Santri Hafiz Alquran di Kukar Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Pecihitam.org – Sebanyak 50 santri hafiz Alquran dan takmir yang kembali ke Asrama Hafidz Quran dan Takmir Masjid Al-Ansor, Kutai Kertanegara, menjalani Rapid Test.

Pelaksanaan rapid test tersebut ditinjau langsung Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah.

“Jadi ini sudah hampir tiga bulan program kita satu desa satu hafiz Quran itu tidak ada aktivitas. Jadi ini kita mulai lagi, karena mereka datang dari beberapa desa dan kecamatan, sebelum mereka masuk ke asrama, kita lakukan rapid test dulu,” ujar Edi Damansyah, dikutip dari Selasar.co, Selasa, 9 Juni 2020.

Selain kepada santri dan pengurus masjid, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kukar juga melakukan rapid test massal di sejumlah pasar di Kukar.

Baca Juga:  Santri, Generasi Nasionalis-Religius Indonesia

Rapid test ini, kata Edi, bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan kepada masyarakat, sehingga pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kukar bisa tertangani dengan baik.

Edi menjelaskan, jika ditemukan hasil rapid test reaktif, pihaknya memberikan dua pilihan, yakni melakukan karantina mandiri atau karantina di Wisma Atlet Tenggarong Seberang.

Adapun dari sejumlah santri yang di rapid test tersebut, hasilnya seluruhnya non-reaktif, sehingga bisa dipastikan tetap aman terkendali.

Namun pihak asrama tetap melakukan pemantauan kepada seluruh santri dengan menerapkan protokol kesehatan di dalam asrama.

“Kita lakukan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, baik dalam proses belajar mengajarnya maupun di dalam asrama,” kata Kepala Sekolah Tahfiz Quran dan Takmir Masjid Al-Ansor, Harunu Rasyid.

Baca Juga:  Begini Cara Wapres Ma'ruf Amin Jaga Kebugaran, Kelilingi Stadion GBK 5 Kali
Muhammad Fahri