Surah Al-A’raf Ayat 158; Seri Tadabbur Al-Qur’an

Surah Al-A'raf Ayat 158

Pecihitam.org – Surah Al-A’raf Ayat 158 mengandung perintah Allah SWT kepada Rasulullah SAW untuk menyerukan kepada Manusia agar beriman kepada Allah yang menguasai kerajaan langit dan bumi, serta beriman kepada Rasul-Nya dan kitab-kitabNya.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Allah berfirman di dalam Al Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 158

قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Terjemahan: Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”.

Tafsir Jalalain: قُلْ (Katakanlah,) pembicaraan ini ditujukan kepada Nabi saw. ا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ (“Hai manusia! Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan selain Dia; yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-Nya, nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya) yakni Al-Qur’an

وَاتَّبِعُوهُ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ (dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk.”) artinya kamu akan mendapat bimbingan hidayah.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah SWT berfirman kepada Nabi dan Rasul-Nya, Muhammad saw: قُلْ (Katakanlah) wahai Muhammad: يَا أَيُّهَا النَّاسُ (Hai sekalian manusia.) Seruan ini bersifat umum, untuk orang yang berkulit hitam dan putih, Arab maupun non-Arab.

Baca Juga:  Surah An Nisa Ayat 53-55; Seri Tadabbur Al Qur'an

إِنِّي رَسُولُ اللَّهِ إِلَيْكُمْ جَمِيعًا (Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua) Maksudnya, kepada seluruh umat manusia. Ini merupakan kemuliaan dan keagungan Rasulullah saw, bahwa beliau adalah penutup para Nabi dan diutus kepada umat manusia secara keseluruhan.

Ayat-ayat yang membahas masalah ini cukup banyak, begitu pula hadits-hadits tentang masalah ini amat banyak pula, tidak mungkin untuk dihitung. Masalah ini adalah masalah prinsip yang mesti diketahui dalam ajaran Islam, bahwa Muhammad adalah Rasul Allah kepada seluruh umat manusia.

Dalam menafsirkan ayat ini, Imam Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Darda: aku pernah mendengar Abu Darda berkata: “Pernah terjadi diskusi antara Abu Bakar dan Umar lalu Abu Bakar membuat Umar marah. Maka Umar pergi meninggalkannya dalam keadaan marah. Kemudian Abu Bakar mengikutinya untuk meminta kepadanya, agar memaafkannya. Tetapi Umar tidak memberikan maaf kepadanya, hingga ia menutup pintu rumahnya tepat di hadapan wajahnya (Abu Bakar). Setelah itu Abu Bakar pergi menghadap Rasulullah”.

Abu Darda melanjutkan, Pada saat itu kami sedang berada di sisi beliau. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Adapun sahabatmu ini, telah menjadikan (orang lain) marah dan dendam”. Maka Umar pun, lanjut Abu Darda, menyesal apa yang telah dilakukannya.

Lalu ia berangkat menuju rumah Rasulullah kemudian mengucapkan salam dan duduk di hadapan Nabi saw., lalu menceritakan peristiwa yang telah terjadi. Maka Rasulullah pun marah, Kemudian Abu Bakar berkata:

“Demi Allah. Ya Rasulullah, sungguh akulah yang telah berbuat zhalim”. Lalu Rasulullah saw bersabda: “Apakah kalian akan meninggalkan Sahabatku ini? Sungguh (ketika dahulu) aku mengatakan: Hai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah Rasul Allah kepada kalian semua. Lalu kalian mengatakan: Engkau berdusta. Sedangkan Abu Bakar mengatakan: Engkau benar” (HR Bukhari)

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 123-126; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Dalam Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim), dari hadits Jabir bin Abdillah, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Aku telah diberi lima hal yang tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku; Aku dimenangkan melalui rasa takut (yang dirasakan oleh musuh dalam jarak perjalanan satu bulan; dijadikannya bumi ini untukku sebagai masjid dan alat bersuci, oleh karena itu, barangsiapa di antara umatku yang mendapatkan waktu shalat, maka hendaklah ia mengerjakan shalat; dihalalkan bagiku harta rampasan perang, di mana hal itu tidak pernah dihalalkan seorang pun sebelumku; diberikan kepadaku syafa’at; dan Nabi terdahulu diutus kepada kaumnya, sedang aku diutus kepada umat manusia secara keseluruhan”. (HR. Bukhari dan Muslim)

الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ (Yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi, tidak ada Tuhan selain Dia. Yang menghidupkan dan mematikan) Ini adalah sifat Allah swt. yang disebutkan melalui ucapan Rasulullah saw. artinya, “Yang mengutusku adalah Pencipta, Rabb dan Penguasa segala sesuatu, yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, (kekuasaan untuk) menghidupkan, dan mematikan. Dan kepunyaan-Nyalah segala hukum”.

فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ (Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang Ummi) Allah memberitahukan kepada mereka, bahwa beliau itu adalah Rasul-Nya yang diutus kepada mereka, lalu mereka diperintahkan untuk mengikutinya dan beriman kepadanya.

النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ (Seorang Nabi yang ummi) Yakni, seorang Nabi yang telah dijanjikan dan diberitahukan kepada kalian melalui kitab-kitab yang terdahulu (sebelum al-Qur’an), bahwa beliau menyandang sifat tersebut yang terdapat dalam kitab-kitab mereka, oleh karena itu Allah menyebutnya seorang Nabi yang ummi.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 152-153; Seri Tadabbur Al-Qur'an

الَّذِي يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِمَاتِهِ (Yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimatNya) Maksudnya, ucapannya dibenarkan oleh amal perbuatannya dan ia beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Rabbnya. وَاتَّبِعُوهُ (Dan ikutilah ia) Maksudnya, tempuhlah jalannya dan ikutilah jejaknya, “Supaya kamu mendapat petunjuk”, Yaitu ke jalan yang lurus.

Tafsir Quraish Shihab: Wahai Nabi (Muhammad), katakan kepada umat manusia, “Sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian semua, baik bangsa Arab maupun non-Arab, berkulit hitam atau berkulit putih. Dan Allah, Pengutusku, adalah Penguasa satu-satunya kerajaan langit dan bumi. Dialah yang mengatur keduanya dengan kebijakan-Nya; Dia berwenang melakukan apa saja sesuai dengan kehendak-Nya; dan Dialah yang menentukan sesuatu itu hidup atau mati, bukan yang lain-Nya. Tidak ada yang patut disembah kecuali Dia.”

Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-Nya yang tak dapat menulis dan membaca itu. Rasul sendiri pun telah beriman kepada Allah, dan ia ingin kalian mengikuti jejaknya. Maka ikutilah segala apa yang dilakukan dan dikatakan rasul-Nya, agar kalian mendapat petunjuk ke jalan yang benar.

Demikian Terjemahan dan Tafsir Surah Al-A’raf Ayat 158 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu kita tentang Al Qur’an dan menjadi cahaya dalam kehidupan kita saat ini dan kehidupan berikutnya. Aamiin

M Resky S