Sayyidul Istighfar, Raja dari Segala Bentuk Doa Ampunan dan Keutamaannya

sayyidul istighfar

Pecihitam.org – Istighfar secara bahasa artinya meminta ampunan, yang kemudian dipahami dengan makna yang lebih luas sebagai lafadz yang ucapkan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Adapun sayyidul istighfar artinya adalah rajanya istighfar. Maksudnya yaitu doa istighfar yang paling utama, karena memuat dari semua macam doa meminta ampun.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Tidak ada satu pun manusia yang terlepas dari dosa kecuali Rasulullah Muhammad Saw. Karena sejatinya, manusia adalah makhluk yang mudah sekali terjerumus dalam lembah dosa bila imannya sedang tidak stabil. Oleh karenanya, agar manusia tetap terlindung dari dosa salah satu caranya adalah dengan memperrbanyak istighfar.

Pengertian Istighfar

Istighfar (إستغفار) maksudnya adalah lafdz Astaghfirullah (أستغفر الله)‎. Istighfar ini merupakan amalan atau perbuatan yang bernilai ibadah dalam rangka memohon ampunan kepada Allah Swt. Memohon ampunan atas segala perbuatan dosa-dosa yang dilakukan oleh manusia baik dalam keadaan disengaja maupun tidak disengaja.

Adapun sebagai umat muslim, kita dianjurkan membaca atau melafadzkan bacaan istighfar ini setiap hari. Mulai sejak pagi hari dengan menyertai bacaan tersebut dalam doa pagi. Dan juga ketika sore menjelang maghrib, yaitu bacaan istighfar ini menyertai doa sore hari. Doa ini sebagai ungkapan permohonan ampun kepada Allah atas segala perbuatan yang telah dilakukan di waktu pagi dan siang hari.

Rasulullah Saw membaca istighfar 100 kali dalam waktu pagi sebanya 100 kali sebagai ungkapan permohonan ampun kepada Allah. Sebagaimana sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani, bahwa Rasulullah Saw bersabda :

مَا اَصْبَحْتُ غُدْوَةً اِلَّا استَغْفَرْتُ اللهَ مِئَةَ مَرَّةً

Artinya : “Tidak pernah di waktu pagi saya melewati, kecuali saya membaca istighfar 100 kali”.

Dalam riwayat Imam Muslim juga disebutkan bahwa Rasulullah Saw bersabda :

Baca Juga:  Tata Cara Sholat Istisqa dan Doa Turun Hujan

اَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم جَمَعَ النَّاسَ فَقَالَ : يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّي أَتُوبُ إِلَى اللَّهِ فِي اليَوْمِ اِلَيْهِ مِئَةَ مَرَّة

Artinya : “Sesungguhnya Rasulullah mengumpulkan manusia dan beliau berseru,”Wahai manusia, tobatlah kalian kepada Allah. Sesungguhnya saya bertobat kepada Allah dalam sehari sebanyak 100 kali.”

Selain itu, dalam asmaul husna juga disebutkan, bahwa Allah Swt memiliki sifat Al-Ghaffar yang artinya Maha Pengampun dan At Tawwab yang artinya Maha Menerima Taubat.

Allah berfirman dalam Al Quran surah Nuh ayat 10 :

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا

Artinya : “Maka aku katakan kepada mereka, “Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.” (QS. Nuh ayat 10).

Jadi jangan sia-siakan kesempatan untuk selalu bertaubat dan memohon ampun kepada Allah. Bisa dengan mengamalkan bacaan istighfar setiap hari atau dengan melakukan shalat sunnah taubat.

Bacaan Istighfar

Ada beberapa bacaan istighfar yang baik untuk diamalkan atau dibaca. Adapun bacaan istighfar pada umumnya mungkin kita semua sudah tahu dan hafal, baik bacaan istighfar yang singkat dan juga bacaan doa istighfar yang panjang.

