Ketum PBNU: Banjir karena Kecerobohan, Bukan Hanya Kehendak Tuhan

Pecihitam.org – Sejumlah wilayah diterjang bencana banjir pada awal 2020 ini. Salah satunya di DKI Jakarta.

Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj mengingatkan, banjir terjadi bukan hanya karena kehendak Tuhan.

Said Aqil mengatakan, banjir juga dikarenakan kecerobohan manajemen banjir.

“(Karena) Manajemen banjir yang tidak dilakukan dengan baik, tumpang tindih, tidak karuan,” ujar Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) ini, dikutip dari Liputan6, Sabtu, 11 Januari 2020.

Menurutnya, kekurangan koordinasi antara Menteri PUPR dengan Gubernur Jakarta mengenai banjir tercermin dari omongan keduanya yang kontradiktif.

“Antara Menteri PUPR dan gubernur tabrakan ngomongnya saat diwawancarai,” ujarnya.

Pernyataan tersebut diungkapkan Said Aqil dalam sambutannya untuk membuka acara pengukuhan keanggotaan LPOK.

Baca Juga:  Terapkan Protokol Kesehatan, KUA Kuningan Jabar Layani Prosesi Akad Nikah

LPOK sendiri, kata dia, merupakan sebuah lembaga yang mewadahi beberapa ormas keagamaan dari semua agama yang diakui di Indonesia.

“Kami sebagai pengurus LPOK berjanji. Satu berjuang, berupaya sekuat tenaga untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” ujarnyam

LPOK, kata dia, juga berkomitmen untuk membangun jati diri bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar serta dihormati di seluruh dunia.

“Kami akan selalu silaturahmi dengan satu sama lain dalam satu wadah dengan penuh persaudaraan yang kita miliki masing-masing dengan semangat toleransi, moderat, saling menghormati, Bhineka Tunggal Ika,” pungkas Kiai Said.