Hadits Shahih Al-Bukhari No. 49 – Kitab Iman

Pecihitam.org – Hadits Shahih Al-Bukhari No. 49 – Kitab Iman ini, menjelaskan mengenai pertanyaan malaikat Jibril kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam tentang iman, Islam, Ihsan dan pengetahuan akan hari qiyamat. Keterangan hadist dikutip dan diterjemahkan dari Kitab Fathul Bari Jilid 1 Kitab Iman. Halaman 230-231.

Pecihitam.org, dapat Istiqomah melahirkan artikel-artikel keislaman dengan adanya jaringan penulis dan tim editor yang bisa menulis secara rutin. Kamu dapat berpartisipasi dalam Literasi Dakwah Islam ini dengan ikut menyebarkan artikel ini ke kanal-kanal sosial media kamu atau bahkan kamu bisa ikut Berdonasi.

DONASI SEKARANG

بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سُفْيَانَ بْنُ حَرْبٍ أَنَّ هِرَقْلَ قَالَ لَهُ سَأَلْتُكَ هَلْ يَزِيدُونَ أَمْ يَنْقُصُونَ فَزَعَمْتَ أَنَّهُمْ يَزِيدُونَ وَكَذَلِكَ الْإِيمَانُ حَتَّى يَتِمَّ وَسَأَلْتُكَ هَلْ يَرْتَدُّ أَحَدٌ سَخْطَةً لِدِينِهِ بَعْدَ أَنْ يَدْخُلَ فِيهِ فَزَعَمْتَ أَنْ لَا وَكَذَلِكَ الْإِيمَانُ حِينَ تُخَالِطُ بَشَاشَتُهُ الْقُلُوبَ لَا يَسْخَطُهُ أَحَدٌ

Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Hamzah] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa’d] dari [Shalih] dari [Ibnu Syihab] dari [Ubaidillah bin Abdullah] bahwa [Abdullah bin ‘Abbas] mengabarkan kepadanya, bahwa dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Sufyan bin Harb] bahwa Heraqlius berkata kepadanya: “Aku sudah bertanya kepadamu, apakah jumlah mereka bertambah atau berkurang? Maka kamu bertutur bahwa mereka bertambah, dan memang begitulah iman akan terus berkembang hingga sempurna. Dan aku bertanya kepadamu, apakah ada orang yang murtad karena dongkol pada agamanya? Kemudian kamu bertutur; tidak ada, maka begitu juga iman bila sudah tumbuh bersemi dalam hati tidak akan ada yang dongkol kepadanya”.

Baca Juga:  Hadits Shahih Al-Bukhari No. 41 – Kitab Iman

Keterangan Hadis: Begitulah disebutkan dalam riwayat Karimah dan Abi Al Waqt tanpa tema. Bahkan bab ini tidak tercantum dalam riwayat Abu Dzar dan Al Ushaili serta yang lainnya, hanya saja An-Nawawi menguatkan riwayat yang pertama dan berkata, “Karena pertanyaan Jibril tidak berkaitan dengan hadits ini, maka tidak benar memasukkannya ke dalam bab sebelumnya.”

Menurut saya, klaim tidak adanya hubungan di sini menjadi tidak sempurna sebab dua hal. Karena jika disebutkan tanpa tema, maka bab tersebut menjadi sub-bab dari bab sebelumnya, sehingga bab di atas memiliki hubungan dengan bab sebelumnya. Namun jika tidak ada kata bab, maka hubungan antara keduanya juga jelas, yaitu berkaitan dengan perkataan Imam Bukhari dalam tema, “Semuanya termasuk dalam agama?’ Hubungan tersebut nampak jelas dalam pernyataan Hercules yang menyebutkan bahwa iman adalah agama, hal itu sesuai dengan maksud dari Imam Bukhari yang mengatakan bahwa agama adalah iman.

Baca Juga:  Hadits Shahih Al-Bukhari No. 281 – Kitab Mandi

Jika ada yang mengatakan, bahwa hal tersebut tidak dapat dijadikan dalil, karena hadits tersebut dinukil dari Hercules, maka jawabnya bahwa Hercules tidak akan mengatakan hal tersebut berdasarkan ijtihadnya, akan tetapi hal tersebut ia dapatkan dari kitab para nabi sebagaimana yang kita sebutkan sebelumnya. Disamping itu juga bahwa Hercules mengatakan hal tersebut dalam bahasa Romawi, kemudian disampaikan oleh Abu Sufyan dengan menggunakan bahasa Arab kepada Ibnu Abbas -yang merupakan salah seoTang ahli bahasalalu diriwayatkan darinya tanpa ada pengingkaran.

Hal tersebut menunjukkan, bahwa riwayat tersebut shahih dalam segi lafazh dan maknanya. Di sini Imam Bukhari meringkas hadits panjang yang diriwayatkan dari Abu Sufyan yang telah kami sebutkan pada bab permulaan turunnya wahyu, hal itu disebabkan adanya hubungan yang erat dengan tujuan pembahasan dalam bab ini, bahkan beliau menyebutkannya secara lengkap pada bab “Jihad” dengan sanad yang sama. Wallahu A’lam.

Baca Juga:  Hadits Shahih Al-Bukhari No. 3 - Kitab Permulaan Wahyu
M Resky S