Surah Yusuf Ayat 70-72; Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an

Surah Yusuf Ayat 70-72

Pecihitam.org – Kandungan Surah Yusuf Ayat 70-72 ini menceritakan kisah di mana Nabi Yusuf bermaksud menahan Benyamin (saudaranya) di sisinya, sehingga dengan cara itu maka dalam perjalanan berikutnya saudara-saudara Yusuf akan terpaksa membawa ayah mereka ke Mesir.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Sebelum itu beliau telah membicarakan masalah ini dengan Benyamin bahwa ia telah merancang suatu siasat, sebagaimana ketika beliau mengembalikan harga gandum yang mereka serahkan, agar mereka kembali dengan saudaranya.

Kali ini siasat Yusuf as dilakukan dengan memasukkan sebuah bejana berharga mahal ke dalam karung gandum milik Benyamin. Para pegawai Yusuf as yang tidak mengerti tentang masalah ini, dengan sendirinya menganggap mereka itu telah mencuri bejana tersebut, ketika mereka menyadari bahwa salah satu bejana milik kerajaan telah hilang.

Terjemahan dan Tafsir Al Qur’an Surah Yusuf Ayat 70-72

Surah Yusuf Ayat 70
فَلَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ السِّقَايَةَ فِي رَحْلِ أَخِيهِ ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ أَيَّتُهَا الْعِيرُ إِنَّكُمْ لَسَارِقُونَ

Terjemahan: Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf memasukkan piala (tempat minum) ke dalam karung saudaranya. Kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan: “Hai kafilah, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang mencuri”.

Tafsir Jalalain: فَلَمَّا جَهَّزَهُمْ بِجَهَازِهِمْ جَعَلَ السِّقَايَةَ (Maka tatkala telah disiapkan untuk mereka bahan makanan mereka, Yusuf memasukkan piala tempat minum) teko yang terbuat dari emas dan dihiasi dengan permata فِي رَحْلِ أَخِيهِ (ke dalam karung saudaranya) yaitu karung kepunyaan Bunyamin

Baca Juga:  Surah An-Nur Ayat 45-46; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

ثُمَّ أَذَّنَ مُؤَذِّنٌ (kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan) setelah mereka berpisah dari majelis Yusuf, tiba-tiba terdengar ada seseorang yang berseru أَيَّتُهَا الْعِيرُ (“Hai kafilah!) rombongan musafir إِنَّكُمْ لَسَارِقُونَ (Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang mencuri.”).

Tafsir Ibnu Katsir: Setelah mempersiapkan mereka dan menaikkan bahan makanan mereka di atas punggung-punggung unta mereka, Yusuf menyuruh sebagian bujang-bujangnya meletakkan tempat minum yang (terbuat dari perak menurut pendapat sebagian besar mufassir, dan sebagian lagi mengatakan terbuat dari emas) diletakkan dalam karung Bunyamin secara diam-diam sehingga tidak dilihat oleh seorang pun.

Kemudian, salah seorang penyeru berteriak: أَيَّتُهَا الْعِيرُ إِنَّكُمْ لَسَارِقُونَ (Wahai kafilah, kalian adalah pencuri) Maka merekapun menoleh ke arah penyeru tersebut dan bertanya

Tafsir Quraish Shihab: Kemudian, setelah Yusuf menjamu mereka dengan baik, memberi jatah makanan mereka dan menambahnya dengan bahan makanan seberat beban unta untuk saudaranya, mereka bersiap-siap untuk kembali.

Yusuf memerintahkan kepada pembantu-pembantunya itu untuk menyelipkan bejana (tempat minuman) di tempat perbekalan Benyamin. Setelah itu salah satu dari pembantu Yusuf berkata, “Wahai rombongan yang sedang membawa perbekalan, berhentilah! Kalian telah mencuri.”

Baca Juga:  Surah Yusuf Ayat 41; Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Surah Yusuf Ayat 71
قَالُوا وَأَقْبَلُوا عَلَيْهِمْ مَاذَا تَفْقِدُونَ

Terjemahan: Mereka menjawab, sambil menghadap kepada penyeru-penyeru itu: “Barang apakah yang hilang dari pada kamu?”

Tafsir Jalalain: قَالُوا (Mereka menjawab sambil) seraya وَأَقْبَلُوا عَلَيْهِمْ مَاذَا (menghadap kepada penyeru-penyeru itu, “Barang apakah) sesuatu apakah yang تَفْقِدُونَ (hilang daripada kalian.”).

Tafsir Quraish Shihab: Saudara-saudara Yusuf gemetar mendengarkan seruan itu. Mereka pun bergerak ke arah orang yang berkata tadi dan bertanya, “Apa yang hilang dari kalian dan apa yang kalian cari.”

Surah Yusuf Ayat 72
قَالُوا نَفْقِدُ صُوَاعَ الْمَلِكِ وَلِمَنْ جَاءَ بِهِ حِمْلُ بَعِيرٍ وَأَنَا بِهِ زَعِيمٌ

Terjemahan: Penyeru-penyeru itu berkata: “Kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh bahan makanan (seberat) beban unta, dan aku menjamin terhadapnya”.

Tafsir Jalalain: قَالُوا نَفْقِدُ صُوَاعَ (Penyeru-penyeru itu berkata, “Kami kehilangan piala) teko الْمَلِكِ وَلِمَنْ جَاءَ بِهِ حِمْلُ بَعِيرٍ (raja dan bagi siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh hadiah seberat beban unta) berupa bahan makanan وَأَنَا بِهِ (dan aku terhadapnya) tentang hadiah itu زَعِيمٌ (menjadi penjamin.”) yang menanggungnya.

Baca Juga:  Surah Al-Anfal Ayat 9-10; Seri Terjemahan dan Tafsir Al Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: قَالُوا نَفْقِدُ صُوَاعَ الْمَلِكِ (Mereka menjawab: ‘Kami kehilangan alat takaran raja’) yaitu alat untuk menakar: وَلِمَنْ جَاءَ بِهِ حِمْلُ بَعِيرٍ (Dan siapa yang dapat mengembalikannya akan mendapat makanan seberat beban seekor unta) Hal ini termasuk upah/pemberian (al-ja’alah). وَأَنَا بِهِ زَعِيمٌ (Dan aku adalah penjaminnya) hal ini termasuk jaminan (adh-dhaman) dan tanggung jawab (al-kafalah)

Tafsir Quraish Shihab: Para pembantu raja menjawab, “Kami sedang mencari bejana tempat minum raja. Kami akan memberikan hadiah bagi orang yang menemukannya berupa makanan seberat beban unta.” Pemimpin mereka pun menyatakan dan menegaskan hal itu dengan berkata, “Aku menjamin janji ini.”

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, telah kita pelajari bersama kandungan Surah Yusuf Ayat 70-72 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga Allah merahmati dan mengasihi kita semua. Amin

M Resky S