Karhutla Kalimantan, PBNU Salurkan 1 Juta Masker dan Imbau Warga NU Salat Istisqa

Said Aqil

Pecihitam.org – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dan Sumatera menuai keprihatinan dari sejumlah pihak. Tak terkecuali Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU).

Ketua LBI PBNU Muhammad Ali Yusuf mengatkakan, di samping perlunya penanganan cepat, juga harus dilakukan berbagai upaya pencegahan untuk ke depannya, yakni dengan cara pemetaan hotspot atau keberadaan titik-titik api dan wilayah.

“Itu harus dideteksi betul dan itu kan bisa terdeteksi biar ke depan gak terulang,” kata Ali Yusuf di Gedung PBNU, dikutip dari situs resmi NU, Senin, 16 September 2019.

“Jika hal itu dilakukan, maka ke depannya dapat disusun, seperti perencanaan bersama hingga pemberian hukuman dan perhargaan kepada daerah-daerah yang berhasil atau tidak dalam mencegah terulangnya karhutla,” terangnya.

Baca Juga:  Betulkah Saudi Tidak Akan Lagi Mengekspor Wahabi?

Hasil pemetaan-pemetaan itu nantinya, kata Ali, menjadi dokumen publik, sehingga ketika ke depan kembali terjadi kebakaran, maka sudah dapat terdeteksi letak atau titik kebakarannya dan siapa yang harus bertanggung jawab.

“Saya gak tahu apa sekarang sudah seperti itu, saya kira belum, ya. Masyarakat harus tahu ketika kebakaran di daerah-daerah, titik-titik itu ‘oh, itu lahannya itu. tanggung jawab dong’. Meskipun juga tentu dibantu oleh pihak yang lain, tapi saya kira yang punya lahan itu yang paling bertanggung jawab,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta pemerintah agar bertindak tegas terhadap pelaku karhutla.

Selain itu, lanjut Kiai Said, PBNU juga mendistribusikan 1 juta masker dan menginstruksikan Nahdliyin untuk menggelar salat istisqa.

Baca Juga:  Hari Santri Nasional, PBNU Bakal Gelar Pembacaan 1 Miliar Sholawat Nariyah

“NU juga menginstruksikan kepada pengurus dan warga NU untuk melaksanakan salat istisqa memohon pertolongan kepada Allah untuk segera menurunkan hujan agar kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan segera berakhir,” ujar Kiai Said..