Surah Al-A’raf Ayat 44-45; Seri Tadabbur Al-Qur’an

Surah Al-A'raf Ayat 44-45

Pecihitam.org – Surah Al-A’raf Ayat 44-45 Allah SWT mengabarka apa yang dikatakan oleh para penghuni Surga terhadap para penghuni Neraka, sebagai celaan dan penghinaan, yakni ketika mereka telah menempati tempat mereka masing-masing.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Firman Allah SWT di dalam Al Qur’an Surah Al-A’raf Ayat 44-45;

Surah Al-A’raf Ayat 44
وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا ۖ قَالُوا نَعَمْ ۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Terjemahan: Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada Penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?” Mereka (penduduk neraka) menjawab: “Betul”. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim,

Tafsir Jalalain: وَنَادَىٰ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ (Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka,) sebagai pernyataan dan ejekan أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا (“Sesungguhnya kami telah memperoleh apa yang telah Tuhan kami menjanjikannya kepada kami) berupa pahala

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 23-25; Seri Tadabbur Al-Qur'an

حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ (dengan sebenarnya. Maka apakah kamu telah memperoleh apa yang telah dijanjikan) kepadamu رَبُّكُمْ (oleh Tuhanmu) berupa azab حَقًّا ۖ قَالُوا نَعَمْ ۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ (dengan sebenarnya?” Mereka, penduduk neraka, menjawab, “Betul.” Kemudian seorang penyeru, malaikat, mengumumkan) menyerukan pengumuman

بَيْنَهُمْ (di antara mereka) yaitu di antara kedua golongan itu. Malaikat itu mengumandangkan kepada mereka أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ (“Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim).

Tafsir Ibnu Katsir: أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا (Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami) Kata “أَنْ” (bahwa) di sini menerangkan ucapan yang mahdzuf (tidak tertulis). Dan kata “قَدْ” (sungguh) dalam ayat tersebut berfungsi sebagai tahgiq (penekanan).

Artinya, mereka mengatakan kepada para penghuni Neraka: “Sesungguhnya kami benar-benar telah memperoleh apa yang pernah dijanjikan oleh Tuhan kami. Apakah kalian juga benar-benar telah memperoleh apa yang telah dijanjikan Rabb kalian kepada kalian.” Maka mereka pun menjawab: “Ya.”

Firman Allah SWT selanjutnya: فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ (Kemudian seorang penyeru (Malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu.”) Maksudnya, seorang pemberitahu memberitahukan dan seorang penyeru menyerukan: أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ (Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zhalim) Maksudnya, ditimpakan kepada mereka.

Baca Juga:  Surah Al-A'raf Ayat 63-64; Seri Tadabbur Al-Qur'an

Surah Al-A’raf Ayat 45
الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ

Terjemahan: (yakni) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat”.

Tafsir Jalalain: الَّذِينَ يَصُدُّونَ (Yaitu orang-orang yang menghalangi) manusia عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ (dari jalan Allah) dari tuntunan agama-Nya وَيَبْغُونَهَا (dan menginginkan agar jalan itu) maksudnya mereka menghendaki agar jalan Allah itu عِوَجًا (bengkok) tidak lurus وَهُمْ بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ (dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat).

Tafsir Ibnu Katsir: Lalu Allah SWT menyifati mereka dengan firman-Nya: الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا (Yakni orang-orang yang menghadang-halangi dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok) Maksudnya, menghadang manusia dari mengikuti jalan dan syariat Allah, serta apa yang telah dibawa para Nabi-Nya. Selain itu, mereka juga menginginkan agar jalan-Nya itu bengkok, sehingga tidak diikuti oleh seorang pun.

Baca Juga:  Surah As-Sajdah Ayat 12-14; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

وَهُمْ بِالْآخِرَةِ كَافِرُونَ (Dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat) Artinya, mereka kafir terhadap pertemuan dengan Allah di alam akhirat. Maksudnya, mereka ingkar dan mendustakan hal itu, tidak membenarkan dan tidak mempercayainya.

Oleh karena itu, mereka tidak pernah peduli dengan kemungkaran yang mereka lakukan, baik berupa ucapan maupun perbuatan, karena mereka tidak takut kepada hisab dan siksaan yang akan ditimpakan kepada mereka. Mereka itu adalah orang yang paling buruk dalam ucapan maupun perbuatan.

Shadaqallahul adzhim, Alhamdulillah demikian telah kita tadabburi bersama Surah Al-A’raf Ayat 44-45 berdasarkan Tafsir Jalalain dan Tafsir Ibnu Katsir yang merupakan kelanjutan dari seri Tadabbur Al Qur’an kita di situs ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin

M Resky S