Surah As-Saff Ayat 10-13; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an

Surah As-Saff Ayat 10-13

Pecihitam.org – Kandungan Surah As-Saff Ayat 10-13 ini, diterangkan kemenangan dan keuntungan yang akan diperoleh oleh Rasulullah dan kaum Muslimin di dunia, yaitu mereka akan dapat mengalahkan musuh-musuh mereka, menaklukkan beberapa negeri dalam waktu yang dekat, memberikan kedudukan yang baik bagi kaum Muslimin, serta kekuatan iman dan fisik.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

Ayat ini termasuk ayat yang menerangkan kemukjizatan, yaitu menerangkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Hal ini dipercayai betul oleh Rasulullah dan sahabat-sahabatnya, sehingga menumbuhkan kekuatan dan semangat yang hebat di kalangan kaum Muslimin.

Terjemahan dan Tafsir Al-Qur’an Surah As-Saff Ayat 10-13

Surah As-Saff Ayat 10
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ هَلۡ أَدُلُّكُمۡ عَلَىٰ تِجَٰرَةٍ تُنجِيكُم مِّنۡ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Terjemahan: “Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?

Tafsir Jalalain: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ هَلۡ أَدُلُّكُمۡ عَلَىٰ تِجَٰرَةٍ تُنجِيكُم (Hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian) dapat dibaca tunjiikum dan tunajjiikum, yakni tanpa memakai tasydid dan dengan memakainya مِّنۡ عَذَابٍ أَلِيمٍ (dari azab yang pedih) yang menyakitkan; mereka seolah-olah menjawab, mengiyakan. Lalu Allah melanjutkan firman-Nya:.

Tafsir Ibnu Katsir: Telah dikemukakan dalam hadits ‘Abdullah bin Salam, bahwa para shahabat pernah hendak bertanya kepada Rasulullah saw. tentang amal perbuatan yang paling disukai Allah sehingga mereka dapat mengerjakannya. Kemudian Allah menurunkan surah ini, diantara ayat itu: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ هَلۡ أَدُلُّكُمۡ عَلَىٰ تِجَٰرَةٍ تُنجِيكُم مِّنۡ عَذَابٍ أَلِيمٍ (“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari adzab yang pedih?”)

Tafsir Kemenag: (10-11) Dalam ayat ini Allah memerintahkan kaum Muslimin agar melakukan amal saleh dengan mengatakan, ?Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul -Nya, apakah kamu sekalian mau Aku tunjukkan suatu perniagaan yang bermanfaat dan pasti mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda dan keberuntungan yang kekal atau melepaskan kamu dari api neraka.?

Ungkapan ayat di atas memberikan pengertian bahwa amal saleh dengan pahala yang besar, sama hebatnya dengan perniagaan yang tak pernah merugi karena ia akan masuk surga dan selamat dari api neraka. Firman Allah:

Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. (at-Taubah/9: 111)

Kemudian disebutkan bentuk-bentuk perdagangan yang memberikan keuntungan yang besar itu, yaitu:

  1. Senantiasa beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, adanya hari Kiamat, qada? dan qadar Allah.
  2. Mengerjakan amal saleh semata-mata karena Allah bukan karena ria adalah perwujudan iman seseorang.
  3. Berjihad di jalan Allah. Berjihad ialah segala macam upaya dan usaha yang dilakukan untuk menegakkan agama Allah. Ada dua macam jihad yang disebut dalam ayat ini yaitu berjihad dengan jiwa raga dan berjihad dengan harta. Berjihad dengan jiwa dan raga ialah berperang melawan musuh-musuh agama yang menginginkan kehancuran Islam dan kaum Muslimin. Berjihad dengan harta yaitu membelanjakan harta benda untuk menegakkan kalimat Allah, seperti untuk biaya berperang, mendirikan masjid, rumah ibadah, sekolah, rumah sakit, dan kepentingan umum lainnya.
Baca Juga:  Surah Al-Ahzab Ayat 49; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Di samping itu, ada bentuk-bentuk jihad yang lain, yaitu jihad menentang hawa nafsu, mengendalikan diri, berusaha membentuk budi pekerti yang baik pada diri sendiri, menghilangkan rasa iri, dan sebagainya.

Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa iman dan jihad itu adalah perbuatan yang paling baik akibatnya, baik untuk diri sendiri, anak-anak, keluarga, harta benda, dan masyarakat, jika manusia itu memahami dengan sebenar-benarnya.

Tafsir Quraish Shihab: Wahai orang-orang beriman, maukah kalian Aku tunjuki suatu perniagaan besar yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang sangat menyakitkan?

