Keutamaan Sholat Tahajud, Lengkap Dengan Anjurannya

Keutamaan Sholat Tahajud, Lengkap Dengan Anjurannya

PeciHitam.org – Keutamaan sholat tahajud salah satunya adalah bermunajat kepada Allah digelapnya malam. Sholat tahajud hukumnya tidak wajib, tetapi merupakan sholat sunnah yang sangat utama. Sholat tahajud merupakan ibadah yang menjadi kebiasaan mulia yang senantiasa dijaga oleh orang-orang muslim sebelum kita.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Demi mendapatkan keutamaan sholat tahajud memang tidak mudah dalam mengerjakannya, namun selalu ada jalan untuk siapapun yang benar-benar menginginkannya. Sholat yang dilakukan ketika manusia sedang terlelap dalam mimpi indahnya ini adalah anjuran langsung dari Allah, yang barang siapa mengerjakannya akan mendapatkan apa yang dijanjikan oleh-Nya.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.”

Allah tidak bermaksud untuk mengganggu kita dari jam istirahat. Namun disitulah Allah memberikan kesempatan kepada kita untuk lebih dekat berdoa kepada-Nya. Ayat tersebut menunjukkan kehendak Allah untuk mejanjikan sebuah tempat istimewa bagi hamba-Nya yang tekun menjalankan salat tahajud.

Pada saat itulah (sepertiga malam) Allah turun ke langit dunia dan mengijabahi doa para hamba-Nya. Pada waktu yang sama pula (sepertiga malam), Allah akan memberinya kemuliaan dan kewibawaan dari keutamaan sholat tahajud. Dalam sebuah hadis disebutkan:

Baca Juga:  Berdosakah Kita Jika Mimpi Basah di Masjid? Apakah yang Harus Kita Lakukan?

وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada sholat malamnya.”

Sebuah nikmat yang luar biasa ketika kita bisa bangun dalam sepertiga malam, yang dengan sabar melawan rasa kantuk dengan mengambil air wudlu, merasakan tetes demi tetes airnya dengan rasa syukur. Kemudian menunaikan sholat tahajud dalam keheningan malam yang sunyi, sembari berdoa kepada Allah dengan segenap harapan dan penuh yakin.

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah pada umumnya. Sebelum sholat disyaratkan suci dari hadats kecil dan hadats besar; suci badan, pakaian dan tempat dari najis; menutup aurat; dan menghadap kiblat. Secara ringkas, tata caranya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

  1. Niat
  2. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  3. Membaca surat Al Fatihah
  4. Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang-panjang.
  5. Ruku’ dengan tuma’ninah
  6. I’tidal dengan tuma’ninah
  7. Sujud dengan tuma’ninah
  8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  9. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  10. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  11. Membaca surat Al Fatihah
  12. Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang.
  13. Ruku’ dengan tuma’ninah
  14. I’tidal dengan tuma’ninah
  15. Sujud dengan tuma’ninah
  16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  17. Sujud kedua dengan tuma’ninah
  18. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
  19. Salam
Baca Juga:  Shalat Sunnah Qobliyah dan Ba'diyah, Haruskah Selalu Dikerjakan?

Demikian diulangi hingga empat kali salam (delapan rakaat). Kemudian berdoa. Dan setelah itu ditutup dengan sholat witir.

Adapun doa salat tahajud yang diriwayatkan Ibnu Abbas adalah sebagai berikut:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ،اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ  

“Ya Allah, bagi Mu segala puji, Engkau penegak langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mu lah segala puji, kepunyaan Engkaulah kerajaan  langit, bumi, dan apa yang ada padanya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Pemberi cahaya langit dan bumi dan apa saja yang ada di dalamnya. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Penguasa langit dan bumi. Bagi-Mulah segala puji, Engkaulah Yang Maha Benar, janji-Mu itu benar, bertemu dengan-Mu adalah benar, firman-Mu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu benar, kiamat itu benar. Ya Allah, hanya kepada-Mulah saya berserah diri, kepada-Mulah saya beriman, kepada-Mu saya bertawakal. Kepada-Mu saya kembali, kepada-Mu saya mengadu, dan kepada-Mu saya berhukum. Maka, ampunilah dosaku yang telah lampau dan yang kemudian, yang saya sembunyikan dan yang terang-terangan, dan yang lebih Engkau ketahui daripada saya. Engkaulah yang mendahulukan dan Engkaulah yang mengemudiankan, tidak ada tuhan melainkan Engkau.”

Baca Juga:  Hukum Ghibah dan Buruk Sangka Dalam Hati

Jadi demikian keutamaan sholat tahajud beserta tata cara maupun do’anya.

Mochamad Ari Irawan

Leave a Reply

Your email address will not be published.