Bacaan Istighfar Singkat

اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ
“Astaghfirullah Al Adzim.”
“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung.”

Bacaan Istighfar Panjang

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
“Astaghfirullohal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih.”
“Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.”

Sayyidul Istighfar

Sayyidul istighfar maksudnya adalah doa istighfar yang paling utama, Rasulullah SAW menyebut doa sayyidul istighfar karena doa ini adalah raja dari semua macam bentuk doa meminta ampunan kepada Allah dalam hal keutamaan.

Baca Juga:  Ini Doa Setelah Shalat Tahajud Yang Selalu Dibaca Rasulullah

Sebagaimana namanya, sayyid memiliki makna yaitu “memiliki kedudukan yang tinggi”. Sehingga doa ini adalah doa yang memiliki kedudukan yang tinggi dibandingkan istighfar yang lain.

Dalam sebuah hadis, umat muslim dianjurkan untuk berdoa dengan Sayyidul istighfar setiap selesai shalat sebanyak tiga kali, sebagaimana Rasulullah Saw mencontohkannya. Berikut doa tersebut

اللَّهُمَّ أنْتَ رَبّي لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وأنا عَبْدُكَ وأنا على عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ ما اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ مَا صَنَعْتُ أبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عليَّ وأبُوءُ بِذَنْبي فاغْفِرْ لي فإنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أنْتَ

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mas tatha’tu a’uudzu bika min syarri ma shana’tu abuu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu-u bi dzanbii faghfir lii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa ant(a)

Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu, aku akan setia pada janjiku pada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku (yang aku perbuat). Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Keutamaan Doa Sayyidul Istighfar

Bagi siapa saja umat muslim yang membaca doa sayyidul istighfar maka akan meperoleh kemuliaan dari Allah. Keutamaan doa Sayyidul Istighfar terdapat dalam hadist berikut : Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَنْ قَالَهَا مِنَ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِىَ ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ ، وَمَنْ قَالَهَا مِنَ اللَّيْلِ وَهْوَ مُوقِنٌ بِهَا ، فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ ، فَهْوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ»

“Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni surga.” (HR. Al-Bukhari).

Makna Istighfar tidak terletak pada pengucapannya, namun hakikatnya pada seberapa dalam atau khusuknya seseorang yang beristighfar. Seberapa kuat ia memaknai dan menghayati setiap apa yang ia ucapkan. Jika dirangkum berikut adalah keutamaan sayyidul istighfar:

  1. Bagi siapa yang mengucapkan doa sayyidul istighfar ini dan menjaganya dalam kehidupan sehari-harinya, niscaya akan memperoleh janji Allah dengan diberi pahala dan ganjaran besar, karena ia mengawali dengan membuka dan mengakhiri harinya dengan Bertauhid kepada Allah.
  2. Setiap manusia merupakan tempatnya salah dan dosa. Bagi yang masih mengerjakan perbuatan-perbuatan yang berdosa agar tetap selalu mengingat Allah untuk memohon ampunan-Nya. Dengan membaca sayyidul istighfar inilah, wujud bahwa ia menyadari kesalahannya dan senantiasa memohon ampunan kepada Allah. Karena Allah Maha Pengampun kepada hamba-Nya yang sungguh-sungguh bertobat.
Baca Juga:  Ini Keutamaan Membaca Sayyidul Istighfar di Pagi dan Sore Hari

Demikianlah beberapa panduan dan keutamaan tentang doa sayyidul istighfar yang perlu kita ketahui. Krena pada dasarnya beristighfar atau memohon ampunan adalah kewajiban setiap Muslim. Misalnya dengan merutinkan membaca doa ini ketika menunaikan dzikir pagi dan petang.

Hal ini dikarenakan seorang Muslim tidak akan pernah luput dari kesalahan dan dosa. Makan berhati-hatilah, jangan meremehkan dosa kecil, karena ia akan menjadi besar bila di abaikan terus menerus.

Wallahua’lam bisshawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik