Surah Al-Anfal Ayat 43-44; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Al-Anfal Ayat 43-44

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Anfal Ayat 43-44 ini menjelaskan bahwa Allah SWT memberitahukan kepada Nabi Muhammad SAW mengenai karunia-Nya yang diberikan kepadanya dengan melukiskan dalam mimpinya mengenai pasukan-pasukan musuh itu dalam jumlah yang sedikit, agar supaya hal tersebut dapat membesarkan hati Nabi SAW dan pasukannya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Anfal Ayat 43-44

Surah Al-Anfal Ayat 43
إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ قَلِيلًا ۖ وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ ۗ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Terjemahan: (yaitu) ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu (berjumlah) sedikit. Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepada kamu (berjumlah) banyak tentu saja kamu menjadi gentar dan tentu saja kamu akan berbantah-bantahan dalam urusan itu, akan tetapi Allah telah menyelamatkan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

Tafsir Jalalain: إِذْ يُرِيكَهُمُ اللَّهُ فِي مَنَامِكَ (Yaitu ketika Allah menampakkan mereka kepadamu di dalam mimpimu) ketika kamu sedang tidur قَلِيلًا (berjumlah sedikit) lalu kamu memberitahukan hal tersebut kepada sahabat-sahabatmu sehingga mereka merasa gembira dan optimis

وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ (Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepadamu berjumlah banyak tentu kalian akan merasa gentar) kalian akan berselisih pendapat mengenainya وَلَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ (dan tentu saja kalian akan berbantah-bantahan dalam urusan itu) yakni mengenai masalah peperangan

وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ (akan tetapi Allah menyelamatkan kalian) dari rasa gentar dan bantah-bantahan. إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati) apa-apa yang tersimpan di dalam hati.

Tafsir Ibnu Katsir: Mujahid mengatakan, Allah memperlihatkan kaum Quraisy itu berjumlah sedikit dalam mimpi Nabi saw. Beliau memberitahukan mimpinya itu kepada para sahabatnya dalam rangka meneguhkan hati mereka.

وَلَوْ أَرَاكَهُمْ كَثِيرًا لَفَشِلْتُمْ (Dan sekiranya Allah memperlihatkan mereka kepada kalian berjumlah banyak, tentu saja kalian menjadi gentar) Maksudnya, kalian pasti akan merasa takut kepada mereka dan kalian pun akan berselisih di antara kalian sendiri.

وَلَٰكِنَّ اللَّهَ سَلَّمَ (Tetapi Allah telah menyelamatkan kalian) dari masalah tersebut dengan memperlihatkan mereka kepada kalian dalam jumlah yang sedikit. إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati)

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 12-18; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Yaitu, semua yang disembunyikan hati kecil dan yang tersimpan di dada. Yang demikian itu sama seperti firman Allah yang artinya berikut ini: “Allah mengetahui pandangan mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati”. (QS. Al-Mukmin: 19)

Tafsir Quraish Shihab: Dan ingatlah, wahai Rasul, ketika Allah berkenan memberikan karunia kepadamu. Allah melukiskan dalam mimpimu pasukan-pasukan musuh itu dalam jumlah sedikit, guna membesarkan hatimu dan menjanjikan kepadamu kemenangan dan mengokohkan dirimu di hadapan musuh.

Seandainya Allah memperlihatkan mereka kepadamu dalam jumlah yang besar, niscaya engkau akan gentar, ragu-ragu dan lemah menghadapi mereka. Akan tetapi Allah telah menyelamatkan dirimu dari perang itu dan akibat-akibat buruknya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati yang ada di dalam dada.

Surah Al-Anfal Ayat 44
وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ الْتَقَيْتُمْ فِي أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًا وَيُقَلِّلُكُمْ فِي أَعْيُنِهِمْ لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا ۗ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ

Terjemahan: Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian, ketika kamu berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan matamu dan kamu ditampakkan-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka, karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanyalah kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

Tafsir Jalalain: وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ (Yaitu ketika Allah menampakkan mereka kepada kamu sekalian) wahai orang-orang mukmin إِذِ الْتَقَيْتُمْ فِي أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًا (ketika kalian berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan mata kalian) sekitar tujuh puluh atau seratus orang padahal kenyataannya jumlah mereka ada seribu orang, dimaksud supaya kalian mau maju menghadapi mereka

وَيُقَلِّلُكُمْ فِي أَعْيُنِهِمْ (dan kalian ditampakkan-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mereka) supaya mereka mau maju menghadapi kalian dan mereka tidak mundur untuk memerangi kalian, hal ini berlangsung sebelum perang berkecamuk.

Maka tatkala perang telah berkecamuk lalu Allah memperlihatkan kepada mereka jumlah kalian yang lebih besar dua kali lipat daripada jumlah mereka sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Ali Imran.