Surah As-Saff Ayat 11
تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٌ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ

Terjemahan: “(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

Tafsir Jalalain: تُؤۡمِنُونَ (Yaitu kalian beriman) artinya kalian tetap beriman ِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٌ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ (kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui) bahwasanya hal ini lebih baik bagi kalian, maka kerjakanlah.

Tafsir Ibnu Katsir: firman-Nya: تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجَٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ بِأَمۡوَٰلِكُمۡ وَأَنفُسِكُمۡ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٌ لَّكُمۡ إِن كُنتُمۡ تَعۡلَمُونَ (“Kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.”) yakni lebih baik daripada perniagaan dunia dan bersusah payah serta berusaha untuknya saja.

Tafsir Kemenag: (10-11) Dalam ayat ini Allah memerintahkan kaum Muslimin agar melakukan amal saleh dengan mengatakan, ?Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul -Nya, apakah kamu sekalian mau Aku tunjukkan suatu perniagaan yang bermanfaat dan pasti mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda dan keberuntungan yang kekal atau melepaskan kamu dari api neraka.?

Ungkapan ayat di atas memberikan pengertian bahwa amal saleh dengan pahala yang besar, sama hebatnya dengan perniagaan yang tak pernah merugi karena ia akan masuk surga dan selamat dari api neraka. Firman Allah:

Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. (at-Taubah/9: 111)

Kemudian disebutkan bentuk-bentuk perdagangan yang memberikan keuntungan yang besar itu, yaitu:

  1. Senantiasa beriman kepada Allah, para malaikat, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, adanya hari Kiamat, qada? dan qadar Allah.
  2. Mengerjakan amal saleh semata-mata karena Allah bukan karena ria adalah perwujudan iman seseorang.
  3. Berjihad di jalan Allah. Berjihad ialah segala macam upaya dan usaha yang dilakukan untuk menegakkan agama Allah. Ada dua macam jihad yang disebut dalam ayat ini yaitu berjihad dengan jiwa raga dan berjihad dengan harta. Berjihad dengan jiwa dan raga ialah berperang melawan musuh-musuh agama yang menginginkan kehancuran Islam dan kaum Muslimin. Berjihad dengan harta yaitu membelanjakan harta benda untuk menegakkan kalimat Allah, seperti untuk biaya berperang, mendirikan masjid, rumah ibadah, sekolah, rumah sakit, dan kepentingan umum lainnya.
Baca Juga:  Surah As-Saff Ayat 5-6; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Di samping itu, ada bentuk-bentuk jihad yang lain, yaitu jihad menentang hawa nafsu, mengendalikan diri, berusaha membentuk budi pekerti yang baik pada diri sendiri, menghilangkan rasa iri, dan sebagainya.

Pada akhir ayat ini ditegaskan bahwa iman dan jihad itu adalah perbuatan yang paling baik akibatnya, baik untuk diri sendiri, anak-anak, keluarga, harta benda, dan masyarakat, jika manusia itu memahami dengan sebenar-benarnya.

Tafsir Quraish Shihab: Perniagaan itu berupa sikap teguh kalian dalam beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Apa yang Aku tunjukkan itu adalah baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya.

Surah As-Saff Ayat 12
يَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ وَيُدۡخِلۡكُمۡ جَنَّٰتٍ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدۡنٍ ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ

Terjemahan: “Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.

Tafsir Jalalain: يَغۡفِرۡ (Niscaya Allah akan mengampuni) menjadi jawab dari syarat yang diperkirakan keberadaannya; lengkapnya, jika kalian mengerjakannya, niscaya Dia akan mengampuni لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ وَيُدۡخِلۡكُمۡ جَنَّٰتٍ تَجۡرِى مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ وَمَسَٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنَّٰتِ عَدۡنٍ (dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan memasukkan kalian ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn) sebagai tempat menetap. ذَٰلِكَ ٱلۡفَوۡزُ ٱلۡعَظِيمُ (Itulah keberuntungan yang besar).

Tafsir Ibnu Katsir: Selanjutnya Allah Ta’ala berfirman: يَغۡفِرۡ لَكُمۡ ذُنُوبَكُمۡ (“Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu.”) yakni jika kalian mengerjakan apa yang Aku perintahkan dan tunjukkan kepada kalian, maka Aku akan ampuni kesalahan dan dosa kalian dan Aku masukkan kalian ke dalam surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.”)

