW bersabda: “Aku menjawab, ‘tidak’. Lalu Dia meletakkan Tangan-Nya di antara kedua pundakku sehingga aku merasakan kesejukannya di dadaku (atau beliau mengatakan, ‘Di leherku’). Lalu aku mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.” Dia berfirman, “wahai Muhammad! Tahukah engkau untuk apa para Malaikat yang mulia saling berebut?” aku menjawab, “Ya tentang kaffarat (perkara-perkara yang menghapus dosa). Kaffarat itu adalah diam di masjid setelah melaksanakan sholat, berjalan kaki untuk melaksanakan shalat berjamaah dan menyempurnakan wudhu pada saat yang tidak disukai.” (HR. Tirmidzi)

Salah satu penghapus dosa (kecil) adalah dengan amal kebaikan. Sehingga dosa yang telah ada akan terhapuskan oleh amalan yang telah dilakukan. Sehingga ketika dosa telah dihapus dengan amal maka kita akan mendapatkan pembuka jalan rezeki. Karena penghalang pintu rezeki sudah mulai hilang sedikit demi sedikit dan rezeki itu akan datang kepada kita.

Baca Juga:  Menganggap Janji Sebagai Hal yang Sepele, Bagaimana Pandangan Islam?

Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang pergi menuju masjid untuk sholat berjamaah, maka satu langkah akan menghapuskan satu kesalahan dan satu langkah lainnya akan ditulis sebagai satu kebajikan untuknya, baik ketika pergi maupun pulangnya.” (HR. Ahmad)

Begitupun hadits yang sama yang menerangkan tentang terbukanya rezeki yaitu, Rasulullah SAW bersabda:

“Maukah aku tunjukkan kepada kalian tentang perkara yang akan menghapuskan kesalahan-kesalahan dan juga mengangkat beberapa derajat:” para sahabat menjawab “tentu, wahai Rasulullah” beliau bersabda “menyempurnakan wudhu pada saat yang tidak disukai, banyak melangkah ke masjid-masjid dan menunggu shalat setelah melaksanakan shalat maka, itulah ar-tibath (berjuang di jalan Allah).” (HR. Muslim)

Tidak bisa dipungkiri apabila seseorang yang terbiasa melaksanakan ibadah shalat lima waktu dengan berjamaah ke masjid, memiliki wajah yang senantiasa terlihat bahagia dan lebih berseri. Dibanding dengan yang memilih shalat di rumah atau bahkan tidak mengerjakan shalat sama sekali. Seperti sabda Nabi SAW;

Baca Juga:  Inilah I'tiqad yang Benar Kepada Para Sahabat Nabi Saw

“Sebagaimana yang kalian ketahui, tak seorangpun meninggalkannya (shalat berjamaah) kecuali orang munafik yang nyata kemunafikannya. Dan sungguh orang (yang berhalangan) pada masa itu, dibawa datang (ke masjid) dengan dipapah dua orang kemudian diberdirikan di dalam shaf.” (HR. Muslim).

Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik