Hadiri Peringatan Harlah GP Ansor, Ini Harapan Kakanwil Kemenag Sulsel

Makassar (Humas Sulsel) Gerakan Pemuda Ansor (GP. Ansor) yang merupakan salahsatu Badan Otonom yang diisi oleh Kaum Muda dari Ormas Kegamaan Terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama hari ini (Tanggal 24 April 2022) genap berusia 88 Tahun.

Khusus di Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Pengurus Wilayah GP. Ansor melaksanakan Peringatan Harlah nya yang dipusatkan di Aula Balai Diklat Keagamaan Makassar (Minggu, 24 April 2022), dengan mengusung tema besar Berkhidmat Tanpa Batas, Kata Rusdi Idrus selaku Ketua PW GP. Ansor Sulsel.

Peringatan Harlah GP. Ansor Sulsel ini disamping dihadiri oleh Pimpinan Jajaran Pengurus Wilayah dan Cabang serta sesepuh Ansor Sulsel, kali ini juga bertabur Pejabat dan Tokoh.

Tampak Hadir Gubernur Sulsel yang diwakili oleh Staf Ali Bidang Kesra, Suherman, Walikota Makassar yang diwakili oleh Staf Ali Bidang Hukum A. Irwan, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel beserta Pejabat di Jajarannya, sejumlah Ketua PCNU Kab/Kota Komisioner Baznas Makassar dan masih banyak lagi lainnya.

Baca Juga:  20 Juni, Santri di Kediri Akan Kembali Mondok

Menurut Ketua Dewan Penasehat GP. Ansor Sulsel Anregurutta Syekh Abdurrahim Assegaf Puang Makka dalam Tausiyahnya, GP Ansor itu dilahirkan oleh Ulama , maka Kader Ansor berkewajiban Menjaga, melanjutkan dan mempertahankan ajaran dan tradisi para ulama Ahlussunnah Wal Jamaah yang bernaung di Nahdlatul Ulama, dan menjaga serta mempertahankan NKRI.

“Saya minta seluruh Kader GP. Ansor di Sulsel agar konsisten menjaga Ajaran dan Tradisi Ulama dan Anregurutta di NU khususnya di Sulsel, serta menjaga dan mempertahankan NKRI,” Tegas Habib Puang Makka

Lebih lanjut Habib Puang Makka menegaskan dirinya akan tetap konsisten bersama GP. Ansor, sembari meminta agar Kader Ansor Harus tetap satu Komando.

Baca Juga:  Tanggapi Ijtima Ulama IV, Sekjen PBNU: Nggak Perlu Itu!

Sebelumnya Ketua Dewan Instruktur GP Ansor Sulsel H. Muhammad Tonang dalam sambutannya meminta para kader Ansor Sulsel untuk selalu responsif dengan dinamika zaman. Sebab tantangan Ansor dan bangsa ini ke depan makin kompleks.

“Mau tidak mau kita harus cepat beradaptasi, bertransformasi. GP Ansor harus tetap relevan dengan perkembangan zaman yang cepat berubah. Caranya adalah setiap kader harus terus belajar dan beradaptasi. Tidak boleh mandek, tidak cepat puas belajar,” tegas Mantan Ketua GP. Ansor Sulsel yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah pada Kanwil Kemenag Prov. Sulsel.

Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel H. Khaeroni di kesempatan tersebut menaruh harapan besar kepada GP. Ansor sebagai garda terdepan penjaga Islam Ahlussunnah Waljamaah, NU dan NKRI.

Menurut Khaeroni, GP. Ansor sejak didirikannya sampai saat ini tetap istiqamah dengan garis perjuangannya, Semoga jiwa GP. Ansor semakin semangat untuk mensuarakan Islam Aswaja dan membela NKRI. Semangat nasionalisme dan keislaman harus senantiasa tetap dijunjung untuk mewujudkan Kemaslahatan bagi umat.

Baca Juga:  Jelang Natal dan Tahun Baru, Ketua Ansor Sulsel; Keragaman Itu Rahmat yang Harus Dijaga

“Bagi GP. Ansor, membela tanah air berarti membela agama. Hal ini merupakan sesuatu yang secara spiritual diyakini, secara gagasan dipikirkan, dan secara empiris dikerjakan, Selamat Harlah GP Ansor ke-88 Tahun 2022,” Ucap Khaeroni. (wrd)