Surah An Nisa Ayat 95-96; Seri Tadabbur Al Qur’an

An Nisa Ayat 95-96

Pecihitam.org – Surah An Nisa Ayat 95-96 menegaskan bahwa tidaklah sama derajatnya antara orang mukmin yang duduk atau tidak ikut berperang sementara tidak mempunyai udzur dengan orang-orang mukmin yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Terjemahan dan Tafsir
Surah An Nisa Ayat 95-96

Surah An Nisa Ayat 95
لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً ۚ وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ ۚ وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

Terjemahan: Tidaklah sama antara orang-orang mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak memiliki uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,

Baca Juga:  Surah Al-Isra Ayat 110-111; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Penjelasan: لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ (Tidaklah sama antara orang-orang mukmin yang duduk) adalah mutlak. (tidak terikat satu kriteria). Tatkala wahyu diturunkan secara cepat, غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ (Yang tidak mempunyai uzur) Jadilah hal itu sebagai jalan keluar bagi orang-orang yang memiliki uzur untuk meninggalkan jihad; seperti buta, pincang dan sakit, yang disamakan dengan mujahidin di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka.

Lalu Allah SWT mengabarkan keutamaan para pejuang dibanding orang-orang yang hanya duduk. Ibnu Abbas berkata: “Yaitu, yang tidak memiliki uzur, sebagaimana dalam Shahih Bukhari dari Anas bahwasanya Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya di Madinah terdapat kaum yang kalian tidak menempuh perjalanan, tidak mengeluarkan infaq dan tidak melintasi suatu lembah. Kecuali mereka bersama kalian. Mereka bertanya: Padahal mereka berada di Madinah ya Rasulullah? Nabi menjawab: Ya, mereka terhalang uzur.” (Dita’liq oleh Imam Bukhari dengan lafaz yang pasti dan diriwayatkan juga oleh Abu Dawud).

Baca Juga:  Surah At-Taubah Ayat 117; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Dalam pengertian ini, seorang penyair mengatakan: “Wahai para perantau menuju Baitul Atiq (Ka’bah). Kalian berjalan dengan jasad. Sedangkan kami berjalan dengan ruh. Kami diam karena uzur dan qadar (takdir). Siapa yang tinggal karena uzur berarti seperti berangkat.”

وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَىٰ (Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik) Yakni Surga dan balasan yang banyak sekali. Di dalamnya terdapat dalil bahwa jihad bukan fardhu ‘ain, akan tetapi fardhu kifayah.

وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا Kemudian Allah mengabarkan tentang karunia yang dilimpahkan-Nya bagi mereka berupa derajat di kamar-kamar surga yang tinggi, ampunan terhadap berbagai dosa dan kesalahan, serta limpahan berbagai rahmat dan berkah. Sebagai kebaikan dan kernuliaan dari-Nya.

Surah An Nisa Ayat 96
دَرَجَاتٍ مِنْهُ وَمَغْفِرَةً وَرَحْمَةً ۚ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Terjemahan: (yaitu) beberapa derajat dari pada-Nya, dan ampunan serta rahmat. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Baca Juga:  Surah An Nisa Ayat 80-81; Seri Tadabbur Al Qur'an

Penjelasan: Dinyatakan dalam Shahihain (Shahih Bukhari dan Muslim), dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa Nabi SAW bersabda: “Sesungguhnya di Surga terdapat 100 derajat, yang dipersiapkan Allah untuk para pejuang di jalan-Nya. Jarak antara setiap dua derajat, seperti jarak antara langit dan bumi”

Alhamdulillah kita telah mentadabburi Al Qur’an Surah An Nisa Ayat 95-96 dengan merujuk pada Tafsir Ibnu Katsir. Semoga bermanfaat dan semakin meningkatkan keimanan kita kepada Allah dan Kitab Suci Al Qur’an. Amin

M Resky S