Kritik Cuitan Felix Siauw Soal Fanboy Iblis, Politisi PSI Uki: Bigot HTI

Pecihitam.org – Politisi muda Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau yang akrab disapa Uki mengkritik keras cuitan Ustaz Felix Siauw soal ‘fanboy iblis’.

Dalam cuitannya, Felix Siauw meski tak menyebutkan nama secara jelas, ia menyebut seseorang sebagai ‘fanboy iblis’.

Mengetahui hal itu, Uki pun tak segan-segan mengkritik keras Felix Siauw lewat akun Twitter miliknya, Uki23.

Dalam kritikannya, Uki memperingatkan bagaimana Ustaz Felix Siauw menyebut orang lain sebagai musuh Islam apabila orang itu berseberangan atau tidak sependapat dengan dirinya.

“Dulu narasi Anda adalah barisan paling Islam & kalau tidak sebarisan dengan Anda, maka musuh Islam,” cuit Uki seperti dilihat di akun Twitter miliknya, Minggu, 19 Juli 2020.

Melansir Suara.com, Rabu, 15 Juli 2020, hal itu rupanya terulang kembali, namun kali ini Felix Siauw menyebut orang lain sebagai “fanboy iblis”.

Hal itu pun juga memantik kemarahan Uki yang langsung membalas cuitan Felix Siauw tersebut.

“Ketika teman Anda ada yang dikoreksi keilmuannya, maka yang ngoreksi, Anda sebut fanboy iblis. Bigot HTI,” tulis Uki.

Baca Juga:  Blak-blakan, Turki Dukung Serangan Pasukan Teroris Terhadap Militer Suriah

Ustaz Felix Siauw sebelumnya sempat menyinggung soal fenomena “fanboy iblis zaman now”.

Namun, tak jelas apa dan siapa yang ia maksud sebagai fanboy iblis dalam cuitannya itu.

Felix hanya menyebut fanboy iblis adalah mereka yang merasa paling benar.

“Narasi iblis: “Aku lebih baik darinya, aku dari api, dia dari tanah”. Narasi fanboy-nya iblis zaman now: “Kami lebih baik dari mereka, yang bener cuma kami, selain kami nggak nasionalis, nggak Indonesia, nggak pancasila, nggak Islami, nggak ngerti Al-Qur’an”. Kalah si iblis,” tulis Felix Siauw.

Sebelumnya, Ustaz Felix Siauw juga menjadi sorotan publik lantaran postingannya di akun Twitter miliknya terkait Khilafah.

Cuitan Felix Siauw tersebut dinilai sejumlah netizen keliru mengabaikan sejarah kekhalifahan.

“Adam pernah salah, iblis pernah bener. Adam mengaku salah, iblis nyalahin orang. Adam itu khalifah di muka bumi, iblis gasuka adam jadi khalifah di muka bumi,” cuit Felix Siauw di Twitter, Rabu, 15 Juli 2020.

Baca Juga:  Dituduh Kafir dan Dipaksa Takbir, Begini Reaksi Kader Banser NU

“Iblis benci khalifah, benci sama manusia, makanya dia bersumpah bakal gagalkan tugas manusia,” tulisnya lagi.

Menanggapi postingan tersebut, seorang netizen di Facebook dengan nama akun Ahmed Zain Oul Mottaqin mengomentari beberapa kekeliruan dari cuitan Felix Siauw itu.

“‘Iblis benci Khalifah, Iblis ga suka Adam jadi Khalifah di muka bumi’, kalo Iblis benci Adam jadi Khalifah di muka bumi, terus kenapa dia malah menggoda Adam hingga terusir dari surga dan memudahkan jalan Adam as turun ke bumi?” tulis Ahmed.

Ia juga mengkritik pernyataan Felix yang menyebut Iblis benci Khalifah sehingga terkesan menyamakan yang benci khalifah sebagai iblis.

Menurutnya, pernyataan Ustaz Felix Siauw tersebut seperti tidak melihat sejarah. Bahkan, kata Ahmed, beberapa sahabat nabi juga Istri Nabi Muhammad yakni Aisyah RA pernah berperang melawan Khalifah Ali bin Abi Thalib.

Berikut kritikan akun Ahmed Zain Oul Mottaqin terhadap Ustaz Felix Siauw soal cuitannya terkait Khilafah:

Lu bilang yang benci Khalifah itu Iblis? Coba baca sejarah islam, di masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib, sebagian sahabat mengangkat senjata melawan Khalifah Ali yang sah di Perang Jamal seperti Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Walid bin Uqbah, bahkan dipimpin langsung oleh Aisyah binti Abubakar. Ini sejarah yang mutawattir dalam kitab2 Tarikh,

Baca Juga:  Felix Siauw: Khilafah Harus Tegak, Pemerintah Merendahkan Ulama dan Menjual Negeri

Satu lagi, Adam itu Khalifah Ilahiyah, pemimpin umat manusia yang dipilih dan ditentukan oleh Allah, surat penunjukannya resmi dalam Qur’an.

Khilafah HTI itu adalah Khalifah Basyariyyah, pemimpin yang dipilih dan ditentukan oleh manusia dengan beragam pola, kepentingan politik, negosiasi & diplomasi.

Qur’an hanya mengenal Khilafah Ilahiyah. Bukan Khilafah ala ormasmu.

Muhammad Fahri