Banser dan Satgas Karhutla Bahu Membahu Padamkan Kebakaran Hutan di Kalbar

banser

Pecihitam.org – Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Singkawang bersama Tim 1 Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Singkawang Selatan, Kalimantan Barat (Kalbar) bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan.

Kebakaran hitan di wiliayah tersebut menjangkau kaki Bukit Gunung Besar, Kelurahan Sedau, Singkawang, pada rabu, 20 Agustus 2019, malam.

“Saat patroli kami menemukan titik api. Ada satu titik di Bukit Gunung Besar,” kata Komandan Koramil (Danramil) 1202-16/Sedau, Kapten Inf Witana, dikutip dari situs resmi NU, Kamis, 21 Agustus 2019.

Pihaknya juga mengatakan penyebab kebakaran tersebut saat ini belum diketahui pasti sebab lokasi kebakaran jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu, Satkorcab Banser Kota Singkawang membuka Posko Karhutla guna membantu aparat dan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Baca Juga:  Iran Siap Pasarkan Alat Tes Covid-19 Buatan Negaranya

“Mengingat potensi karhutla yang masih tinggi, apalagi saat ini tengah musim kemarau, maka kami membuka posko ini untuk membantu aparat dan masyarakat dalam penanggulangan karhutla,” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Singkawang, Ahmad Dahlan.

 “Pendirian posko, sesuai instruksi Satkorwil Banser Kalbar. Posko didirikan sampai dengan tidak adanya lagi potensi kebakaran hutan dan lahan,” terangnya.

Banser Kota Singkawang, kata Ahmad,  berharap semua pihak bersama-sama mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Kami juga mengimbau masyarakat, perusahan dan pihak manapun untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” imbaunya.

“Mari kita jaga hutan dan lingkungan kita. Jangan membakar sembarangan, karena akan berakibat fatal, seperti hutan dan lahan yang terbakar, dampaknya asap yang mengganggu dan membahayakan kesehatan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Gus Yaqut Ungkap Alasan Mengapa Banser Disegani
Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published.