Tafsir Kemenag: Diriwayatkan oleh at-Tirmidhi dan al-hakim dan dinyatakan sahih dari ‘Abdullah bin Salam bahwa ketika para sahabat Rasulullah sedang duduk-duduk santai sambil berbincang-bincang, di antara mereka ada yang berkata,

“Sekiranya kami mengetahui amal yang lebih dicintai Allah pasti kami akan mengerjakannya,” maka turunlah ayat ini. Jika manusia beriman, mengakui kebenaran Rasulullah saw dan berjihad di jalan-Nya, pasti Allah akan mengampuni dosa-dosanya. Seakan-akan dosa itu tidak pernah diperbuatnya atau menjauhkannya dari perbuatan dosa itu.

Allah juga menyediakan tempat bagi mereka di dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tempat di dalam surga adalah tempat yang paling indah, dan paling menyenangkan hati orang yang berada di dalamnya.

Tafsir Quraish Shihab: Jika kalian beriman dan berjuang di jalan Allah, niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang dialiri sungai-sungai dan tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Balasan itu adalah keberuntungan yang besar.

Surah As-Saff Ayat 13
وَأُخۡرَىٰ تُحِبُّونَهَا نَصۡرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتۡحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ

Terjemahan: “Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.

Tafsir Jalalain: وَ (Dan) Dia memberikan kepada kalian nikmat ُخۡرَىٰ تُحِبُّونَهَا نَصۡرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتۡحٌ قَرِيبٌ وَبَشِّرِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ (yang lain yang kalian sukai, yaitu pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat waktunya. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman) yaitu berita tentang mendapat pertolongan dan kemenangan.

Baca Juga:  Surah As-Saff Ayat 7-9; Terjemahan dan Tafsir Al-Qur'an

Tafsir Ibnu Katsir: وَأُخۡرَىٰ تُحِبُّونَهَا (“Dan [ada lagi] karunia lain yang kamu sukai.”) maksudnya, Aku [Allah] akan memberikan tambahan lain yang kalian sukai, yaitu berupa: ُحِبُّونَهَا نَصۡرٌ مِّنَ ٱللَّهِ وَفَتۡحٌ قَرِيبٌ (“Pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat [waktunya].”) yaitu jika kalian berperang di jalan-Nya dan menolong agamanya, niscaya Dia akan menjamin kemenangan bagi kalian.

Dan firman-Nya: وَفَتۡحٌ قَرِيبٌ (“Dan kemenangan yang dekat.”) maksudnya akan datang dengan segera. Dan tambahan ini merupakan kebaikan dunia yang disertakan dengan kenikmatan akhirat bagi siapa saja yang mentaati Allah dan Rasul-Nya serta menolong Allah dan agama-Nya. Oleh karena itu, Dia berfirman: وَبَشِّرِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ (“Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman.”)

Tafsir Kemenag: Dalam ayat ini diterangkan kemenangan dan keuntungan yang akan diperoleh oleh Rasulullah dan kaum Muslimin di dunia, yaitu mereka akan dapat mengalahkan musuh-musuh mereka, menaklukkan beberapa negeri dalam waktu yang dekat, memberikan kedudukan yang baik bagi kaum Muslimin, serta kekuatan iman dan fisik.

Dengan demikian, mereka berkuasa di Timur dan Barat, dan agama Islam tersebar di seluruh dunia. Ayat ini termasuk ayat yang menerangkan kemukjizatan, yaitu menerangkan sesuatu yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Hal ini dipercayai betul oleh Rasulullah dan sahabat-sahabatnya, sehingga menumbuhkan kekuatan dan semangat yang hebat di kalangan kaum Muslimin.

Dalam sejarah terlihat dan terbukti bahwa dalam waktu yang sangat singkat agama Islam telah dianut oleh sebagian penduduk dunia, sejak dari ujung barat Afrika sampai ujung timur Indonesia, dari Maroko ke Merauke, dan dari Asia Tengah di utara sampai ke Afrika di selatan.

Kemudian Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw untuk menyampaikan kepada kaum Muslimin mengenai keuntungan yang akan mereka peroleh dari perdagangan itu di dunia dengan keuntungan-keuntungan dan di akhirat berupa surga. Penggunaan kata perniagaan dalam ayat ini sebagai perumpamaan karena masyarakat Arab pada saat itu hidup dari perniagaan dan perdagangan.

Tafsir Quraish Shihab: Satu lagi nikmat yang kalian sukai, hai orang-orang Mukmin yang berjuang, yaitu pertolongan dan kemenangan dari Allah yang dalam waktu dekat akan kalian peroleh kebaikannya. Berilah, hai Muhammad, kabar gembira berupa balasan tersebut kepada orang-orang Mukmin.

Shadaqallahul ‘adzhim. Alhamdulillah, kita telah pelajari bersama kandungan Surah As-Saff Ayat 10-13 berdasarkan Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Kemenag dan Tafsir Quraish Shihab. Semoga menambah khazanah ilmu Al-Qur’an kita.

M Resky S