Surah Al-Isra Ayat 60; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah Al-Isra Ayat 60

Pecihitam.org – Kandungan Surah Al-Isra Ayat 60 ini, menerangkan bahwa Allah mengingatkan kepada Nabi Muhammad agar tidak ragu-ragu menyampaikan risalah-Nya, dan tidak bersedih hati karena penolakan orang-orang kafir terhadap ayat-ayat Allah.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Dan ingatlah ketika Kami wahyukan kepadamu, wahai Nabi Muhammad, Sungguh, ilmu dan kekuasaan Tuhanmu meliputi seluruh manusia. Sampaikanlah ini kepada semua manusia dan janganlah bersedih hati karena penolakan mereka terhadap ayat-ayat Kami.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah Al-Isra Ayat 60

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ وَنُخَوِّفُهُمْ فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا

Terjemahan: Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran. Dan Kami menakut-nakuti mereka, tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka.

Tafsir Jalalain: وَ (Dan) ingatlah إِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ (ketika Kami wahyukan kepadamu, “Sesungguhnya Rabbmu meliputi segala manusia.”) yakni ilmu dan kekuasaan-Nya meliputi mereka, dengan demikian maka mereka berada di dalam genggaman kekuasaan-Nya. Maka sampaikanlah kepada mereka jangan sekali-kali engkau merasa takut terhadap seseorang pun karena Rabbmu akan memelihara dirimu dari mereka.

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 76-77 ; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ (Dan Kami tidak menjadikan rukyah yang telah Kami perlihatkan kepadamu) secara kenyataan pada malam isra إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ (melainkan sebagai batu ujian bagi manusia) bagi penduduk Mekah karena mereka ternyata mendustakannya sedang sebagian yang lainnya yang telah beriman menjadi murtad sewaktu hal itu diceritakan kepadanya.

وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ (dan begitu pula pohon kayu yang terkutuk di dalam Alquran) yaitu pohon zaqqum yang tumbuh di dasar neraka Jahim; Kami jadikan kisah itu sebagai batu ujian bagi keimanan mereka. Karena mereka mengatakan bahwa api itu membakar pohon apa saja, mengapa pohon zaqqum dapat tumbuh di dalamnya?

وَنُخَوِّفُهُ (Dan Kami takuti mereka) dengan pohon zaqqum itu فَمَا يَزِيدُهُمْ (tetapi yang demikian itu tidak menambah kepada mereka) untuk takut إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا (melainkan hanyalah kedurhakaan yang besar saja.).

Tafsir Ibnu Katsir: Mengenai firman Allah: وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ (Dan ingatlah ketika Kami wahyukan kepadamu, ‘Sesungguhnya (ilmu) Rabbmu meliputi semua manusia) Mujahid, ‘Urwah bin az-Zubair, al-Hasan, Qatadah dan lain-lain mengemukakan: “Artinya, Dia melindungimu dari mereka.”

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 61-62; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Dan firman-Nya: وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِّلنَّاسِ (Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia) Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, mengenai firman-Nya ini, ia mengatakan: “Yakni, penglihatan mata yang diperlihatkan kepada Rasulullah pada malam beliau diperjalankan (malam Isra’).”

وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ (Dan begitu pula pohon kayu yang terkutuk dalam al-Qur’an) ialah pohon zaqqum. إِلَّا فِتْنَةً (Melainkan sebagai fitnah) Maksudnya, ujian. Sedangkan pohon yang terkutuk adalah pohon zaqqum.

Hal itu didasarkan pada apa yang diberitahukan Rasulullah kepada mereka, bahwasanya beliau pernah melihat surga dan neraka, juga melihat pohon zaqqum. Tetapi mereka mendustakan hal itu.

Dan firman-Nya lebih lanjut: وَنُخَوِّفُهُ (Dan Kami menakut nakuti mereka) yakni orang-orang kafir yang diancam dengan adzab dan siksaan. فَمَا يَزِيدُهُمْ إِلَّا طُغْيَانًا كَبِيرًا (Tetapi yang demikian itu hanyalah menambah besar kedurhakaan mereka)

Maksudnya, keingkaran yang disebabkan oleh kekufuran dan kesesatan yang mereka geluti. Dan hal itu merupakan bentuk penghinaan Allah Ta’ala terhadap mereka.

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 1; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Kemenag: Allah swt memberi dukungan kepada Rasulullah dalam melaksanakan tugas-tugas kerasulannya dan akan melindunginya dari tipu daya orang-orang yang mengingkari risalahnya dengan mengingatkan Rasul dan mewahyukan kepadanya bahwa ilmu Tuhan meliputi segala hal ihwal manusia.

Maksudnya ialah Allah Mahakuasa terhadap seluruh hamba-Nya. Mereka berada di bawah genggaman-Nya sehingga tidak dapat bergerak kecuali menurut ketentuan-Nya. Allah berkuasa melindungi Rasul-Nya dari orang-orang yang memusuhinya, sehingga mereka tidak mungkin secara semena-mena menyakiti hatinya.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah Al-Isra Ayat 60 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Kemenag. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S