Surah Al-Hijr Ayat 65-66; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Hijr Ayat 65-66

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Hijr Ayat 65-66 ini, para malaikat menyampaikan waktu dan bagaimana cara Nabi Luth as beserta rombongan keluar dari kota. Mereka menyampaikan janji pasti Allah akan menurunkan azab-Nya dan akan menghancurkan seluruh kaum Nabi Luth as.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dan Kami wahyukan kepada Luth, bahwa “ Kaummu akan di binasakan sehabis-habisnya sampai orang terakhir dari mereka, ketika waktu Shubuh tengah terbit.”

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Hijr Ayat 65-66

Surah Al-Hijr Ayat 65
فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَاتَّبِعْ أَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ

Terjemahan: Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutlah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun di antara kamu menoleh kebelakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang di perintahkan kepadamu”.

Tafsir Jalalain: فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِنَ اللَّيْلِ وَاتَّبِعْ أَدْبَارَهُمْ (Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu dan ikutilah mereka dari belakang) berjalanlah kamu di belakang keluargamu

وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ (dan janganlah seorang pun di antara kalian menoleh ke belakang) supaya ia tidak melihat besarnya azab yang menimpa mereka

Baca Juga:  Surah Al-Hijr Ayat 39-44; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ (dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepada kalian) yaitu negeri Syam.

Tafsir Ibnu Katsir: Allah menuturkan tentang Malaikat, bahwa mereka memerintahkan kepada Luth agar berjalan bersama keluarganya setelah lewat sebagian dari malam, dan Luth agar berjalan di belakang mereka untuk lebih menjaga mereka.

demikian jugalah Rasulullah berjalan di belakang tentara Islam pada waktu peperangan. Beliau sebagai penggiring, menuntun orang yang lemah dan membawa orang yang tidak tahu jalan.

Firman Allah: وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ أَحَدٌ (Dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang) maksudnya, bila kalian mendengar suara keras yang mengguntur pada kaum itu, maka janganlah kalian menoleh kepada mereka dan biarkan mereka tertimpa adzab dan hukuman.

وَامْضُوا حَيْثُ تُؤْمَرُونَ (Dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu) seolah-olah ada petunjuk jalan bagi mereka.

Tafsir Quraish Shihab: Jika azab turun menimpa mereka, maka berjalanlah kamu dengan membawa keluargamu yang telah ditetapkan selamat, pada akhir malam. Iringilah mereka dari belakang dan jangan ada seorang pun di antara kalian yang menoleh. Teruslah berjalan ke tempat yang diperintahkan.”

Baca Juga:  Surah As-Saffat Ayat 139-148; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Surah Al-Hijr Ayat 66
وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ

Terjemahan: Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh.

Tafsir Jalalain: وَقَضَيْنَا (Dan telah Kami putuskan) telah Kami wahyukan إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ (kepada Luth perkara itu) yaitu أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ (bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh) lafal mushbihiin menjadi hal; artinya pembinasaan mereka dilakukan pada waktu subuh.

Tafsir Ibnu Katsir: وَقَضَيْنَا إِلَيْهِ ذَٰلِكَ الْأَمْرَ (Dan telah Kami wahyukan kepadanya [Luth] perkara itu) sudah Kami ajukan hal itu: أَنَّ دَابِرَ هَٰؤُلَاءِ مَقْطُوعٌ مُصْبِحِينَ (Yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu shubuh) مُصْبِحِينَ artinya waktu shubuh,

Baca Juga:  Surah Al-Ahqaf Ayat 33-35; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

seperti firman Allah dalam ayat lain: inna mau’idaHumush shubhu alaisash shubhu biqadiir (“Sesungguhnya waktu yang telah ditentukan untuk mereka adalah waktu shubuh, bukankah waktu shubuh itu sudah dekat?”) (Huud: 81)

Tafsir Quraish Shihab: Allah mewahyukan kepada Lûth, “Sesungguhnya Kami telah memutuskan dan menakdirkan bahwa para pelaku kejahatan itu adalah orang-orang yang binasa. Mereka akan diluluhlantakkan di waktu subuh, dan tak seorang pun dari mereka yang tersisa.”

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Hijr Ayat 65-66 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S