Demi Tegaknya NKRI, Alumnus Universitas Al-Azhar Kairo Asal Indonesia Gelar Talkshow Kebangsaan

Al-Azhar

Pecihitam.org – Dalam rangka mencegah penyebaran pemahaman Islam radikal di tengah-tengah masyarakat, Alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dari Indonesia menggelar talkshow kebangsaan “Menolak Radikalisme Agama” di Pondok Pesantren Wali, Salatiga, Jawa Tengah.

Lewat kegiatan ini Alumnus Universitas Al-Azhar Kairo mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadang penyebaran pemahaman Islam radikal melalui sosialisasi toleransi dan moderasi Islam ke berbagai lapisan masyarakat.

“Penyebaran radikalisme agama kian memprihatinkan di tengah tengah masyarkat kita, maka peran alumni Universitas Al-Azhar Mesir sebagai perguruan tinggi Islam tertua di dunia sangat diperlukan,” ujar KH Ahmad Nadzif, salah seorang alumni Al-Azhar dan Pimpinan Pusat GP Anshor yang menjadi narasumber pada acara tersebut, dikutip dari situs resmi NU, Selasa, 30 Juli 2019.

Baca Juga:  Orator Aksi 212: Biarkan Saja Asing Datang ke Indonesia

“Al-Azhar sejak dahulu konsisten mengajarkan nilai-nilai toleransi dan moderasi Islam kepada para mahasiswanya yang belajar di sana, termasuk para mahasiswa dari Indonesia.,” sambungnya.

KH Sidqon Maesur selaku Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Jateng-DIY juga menegaskan dalam sambutannya bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin memberikan gambaran akan pentingnya toleransi dan moderasi Islam bagi kehidupan dan persatuan Indonesia ke depan.

Kiai Sidqon juga mengajak para peserta untuk lebih proaktif ikut serta menebarkan pemahaman Islam moderat di tengah tengah masyarakat.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah rumah besar kita yang harus bersama sama diselamatkan dari ancaman radikalisme agama yang bisa merorong persatuan kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Kiai Maman Kritik Keras Menag Soal Rencana Libatkan TNI Jaga Kerukunan Beragama, Ini Alasannya

Kh Ahmad Nadzif pada kesempatan itu juga mengungkapkan bahwa Indonesia bisa tercerai-berai bila akar-akar radikalisme agama yang sudah akut penyebarannya saat ini tidak segera disikapi.

“Kami Alumni Al-Azhar Mesir merasa terpanggil untuk ikut berperan aktif dalam mengokohkan NKRI dari ancaman pemahaman keislaman yang radikal, tidak toleran dan cenderung ingin merusak tatanan kenegaraan Indonesia yang sudah bersama sama disepakati oleh seluruh elemen dan komponen bangsa sejak diproklamasikan pada 17 Agustus 1945,” imbuhnya.

Para alumni Al-Azhar yang tergabung dalam OIAA sebagai organisasi resmi alumni yang diakui oleh Universitas Al Azhar Mesir pada kesempatan itu juga berkomitmen untuk melakukan berbagai gerakan intelektual dan budaya guna menghadang upaya upaya penyebaran dan pembentukan khilafah Islamiyah  seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan ormas-ormas keagamaan radikal lain yang makin gencar di Indonesia.

Baca Juga:  Istri dari Satu Keluarga Positif Corona Usai Hadiri Ijtima di Gowa Meninggal

“Toleransi dan Moderasi Islam akan terus kami kampanyekan demi tegaknya NKRI,” ungkap Kiai Sidqon.

Muhammad Fahri

Leave a Reply

Your email address will not be published.