Surah Al-An’am Ayat 106-107; Seri Tadabbur Al Qur’an

Surah Al-An'am Ayat 106-107

Pecihitam.org – Allah SWT di dalam Al Qur’an Surah Al-An’am Ayat 106-107 memerintahkan kepada Rasul-Nya dan orang-orang yang mengikuti jalannya untuk senantiasa mengikuti apa yang telah diwahyukan oleh Allah SWT kepadanya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Penjelasan Surah Al-An’am Ayat 106-107

Surah Al-An’am Ayat 106
اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ

Terjemahan: Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.

Tafsir Jalalain: اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ (Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu) yaitu Al Qur’an لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ (tiada Tuhan selain Dia dan berpalinglah dari orang-orang musyrik.)

Tafsir Ibnu Katsir: اتَّبِعْ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ Maksudnya ialah bahwa ikutilah hal tersebut, ikutilah pula jejaknya, serta amalkanlah, karena apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu adalah haq (kebenaran), yang tidak ada keraguan di dalamnya, karena sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi) selain Allah SWT.

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 136; Seri Tadabbur Al Qur'an

وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ Maksudnya ialah bahwa biarkanlah dan berlapang dadalah, serta tahanlah derita yang ditimpakan mereka kepadamu sehingga Allah SWT membukakan jalan bagimu, memberikan pertolongan, serta memenangkanmu atas mereka.

Ketahuilah bahwasanya Allah SWT memiliki hikmah di dalam menyesatkan mereka, karena sesungguhnya apabila Allah SWT menghendaki, niscaya Allah akan memberikan petunjuk kepada seluruh manusia, dan bila Allah menghendaki, niscaya Dia akan menyatukan mereka dalam petunjuk.

Surah Al-An’am Ayat 107
وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكُوا ۗ وَمَا جَعَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا ۖ وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ

Terjemahan: Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak memperkutukan(Nya). Dan Kami tidak menjadikan engkau pemelihara bagi mereka; dan engkau sekali-kali bukanlah pemelihara bagi mereka.

Tafsir Jalalain: وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكُوا ۗ وَمَا جَعَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا (Dan jika Allah menghendaki niscaya mereka tidak mempersekutukan-Nya. Dan Kami tidak menjadikan engkau pemelihara bagi mereka) sebagai pengawas yang oleh sebabnya engkau membalas mereka atas amal-amal yang mereka lakukan

Baca Juga:  Surah Al Baqarah Ayat 1-5; Tafsir dan Terjemahan

وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ (dan engkau sekali-kali bukanlah pemelihara bagi mereka) yang oleh sebabnya engkau memaksa mereka untuk beriman. Ayat ini diturunkan sebelum adanya perintah untuk berperang.

Tafsir Ibnu Katsir: وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكُوا Maksudnya adalah tetapi Allah SWT memiliki kehendak dan hikmah dalam setiap hal yang dikehendaki dan dipilih-Nya. Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, justru merekalah yang akan ditanya (diminta pertanggungan jawaban).

Allah SWT tidaklah berbuat melainkan atas dasar kebenaran, keadilan dan kebaikan, serta terlepas dari hal-hal yang bertolak belakang dari yang demikian semua. Dari sinilah maka Allah SWT tidak ditanya tentang kebaikan-Nya kenapa Dia berbuat, dan tidak ditanya tentang kejelekan-Nya karena Allah tidak berbuat jelek, walaupun Dia adalah penciptanya dan pencipta segala sesuatu.

Baca Juga:  Surah Hud Ayat 36-39; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

وَمَا جَعَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا Maksudnya ialah pemelihara yang memelihara ucapan dan perbuatan mereka.

وَمَا أَنْتَ عَلَيْهِمْ بِوَكِيلٍ Maksudnya adalah untuk menjamin rezeki mereka dan mengurus urusan-urusan mereka. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ar-Ra’d yang artinya: “Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedang Kamilah yang menghisab amalan mereka.” (QS. Ar-Ra’d: 40)

Demikian penjelasan mengenai Surah Al-An’am Ayat 106-107 berdasarkan Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir sebagai kelanjutan dari seri Tadabbur Al Qur’an kita. Semoga menambah khazanah ilmu kita semua. Amin

M Resky S