Viral, Aksi Wanita Berjilbab Ucapkan Selamat Natal di Gereja

Selamat Natal

Pecihitam.org – Aksi seorang wanita berjilbab mengucapkan selamat Natal di Gereja Katolik Santo Antonius Kotabaru, Yogyakarta, viral di media sosial.

Aksi wanita ini diketahui lewat unggahan akun Twitter @YogyakartaCity pada Rabu 25 Desember 2019.

“Merry Christmas, selamat natal bagi yang merayakan. Damai di bumi, damai di hati. Lokasi Gereja St Antonius Kotabaru #Jogja,” tulis akun @YogyakartaCity, Rabu, 25 Desember 2019.

Dalam adegan di video viral tersebut, tampak sang wanita yang mengenakan jilbab berwarna cokelat ini mengucapkan selamat Natal kepada umat Nasrani  yang keluar dari Gereja Katolik Santo Antonius.

Di sekitar wanita yang belum diketahui identitasnya itu, juga terlihat beberapa perempuan berhijab lainnya.

Baca Juga:  Pertama dalam Sejarah, Azan Berkumandang di Masjid Terbesar Australia Lewat Pengeras Suara

“Selamat Natal, selamat Natal,” demikian suara wanita berjilbab cokelat itu seperti terdengar dalam video.

Sementara itu, Koster Gereja Katolik Santo Antonius Kotabaru, Yuliawan, membenarkan video viral tersebut.

Yuliawan mengatakan, wanita dan beberapa rekannya itu merupakan anggota dari Forum Persaudaraan Umat Beragama (FPUB).

“Iya, yang di video itu benar adanya. Itu sudah beberapa kali dari umat beragama FPUB,” kata Yuliawan, seperti dilansir dari Detik, Rabu, 25 Desember 2019.

Menurut Yuliawan, umat beragama dari lintas agama mulai mendatangi Gereja Katolik Santo Antonius Kotabaru sejak Selasa, 24 Desember 2019, malam.

“Mereka bersama-sama mengucapkan selamat Natal kepada umat setelah perayaan ekaristi,” kata Yuliawan.

“Itu (budaya umat lintas iman mengucapkan selamat natal di Gereja Katolik Santo Antonius Kotabaru) baru-baru saja, sekitar lima tahun yang lalu sudah jalan,” lanjutnya.

Baca Juga:  Protes Penambangan Diduga Ilegal di Desa Candi, Kepala BPD Diancam dan Difitnah

Ia berharap budaya saling menghargai antar umat lintas agama tersebut bisa terus berlanjut. Menurut Yuliawan, budaya toleransi memang seharusnya dijunjung oleh seluruh umat beragama tanpa terkecuali.

“Harapan saya budaya seperti ini tetap dilanjutkan terus, kalau itu baik adanya. Semoga itu menjadi contoh di manapun teman-teman, saudara-saudara kita bisa hidup bersama-sama,” ujarnya.