Baca Juga:  Surah Yasin Ayat 51-54; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا ۗ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الْأُمُورُ (karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilaksanakan. Dan hanya kepada Allahlah dikembalikan segala urusan).

Tafsir Ibnu Katsir: وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ الْتَقَيْتُمْ فِي أَعْيُنِكُمْ قَلِيلًا (Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kalian, ketika kalian berjumpa dengan mereka berjumlah sedikit pada penglihatan mata kalian)

Yang demikian itu pun termasuk salah satu kemurahan Allah Ta’ala kepada mereka, di mana Allah memperlihatkan orang-orang kafir berjumlah sedikit dalam pandangan mata. Pandangan ini yang membuat mereka berani dan tetap optimis melakukan perlawanan.

Abu Ishaq as-Subai’i menceritakan dari Abu Ubaidah Abdullah bin Mas’ud ra, ia mengatakan: “Mereka berjumlah sedikit dalam pandangan mata kami saat terjadi perang Badar, hingga kukatakan kepada seseorang di sampingku: Tidakkah engkau melihat mereka berjumlah tujuh puluh orang. Ia menjawab: Tidak, tetapi mereka berjumlah seratus orang hingga kami menangkap salah seorang dari mereka dan kami tanyakan kepadanya, maka ia pun menjawab: Kami berjumlah seribu orang. Demikian yang diriwayatkan Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Jarir.

Dan firman Allah selanjutnya: وَيُقَلِّلُكُمْ فِي أَعْيُنِهِمْ (Dan kalian ditampakkan oleh-Nya berjumlah sedikit pada penglihatan mata mereka) Mengenai firman-Nya: وَإِذْ يُرِيكُمُوهُمْ إِذِ الْتَقَيْتُمْ (Dan ketika Allah menampakkan mereka kepada kalian, ketika kalian berjumpa dengan mereka) Ibnu Abi Hatim menceritakan dari Ikrimah, ia mangatakan: “Masing-masing menganggap sedikit atas lawannya”. Isnad hadits ini derajatnya shahih.

Mengenai firman-Nya: لِيَقْضِيَ اللَّهُ أَمْرًا كَانَ مَفْعُولًا (Karena Allah hendak melakukan suatu urusan yang mesti dilakukan) Muhammad bin Ishaq menceritakan, Yahya bin Ibad bin Abdullah bin az-Zubair memberitahuku, dari ayahnya, ia berkata:

“Maksudnya, Allahlah yang menjadikan terjadinya peperangan di tengah-tengah mereka sebagai adzab bagi orang-orang yang hendak membalas dendam dan sebagai nikmat bagi orang-orang yang ingin menyempurnakan nikmat, dari kelompok yang Allah kasihi.

Yang demikian itu berarti bahwa Allah memotivasi masing-masing pihak. Allah menjadikan musuh sedikit dalam pandangan masing-masing, agar mereka merasa optimis ketika saling berhadapan. Ketika perang berkecamuk, Allah bantu kaum mukminin dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut dan kelompok orang-orang kafir melihat bahwa kaum mukminin berjumlah dua kali lipat dari jumlah mereka.

Baca Juga:  Surah Az-Zukhruf Ayat 66-73; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Sebagaimana yang difirmankan Allah yang artinya berikut ini: “Sesungguhnya telah ada tanda bagi kalian, pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan berperang di jalan Allah dan segolongan yang lain kafir, dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali lipat jumlah mereka. Allah menguatkan dengan bantuan-Nya, siapa yang kehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati” (QS. Ali Imraan: 13)

Demikian itulah penyatuan antara kedua ayat di atas. Masing-masing ayat itu adalah haq dan benar. Segala puji dan karunia hanyalah milik Allah.

Tafsir Quraish Shihab: Perhatikanlah, wahai Rasul, ketika Allah memperlihatkan musuh-musuhmu kepadamu dalam jumlah yang kecil, sebagaimana Allah menampakkan kalian dalam pandangan mereka, juga dalam pasukan yang kecil.

Mereka bangga dengan jumlah yang besar. Hal itu dijadikan sedemikian rupa oleh Allah agar jiwa keberanian kalian bertambah besar dalam menghadapi lawan.

Sehingga kalian dapat mewujudkan ketetapan ilmu Allah yang pasti terwujud. Kepada Allah akan dikembalikan segala urusan alam semesta. Tidak akan terjadi kecuali apa yang telah ditakdirkan Allah dengan menciptakan sebab musababnya.

Alhamdulillah, demikianlah telah kita tadabburi bersama Surah Al-Anfal Ayat 43-44 berdasarkan Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Quraish Shihab dan Tafsir Jalalain. Semoga menambah kecintaan kita terhadap Al-Qur’an dan semakin meningkatkan Iman kita. Amin.

M Resky S