Sempat Tuntun Istri Syahadat Saat Sakratul Maut, Kiai NU Idrus Wafat Sejam Setelahnya

Pecihitam.org – Kabar duka menghampiri warga Nahdliyin di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Pasalnya, Kiai Nahdlatul Ulama (NU) setempat, Drs H M Idrus Makkawaru (76) meninggal dunia.

Sejam sebelum wafat, Istri Kiai Idrus, Sitti Saniah Haruna (74), juga meninggal dunia.

Bahkan, Kiai Idrus sempat menuntun almarhumah istrinya mengucapkan kalimat syahadat saat tengah sakratul maut. Sejam kemudian, ia ikut menghembuskan nafas terakhirnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Muhammad Yunus mengatakan, Sitti Saniah Haruna meninggal sekitar pukul 20.00 Wita . Sementara Kiai Idrus meninggal pukul 21.30 Wita.

“Kiai saat itu menuntun istri, setelah itu meneteskan air mata. Sejam kemudian beliau juga meninggal,” kata Yunus, Rabu 19 Agustus 2020 seperti dikutip dari kompascom.

Baca Juga:  Inilah Faktor Kenapa Wahabi Mudah Meraih Simpati dari Umat

Semasa hidup, kata Yunus, Kiai Idrus mempunyai riwayat penyakit jantung.

Almarhum di mata Yunus merupakan sosok teladan yang baik, jujur dan panutan dalam beribadah. Di usia yang sudah tua masih rutin membaca Alquran.

“Semasa hidupnya, almarhum menamatkan sepuluh jus Alquran setiap hari. Selain itu biasa ceramah di Masjid Tua Bantaeng,” ujarnya.

Selanjutnya, jenazah Kiai Idrus dan sang istri dibawa ke Kabupaten Bantaeng untuk dimakamkan.

Kedua jenazah dimakamkan setelah shalat Dzuhur di Taman Pemakaman Umum (TPU) Letta, Jl Dr Ratulangi, Kelurahan Letta, Kecamatan Bantaeng.