Surah An Nisa Ayat 94; Seri Tadabbur Al Qur’an

An Nisa Ayat 94

Pecihitam.org – Surah An Nisa Ayat 94 diturunkan berkenaan dengan riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas mengatakan “Ada seorang laki-laki yang membawa ghanimahnya, kemudian ia berjumpa dengan kaum muslimin dan berkata: “Assalaamu alaikum.” Akan tetapi mereka tetap membunuhnya dan mengambil ghanimahnya. Maka Allah SwT menurunkan ayat: وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia mengatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Miqdad: “jika ada seorang mukmin yang menyembunyikan keimanannya di saat bersama kaum kafir, lalu ia menampakkan imannya, tetapi engkau membunuhnya, maka demikian pula halnya kamu pun dahulu menyembunyikan ketika di Mekkah.” Demikian yang disebutkan oleh Imam Bukhari secara mu’allaq dan ringkas.

Allah SWT berfirman di dalam Al Qur’an surah An Nisa ayat 94;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُوا وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ ۚ كَذَٰلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا

Baca Juga:  Surah An Nisa Ayat 59; Seri Tadabbur Al Qur'an

Terjemahan: Hai orang-orang yang beriman, jika kalian pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kalian mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Engkau bukan seorang mukmin” (lalu engkau membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kalian dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Penjelasan: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا ضَرَبْتُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَتَبَيَّنُوا وَلَا تَقُولُوا لِمَنْ أَلْقَىٰ إِلَيْكُمُ السَّلَامَ لَسْتَ مُؤْمِنًا تَبْتَغُونَ عَرَضَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ ۚ كَذَٰلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ فَتَبَيَّنُوا (Hai orang-orang yang beriman, jika kalian pergi [berperang] di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kalian mengatakan kepada orang yang mengucapkan ‘salam’ kepadamu: ‘Kamu bukan seorang mukmin’ [lalu kamu membunuhnya], dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaanmu dahulu, lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atasmu, maka telitilah)

Baca Juga:  Surah An-Nisa Ayat 153-154; Seri Tadabbur Al Qur'an

فَعِنْدَ اللَّهِ مَغَانِمُ كَثِيرَةٌ Yaitu lebih baik dari harta benda duniawi yang kalian senangi, yang membawa kalian untuk membunuh orang yang mengucap salam kepada kalian dan menampakkan keimanannya. Kalian mengabaikan dan menuduh dia berpura-pura dan menyembunyikan jati diri, untuk memperoleh harta kehidupan dunia. Sesungguhnya apa yang di sisi Allah berupa rezeki yang halal, lebih baik bagi kalian dari pada harta ini.

كَذَٰلِكَ كُنْتُمْ مِنْ قَبْلُ فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ Yaitu, sesungguhnya dahulu sebelum ini kalian seperti kondisi orang-orang ini, yang merahasiakan dan menyembunyikan keimanan mereka dari kaumnya. Sebagaimana dalam hadits marfu’ yang lalu.

فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْكُمْ Yaitu Allah terima taubat kalian. Dan firman-Nya: تَبَيَّنُوا (Maka telitilah) adalah penguat yang terdahulu.

Baca Juga:  Surah An Nisa Ayat 64-65; Seri Tadabbur Al Qur'an

إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang engkau kerjakan) Sa’id bin Jubair berkata: “Ini adalah penegasan dan ancaman.”

Alhamdulillah kita telah sama-sama belajar dan mentadabburi Al Qur’an Surah An Nisa Ayat 94 dengan merujuk pada Tafsir Ibnu Katsir. Semoga bermanfaat dan meningkatkan keimanan kita terhadap Allah dan Kitab Suci Al Qur’an. Amin

M Resky S