Tanggal Lahir Nabi Muhammad Ternyata Ulama Berbeda Pendapat

tanggal lahir nabi muhammad

Pecihitam.org – Mungkin kita sudah umum mengetahui bahwasanya tanggal lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah 12 Rabiul Awwal. Namun ternyata di kalangan ulama terjadi perbedaan pendapat, mengenai tanggal kelahitan Nabi.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Ada beberapa riwayat yang berpendapat perihal kapan tanggal lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Riwayat yang paling masyhur memang menyebutkan kalau Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dilahirkan pada Tahun Gajah yaitu tahun dimana Raja Abrahah dengan pasukan gajahnya menyerang Baitullah Ka’bah.

Namun kapan peristiwa persisnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam lahir berikut perbedaan pendapat dikalangan ulama

Riwayat yang paling populer di kalangan umat Islam yaitu menyebutkan bahwa Nabi Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabi’ul Awwal atau bertepatan dengan 22 April 571 Masehi.

Pendapat ini didasarkan pada sebuah riwayat dari Imam Ibnu Ishaq dari Sayyidina Ibnu Abbas “Rasulullah SAW dilahirkan di hari Senin tanggal 12 di malam yang tenang pada bulan Rabiul Awwal Tahun Gajah”.

Di dalam kitab Al Mukhtashar sirah ar-Rasul Imam Izzudin bin Badrudin al-Kinani mengatakan bahwa pendapat ini adalah Shahih. Dan pendapat ini juga dikuatkan dengan riwayat Qoys bin Makhramah meski tidak disebutkan secara detail berapa tanggalnya.

Baca Juga:  Wahabi Masih Sering Bid'ahkan Maulid? Jawablah Seperti Ini

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi, Qais Bin Makhramah mengatakan kalau dirinya dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dilahirkan pada tahun yang sama yaitu Tahun Gajah.

Sementara itu dari pakar sejarawan Al Mas’udi seperti yang dikutip dari buku Membaca Sirah Nabi Muhammad dalam Sorotan Al-Quran dan hadits-hadits Shahih karya Profesor Quraish Shihab tahun 2018.

Ia berpendapat jika Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam lahir pada tanggal 8 Robiul Awwal atau 4 hari lebih awal daripada pendapat yang populer selama ini. Al Ma’udi mencocokkan tanggal itu dengan kehadiran pasukan bergajah Raja Abrahah.

Menurutnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam lahir 50 hari setelah pasukan Gajah Raja Abrahah datang. Kehadiran pasukan gajah tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 13 Muharram dan mendekati tanggal 17 Muharram.

Dari situ ia menyimpulkan bahwa tanggal lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah 8 Rabiul Awal bukan tanggal 12.

Berbeda lagi menurut pakar ilmu Falak asal Mesir Mahmud Al Falaki Al Masri beliau menyebut kalau tanggal kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah tanggal 9 Robiul Awal tahun 571 Masehi atau hari ke 55 setelah tentara gajah Raja Abrahah dikalahkan oleh pasukan Burung Ababil.

Baca Juga:  Maudu Lompoa, Perayaan Maulid Nabi di Cikoang Takalar

Disamping ketiga pendapat di atas masih ada beberapa pendapat yang menyebutkan kalau Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam lahir pada bulan Rajab, Romadhon atau Muharram.

Dalam sebuah riwayat Uqbah bin Mukarram memberikan pendapat bahwa hari lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah hari Senin tanggal 12 Romadhon akan tetapi riwayat ini dinilai hadis yang gugur sehingga tidak bisa dijadikan pedoman.

Begitupun pendapat yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam lahir jauh sebelum Raja Abrahah menyerang Baitullah Ka’bah atau sekitar 15 tahun sebelum Tahun Gajah. Pendapat ini juga lemah, bahkan Imam Adz Dzahabi menyatakan dengan keras bahwa riwayat tersebut merupakan kebohongan.

Itulah beberapa pendapat mengenai tanggal lahir Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Namun ternyata, perbedaan pendapat terjadi juga bukan pada masalah tanggalnya saja namun juga tahun kelahiran Nabi. Bahkan antara satu pendapat dengan pendapat lainnya bisa berbeda hingga 10 tahun lebih.

Baca Juga:  Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Barometer KBM Santri Ponpes Al Fathaniyah Serang, Provinsi Banten

Namun dari pendapat-pendapat tersebut di atas yang jelas mayoritas umat Islam di seluruh dunia memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada tanggal 12 Robiul Awal, karena inilah yang dianggap paling shahih.

Dan terlepas dari pendapat tersebut yang paling penting adalah bagaimana kita meneladani akhlak dan perilaku nabi kita, Nabi Agung Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga kita termasuk umat yang di akhirat nanti mendapat syafaat beliau. Demikian semoga bermanfaat. Wallahu A’lam Bishawab.

Arif Rahman Hakim
Sarung Batik

Leave a Reply

Your email address will not be published.