Surah Al-An’am Ayat 93-94; Seri Tadabbur Al Qur’an

Surah Al-An'am Ayat 93-94

Pecihitam.org – Allah SWT menjelaskan di dalam Al Qur’an Surah Al-An’am Ayat 93-94 bahwa tidak ada orang yang lebih zhalim selain daripada orang yang berbuat dusta terhadap Allah, menyekutukan-Nya, mengaku sebagai anak, atau mengaku bahwa Allah SWT telah mengutusnya, padahal Allah sama sekali tidak pernah mengutusnya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Penjelasan Surah Al-An’am Ayat 93-94

Surah Al-An’am Ayat 93
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ ۗ وَلَوْ تَرَىٰ إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ ۖ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ

Penjelasan Tafsir Jalalain: وَمَنْ (Dan siapakah) maksudnya tidak ada seorang pun أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَىٰ عَلَى اللَّهِ كَذِبًا (yang lebih zhalim daripada orang yang berbuat kedustaan terhadap Allah) dengan mengaku sebagai seorang nabi padahal tidak ada yang mengangkatnya menjadi nabi

أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ (atau yang berkata, “Telah diwahyukan kepadaku” padahal tidak ada diwahyukan sesuatu pun kepadanya) ayat ini diturunkan berkenaan dengan sikap Musailamah si pendusta itu وَ (dan) lebih aniaya daripada مَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ (orang yang berkata, “Aku akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah”) mereka adalah orang-orang yang memperolok-olokkan Al Qur’an; mereka mengatakan, bahwa andaikata kami suka niscaya kami pun dapat membuat kata-kata seperti Al Qur’an.

Baca Juga:  Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 216-218; Hukum Perang dalam Islam

وَلَوْ تَرَىٰ (dan sekiranya engkau melihat) wahai Muhammad إِذِ الظَّالِمُونَ (tatkala orang-orang zhalim) yang telah disebutkan tadi فِي غَمَرَاتِ (berada dalam sekarat) yaitu sedang menghadapi kematiannya الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ (yaitu maut sedangkan para malaikat memukul dengan tangannya) kepada mereka seraya menyiksa lalu para malaikat itu berkata dengan kasar kepada mereka

أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ (“Keluarkanlah nyawamu”) kepada kami untuk kami cabut. الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ (Di hari ini engkau dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan) sangat merendahkan بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ (karena engkau selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar) dengan mengaku menjadi nabi dan berpura-pura diberi wahyu padahal dusta

وَكُنْتُمْ عَنْ آيَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ (dan karena kalian selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya) kalian merasa tinggi diri tidak mau beriman kepada ayat-ayatNya. Jawab dari huruf “لَوْ” ialah: niscaya engkau akan melihat peristiwa yang mengerikan.

Baca Juga:  Surah Al-An'am Ayat 126-127; Seri Tadabbur Al Qur'an

Surah Al-An’am Ayat 94
وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ ۖ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ ۚ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

Penjelasan Tafsir Jalalain: وَ (Dan) dikatakan kepada mereka ketika dibangkitkan لَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ (sesungguhnya kalian datang kepada Kami sendiri-sendiri) dalam keadaan sendiri-sendiri, terpisah dari keluarga, harta benda dan anak

كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ (sebagaimana kalian Kami ciptakan pada semula) dalam keadaan telanjang bulat dan masih belum disunnatkan وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ (dan kalian tinggalkan apa yang telah Kami berikan kepada kalian) apa-apa yang telah Kami anugerahkan kepada kalian berupa harta benda

وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ (berada di belakang kalian) di dunia tanpa ada pilihan lain bagi kalian. وَ (Dan) dikatakan kepada mereka sebagai cemoohan مَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ (Kami tidak melihat beserta kalian pemberi syafaat kalian) berhala-berhala kalian

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 82-84; Seri Tadabbur Al-Qur'an

الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ (yang kalian anggap bahwa mereka di antara kalian) artinya yang berhak kalian sembah شُرَكَاءُ (sebagai sekutu-sekutu) Allah. لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ (Sungguh telah terputuslah di antara kalian) pertalian kalian, artinya telah tercerai-berailah persatuan kalian. Dan di dalam sebuah qiraat dibaca nashab sebagai zharaf; yang artinya telah terputuslah pertalian antara kalian

وَضَلَّ (dan telah lenyap) maksudnya telah hilang عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ (daripada kalian apa yang dahulu kalian anggap) sewaktu hidup di dunia bahwa kalian mendapatkan syafaatnya.

Demikian telah kita tadabburi bersama Surah Al-An’am Ayat 93-94 dengan merujuk pada Tafsir Jalalain sebagai kelanjutan dari Seri Tadabbur Al Qur’an kita. Semoga memberi manfaat kepada penulis dan pembaca sekalian. Amin

M Resky S