Usung Tema ‘Indonesia Jangan Menyerah’, GP Ansor Sulsel Gelar Halalbihalal Virtual

Pecihitam.org – Meskipun dalam suasana yang berbeda di tengah situasi Covid 19, GP Ansor Sulzel menggelar Halalbihalal virtual lewat aplikasi Zoom. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Indonesia Jangan Menyerah’.

Selain lewat aplikasi Zoom, Halalbihalal tersebut juga bisa disaksikan live via Youtube Al Wasthu NU dan Facebook di Fanpage GP Ansor Sulsel.

Halalbihalal yang dilaksanakan ini merupakan cara GP Ansor yang berada di naungan Nahdlatul Ulama (NU) melestarikan tradisi silaturrahmi pasca Hari Raya yang memang dicetuskan pertama kali oleh salah satu Ulama dan Kiyai Sepuh serta Muassis NU yakni KH. Wahab Chasbullah, dalam merajuk silaturrahmi lahir bathin antara sesama.

“Acara Silaturrahmi Virtual kita malam ini disamping diikuti oleh seluruh Pengurus dan Kader GP. Ansor Se Sulsel, turut bersama kita Gubernur Sulsel Prof. Dr. H. Nurdin Abdullah, M. Agr, Sekjen Pengurus Pusat GP. Ansor, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, Mantan Ketua PW Ansor Sulsel sekaligus Kakankemenag Kab. Maros Sahabat Muh. Tonang, dan sejumlah pembina Ansor se Sulsel,” ujar Sekjen PP GP Ansor Adung Abdurrahman, Senin, 1 Juni 2020.

Baca Juga:  Aksi Bela Nabi Hujat Gus Muwafiq, GP Ansor: Kami Manahan Diri Sesuai Perintah Kyai

Menurutnya, ada 4 perubahan semenjak pandemi covid-19. Adapun perubahan itu yakni munculnya solidaritas masyarakat sangat tinggi, perubahan cara hidup termasuk kebutuhan virtual, perubahan pola hidup secara ekonomi, dan lahirnya Kebudayaan baru seperti cara hidup berdisiplin baru di masyarakat

“Di masa pandemi Covid 19 Kaderisasi Ansor sedikit terhambat, hal ini bisa menjadi dasar bagi organisasi untuk mencari formulasi baru dalam melakukan dan mengembangkan kaderisasi gaya baru,” ujarnya.

Ia pun mengingatkan agar kader selalu menaati dan membantu pemerintah.

“Jangan menjadi bagian yang menambah masalah, tapi jadilah bagian dari solusi bagi umat,” pesannya.

Sementara itu, Habib Puang Makka mengatakan, menyikapi kondisi saat ini ada 3 golongan manusia yang muncul.

Baca Juga:  Gus Yaqut : Bangsa Indonesia Butuh GP Ansor

“Pertama, betul-betul maksimalkan kekuatan pikirnya dalam berikhtiar. Kedua, meng-off-kan pikirannya, tapi menghidupkan hatinya dengan alasan keyakinan dan keimanan,” ujarnya.

“Kelompok yang menggunakan pikiran/rasionalitas dan bathin, memaksimalkan Ikhtiar dan Ansor, NU berada dikelompok ketiga ini,” jelasnya.

Kepada kader Ansor dan Banser Sulsel, Habib Puang Makka berpesan agar kader jangan cengeng dan pasrah.

“Berinovasilah dan berkreasilah dalam menghadapi setiap situasi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa kader Ansor ke depan harus kuasai IT, kuasai dunia virtual, kuasai bahasa dunia.

“Karena masa sekarang dan ke depan dunia ini sudah tidak bersekat, yang melahirkan interaksi global,” pungkasnya.